MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 17 Mei 2015 07:39
Obati sebelum Parah

Jangan Pesimistis, Kebotakan Bisa Dihindari

BERI SOLUSI: Darwis Toena membeberkan dua jenis kebotakan dan cara pengobatannya.(ENRICO LAURENT/KP)

PROKAL.CO, v style="text-align: justify;"> Salah satu masalah yang menghantui para pria adalah kebotakan. Kebotakan sering dianggap momok menakutkan. Dengan demikian, wajar tidak semua orang siap dengan kebotakan.

MENURUT dokter spesialis kulit, M Darwis Toena, ada dua jenis kebotakan yang dialami pria, yakni alopecia androgenik dan alopecia areata. “Alopecia androgenik yang biasa menyerang pria pada umumnya,” tuturnya.

Alopecia androgenik merupakan penyakit kebotakan yang disebabkan hormon androgen dalam tubuh berlebihan. Kebotakan jenis ini memiliki tahapan sebelum penderita mengalami kebotakan yang lebih menyeluruh.

Pada fase awal, rambut di dua sisi teluk kepala mengalami pengurangan dan condong naik sehingga hanya menyisakan rambut di bagian tengah. Kondisi itu semakin jelas terlihat saat kebotakan di bagian belakang kepala ikut bergerak naik. Hingga, di satu titik bagian tengah ikut tergerus dan kebotakan pun terjadi. Kebotakan jenis ini sifatnya menurun.

“Kalau bapaknya botak maka anaknya nanti mengalami kebotakan juga. Biasanya itu terlihat pada usia 30 tahun ke atas,” imbuhnya.

Pengobatan untuk kasus seperti ini hanya satu cara, yakni dengan melakukan transplantasi rambut. Dan, sebaiknya dilakukan ketika gejala-gejala kebotakan belum terlalu parah.

Sementara jenis kedua, alopecia areata atau biasa dikenal dengan sebutan pitak. Ini merupakan kebotakan di spot-spot tertentu berukuran kecil akibat kondisi autoimun seperti pada penyakit lupus, ketika sel antibodi tubuh menyerang organ tubuh sendiri, dalam hal ini rambut. Tidak hanya terhadap rambut kepala, tetapi pitak bisa menyerang alis dan jenggot.

Darwis Toena mengatakan, pitak sering tidak disadari penderitanya karena ukuran yang kecil walaupun tidak menutup kemungkinan pitak dapat membesar. Biasanya, pitak tidak berada di satu bagian rambut tetapi ada beberapa dan tersebar. Dengan demikian, pengobatan medis perlu dikerahkan. Terutama, kenyataan bahwa alopecia areata dapat menyerang siapa saja.

“Pengobatannya dengan memberikan suntikan kortikosteroid di bagian yang pitak,” tambahnya.

Ada mitos yang menyebut kebotakan diakibatkan kebiasaan merokok. Dikatakan, itu sama sekali tidak benar. Tidak ada hubungan antara kebotakan dengan dampak merokok. Namun, dalam kasus kebotakan, pria memang jauh lebih tinggi risikonya dibanding wanita. Anggapan ini benar karena wanita untuk penyakit menurun seperti kebotakan hanya bertindak sebagai pembawa (carrier) yang sewaktu-waktu menurun kepada generasi selanjutnya.

Saking tingginya risiko pria mengalami kebotakan pada usianya yang menua, para pria berambut gondrong sekalipun tidak bisa luput dari kebotakan. Peluangnya sama dibanding yang tidak gondrong. Hanya saja, dengan berambut gondrong, kebotakan dapat dibuat sedikit tidak terlihat.

“Tapi, tetap saja tidak ada urusan dengan rambut luar. Semuanya kembali ke hormon androgen tadi,” sergahnya. (*/wal/bby/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 10:22

Rudy Setiawan, Abaikan Komentar Baik, Fokus Komentar Buruk

Dia pernah berkeringat menjadi kuli bangunan, sopir, hingga office boy.…

Senin, 19 Agustus 2019 10:21

Prinsip 267 dan Bumbu Cinta

RUDY Setiawan sudah tahan banting mengelola Restoran Dandito. Berawal dari…

Senin, 05 Agustus 2019 09:55

Tidak Asal Mendaki Gunung, Ini Persiapan Matang Meraih Puncak

Mendaki gunung menjadi kegiatan paling diminati oleh kalangan muda. Hal…

Senin, 05 Agustus 2019 09:54

Mendaki, Bikin Bugar Badan dan Sehat Mental

TIDAK hanya kaya akan budaya, Indonesia merupakan negara yang dianugerahi…

Senin, 29 Juli 2019 09:41

Sadar Berasuransi, Ketahui Kebutuhan, Kenali Perusahaan yang Menawarkan

Agar kelak kehidupan pada masa mendatang terjamin, salah satunya menggunakan…

Senin, 29 Juli 2019 09:40

Asuransi, Mempersiapkan demi Kebaikan Masa Depan

DIANGGAP belum menjadi kebutuhan utama dan tidak terdesak, banyak orang…

Jumat, 26 Juli 2019 13:39

Ini Alasan Gaya Kerja Kaum Millenial Gampang Resign dan Minta Gaji Tinggi

 Kaum milenial dan Gen-Z memiliki gairah bekerja yang masih segar.…

Kamis, 25 Juli 2019 23:57

Waspada Jika Pasangan Mendadak Suka Olahraga, Jangan-Jangan Selingkuh

Berhati-hatilah ketika pasangan Anda secara tiba-tiba mulai berolahraga. Karena pasangan…

Senin, 22 Juli 2019 10:33

Richard Peter Ririhena, Asyik di Dunia Perhotelan

Mulanya dia bekerja sebagai waiter, lalu cook helper. Pernah menjadi…

Senin, 22 Juli 2019 10:32

Utamakan Disiplin dan Tanggung Jawab

MENURUT Richard Peter Ririhena kerja sama dan kekompakan tim wajib…

“Maaf Kalteng, Kaltim yang Dipilih”

Jika Jadi Ibukota, Lahan PPU Siap, Bupati Siap Menggratiskan

40 Tahun Rumah Sakit Mount Elizabeth dalam Pelayanan dan Kemitraan

Demokrat Masuk Pendukung Pemerintah Jokowi? Hinca Panjaitan : Pak SBY Sedang Menata Hati

Sambut Pilkada 2020, Sekjen PD Hinca : Bapak Jaang dan Kawan-Kawan Mahir Semua

Tak Sampai Jutaan Kok, Segini Nih PNS Pusat yang Bakal ke Ibukota Baru di Kalimantan

Ini Bayangan Desain Ibu Kota Baru di Kalimantan

Tidak Ada Pilihan Tempat Bermain Layak

Command Center Resmi Beroperasi, Aplikasi Panic Bottom Menyusul

Selamatkan Rp 2 Miliar Kerugian Negara
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*