MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 20 Mei 2015 08:36
Citra Niaga Bergelimang Darah, ini Cerita Lengkapnya

Pria Ngamuk, Tiga Nyawa Melayang

TKP: Apotek Mustang di Jalan Kalimantan, Samarinda.

PROKAL.CO,

HIRUK pikuk di kawasan Citra Niaga, Samarinda, terasa berbeda kemarin (19/5). Masyarakat gempar dengan ulah Tamrin Nur (40). Tiga nyawa melayang seketika, termasuk Tamrin sendiri yang tewas dihajar massa.

Selasa siang itu, aktivitas di Apotek Mustang Farma, Jalan Kalimantan, cukup padat. Para karyawan sedang melayani pembeli. Pukul 11.35 Wita, Rosdiana (39), seorang pelanggan tetap asal Muara Kaman, Kutai Kartanegara, datang memesan obat.

Setelah beberapa nota pembelian dititip ke kasir, Rosdiana pergi sebentar mengisi perut di sebuah warung soto lamongan yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari apotek.

Sekitar pukul 12.10 Wita, seorang pria bernama Tamrin terlihat bolak-balik di depan apotek. Kemudian, dengan bermodalkan pisau dapur sepanjang kira-kira 25 sentimeter, dia tiba-tiba saja mengobrak-abrik seisi warung.

Pemilik warung soto lamongan bernama Zaki menjadi korban pertama. Dia ditusuk di leher, namun nyawanya masih selamat. Nahas bagi Rosdiana yang baru selesai makan. Leher sebelah kanan ditusuk dari belakang sebanyak tiga kali. Dia pun roboh di tepi jalan.

Tidak cukup beraksi di warung, pelaku merangsek ke Apotek Mustang. Tamrin mengejar semua orang. Beberapa karyawan berhasil lompat dari lantai dua menghindari kejaran pelaku. Yang lain kabur melalui pintu ukuran sedang di samping apotek.

Tapi, karyawan bernama Wagio (34), kakinya tersangkut besi di lantai tiga dan berhasil ditarik pelaku. Mereka kemudian berkelahi. Sayang Gio sapaan Wagio tidak dapat lagi melawan setelah dadanya ditusuk pisau hingga menembus jantung. Gio yang sudah lama bekerja di apotek itu tewas seketika.

Aksi pria yang diduga mengidap gangguan jiwa itu berlanjut. Sebuah mesin generator set (genset) di lantai tiga dibanting. Selanjutnya, Tamrin membakar genset itu.

“Pokoknya di lantai tiga itu sempat terbakar,” sebut Linda (25), karyawan apotek yang selamat dari kejaran Tamrin.

Warga yang sudah mengepung kemudian berhasil menangkap pelaku, setelah lebih dulu ramai-ramai dipukuli menggunakan benda tumpul. Tindakan Tamrin yang terbilang sadis harus dibayar setimpal. Sejumlah warga yang masuk ke dalam apotek menghajarnya hingga tewas. Di dada kiri pelaku tampak luka tusuk.

Linda bergidik setelah mengalami kejadian itu. Apalagi, dia menyaksikan sendiri nyawa Rosdiana dihabisi di warung. “Katanya (Rosdiana) mau cari makan. Nanti, setelah makan baru ditebus obatnya,” ungkap Linda. “Pelaku menusuk leher Rosdiana sebelah kanan. Tiga kali,” sambungnya.

Sambil mengurut-urut kaki, perempuan berkacamata itu menjelaskan alasan dia dan dua rekannya–Desi dan Huda–berhasil lolos. “Kalau lantai tiga itu naiknya kelihatan jelas (seperti dialami Wagio, Red). Nah, kalau lantai dua itu belok ke kanan (kemudian meloncat keluar, Red),” katanya.

Para korban luka-luka dilarikan ke RS Islam Samarinda. Sementara itu, Zaki si penjual soto lamongan dibawa ke RS Dirgahayu, bersama jasad Rosdiana pelanggan apotek. Jenazah ibu dua anak itu kemudian dipindahkan ke mortuary RSUD AW Sjahranie. Begitu pula jasad pelaku dan Wagio, korban tewas lainnya, juga dibawa ke RSUD.

Setelah kejadian, aparat langsung menutup Apotek Mustang dengan garis polisi. Kapolresta Kombes Antonius Wisnu Sutirta yang turun langsung ke lokasi menyatakan pelaku tewas setelah dikeroyok warga. “Bisa saya pastikan tidak ada tembakan,” jelas Wisnu.

Polisi belum membeber identitas lengkap pelaku. Hanya, Tamrin diduga mengidap gangguan jiwa. Polisi juga sudah bersurat ke RSKD Atma Husada Kaltim untuk mengecek apakah dia pernah dirawat di sana. “Hasilnya besok (hari ini, Red),” tegas Wisnu. (*/dra/zal/k8)


BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 17:43

Ian Singleton, Konservasionis Orang Utan, Penerima Order of the British Empire

Puluhan tahun dihabiskannya di hutan-hutan Sumatera untuk melakukan penelitian dan…

Selasa, 20 Oktober 2020 17:27

Presiden Minta Soal Vaksin Jangan Tergesa-Gesa

JAKARTA– Urusan vaksinasi Covid-19 menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Dia…

Selasa, 20 Oktober 2020 11:12

Indonesia Mau Beli Jet Tempur F- 35...??

JAKARTA – Komisi I DPR RI merespon positif kunjungan Menteri…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:21

Mulai Bulan Depan, 9,1 Juta Orang di Indonesia Divaksin

JAKARTA- Mulai bulan depan, alias bulan November hingga Desember 2020,…

Senin, 19 Oktober 2020 18:00

Terminal Batu Bara Curah Ditutup, Pemprov: Tak Pengaruh ke PAD

BALIKPAPAN-Pro dan kontra penutupan terminal batu bara curah di kawasan…

Senin, 19 Oktober 2020 15:58

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Tetap Naik

 JAKARTA-- Jelang penetapan upah minimum 2021, serikat pekerja/buruh menuntut agar…

Senin, 19 Oktober 2020 15:52

Maksimalkan Industri Hilir Batu Bara

Pengusaha batu bara di Kaltim dan pemerintah daerah diminta satu…

Senin, 19 Oktober 2020 15:50
Alotnya Repatriasi Barang-Barang Bersejarah Indonesia di Belanda

Akankah Berlian Banjarmasin Kembali ke Indonesia?

Yang paling menjadi pertimbangan pemerintah sebelum mengajukan permintaan pengembalian: nilai…

Senin, 19 Oktober 2020 15:43

Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di…

Senin, 19 Oktober 2020 12:20

Kebangkitan Pariwisata Balikpapan di Era New Normal

ADA QR   OKTAVIA MEGARIA/KP AGAR PARIWISATA MENGGELIAT: Hetifah Sjaifudian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers