MANAGED BY:
SELASA
27 SEPTEMBER
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 19 Maret 2014 08:18
Guru Honor Cabuli Murid

Diduga Sudah Dilakukan Berulang Kali, Pakai Trik Tes Kesehatan

PROKAL.CO, v>

TANA PASER - Kasus pencabulan anak ternyata masih merajalela di Bumi Daya Taka Paser. Belum reda heboh kasus pencabulan yang dilakukan Hendra Misa, (20) buruh sawit di Kecamatan Muara Samu, terhadap balita berusia 2,8 bulan yang terjadi Januari lalu, kasus hampir sama terjadi di Kecamatan Long Ikis, belum lama ini.
 
Sebuah ruang UKS SD Muara Adang menjadi saksi bisu kasus pencabulan yang dialami Kembang, murid yang masih duduk di bangku kelas VI. Pelakunya, sebut saja SBI (26), guru honorer di sekolah tempat Kembang menuntut ilmu.
 
Tentu saja, peristiwa yang terjadi Selasa (4/3) lalu, menjadi tamparan keras bagi dewan guru dan orangtua Kembang yang langsung melapor ke Mapolsek Long Ikis. Setelah mengetahui anaknya menjadi korban nafsu bejat SBI, esok harinya ibu korban langsung mengadu ke polisi agar SBI diganjar hukuman berat.
 
Kapolres Paser AKBP Irwan SIK melalui Kapolsek Long Ikis AKP Brahma Aditya didampingi Kanit Reskrim AIPTU Aditya Romi membenarkan pihaknya telah mengamankan oknum guru berinisial SBI, Kamis (6/3).
 
“Orangtua korban langsung melapor setelah mendapat cerita dari beberapa teman korban yang memergoki apa yang dilakukan SBI di ruang UKS. Laporan langsung kami tindak lanjuti dengan menangkap pelaku,” kata Kapolsek Brahma diamini Kanit Reskrim Romi kemarin.
 
Dijelaskan Kapolsek, saat diperiksa, SBI awalnya mengelak dan mengaku difitnah. Tapi, para saksi memberikan keterangan yang cukup detail, sejurus kemudian pelaku mengakui perbuatannya.
 
Dikatakan Brahma, modus yang digunakan SBI untuk mencabuli Kembang sangat beragam. Mulai dari tes kesehatan hingga praktik yang berhubungan dengan pelajaran. “Dari keterangan sementara, ada dugaan pelaku melakukan pencabulan lebih dari sekali. Yang terakhir dilakukan di ruang UKS,” tambah Romi.
 
Sementara itu, dari pemeriksaan saksi-saksi, SBI mencabuli Kembang dengan modus cek kesehatan di ruang UKS. “Korban ditimbang berat badannya, kemudian dicium dan raba-raba bagian tubuh termasuk, maaf, kemaluan korban,” beber Romi lagi.
 
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, SBI langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Long Ikis, sebelum dititipkan ke Rutan Tanah Grogot dua hari lalu. Karena perbuatannya, SBI terancam hukuman berat. Selain terancam dipecat dari korps pendidik, pria ber-KTP Desa Teluk Waru Kecamatan Long Ikis itu juga dipastikan akan mendekam lama di balik jeruji besi setelah polisi menjeratnya dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
 
Disebutkan, kasus ini bukan satu-satunya kasus pencabulan yang terjadi di Long Ikis selama 2014. Polsek juga tengah mendalami kasus persetubuhan sedarah (incest) antara bapak dan anak. “Saat ini masih pemeriksaan,” kata Kapolsek Brahma, sembari tersenyum. (nan/ind/k7)
 

BACA JUGA

Senin, 26 September 2016 10:51

Izin Power Plant Mega Merasa Dipersulit

PENAJAM - PT Mega Hijau Lestari, perusahaan perkebunan kelapa sawit di Buluminung, Kecamatan Penajam,…

Senin, 26 September 2016 09:53

Bupati Anugerahkan Pajak Award

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kembali memberikan penghargaan…

Senin, 26 September 2016 09:52

Ratusan Peserta Ikuti Maraton 10K

TANJUNG REDEB – Memperingati Hari Olahraga Nasional yang dirangkai hari jadi ke-63 Kabupaten Berau…

Senin, 26 September 2016 09:51

Meriah, Festival Kuliner Jajanan Tradisional

TANJUNG REDEB – Sebanyak 64 jenis dengan jumlah lebih dari 19.000 biji jajanan tradisional dari…

Senin, 26 September 2016 09:50

Sosialisasikan Pelaporan Klinik KB

TANJUNG REDEB – Bekerja sama dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi…

Senin, 26 September 2016 09:49

WASPADA!! Di Daerah Ini Angka Pelecehan Seksual sudah 30 Kasus

SENDAWAR - Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar)…

Senin, 26 September 2016 09:48

Pedagang Khawatir, Harga Cabai Turun, Pembeli Malah Sepi

UJOH BILANG - Dalam sepekan terakhir, harga cabai di Pasar Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu)…

Senin, 26 September 2016 09:48

Dua Pengedar Bawah Umur Disidang

SENDAWAR - Kasus peredaran narkoba yang melibatkan dua orang anak di bawah umur, MM (16) dan YC (15)…

Senin, 26 September 2016 09:46

Dukung Swasembada Pangan di Kaltim

SAMARINDA - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar dan jajarannya, menghadiri pembukaan Rembuk…

Senin, 26 September 2016 09:45

Live Interactive di RRI Samarinda

SAMARINDA – Dalam lawatan ke Kota Tepian, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar juga mengikuti…

Buka Praktik dengan Kedok Tempat Pijat Tradisional, Enam WTS Diamankan

ALAMAK..!! Di Kabupaten Ini Banyak Laki-Laki Penderita Raja Singa

NGERI BIN SADIS..!! Usai Bertengkar dengan Pacar, Siswa SMK Mengamuk, Dua Orang Tewas

Kasus ABG Disetubuhi 24 Orang, Pocong Divonis 7,5 Tahun

EF, Siswa SMK yang Bantai Dua Orang Juga Merusak Rumah Warga

HOROR DI JALANAN..!! Sudah 29 Orang Tewas di Jalan

Pulau Lanting Jadi Rebutan

Empat Perusahaan Bayar Rp 9,8 Miliar

Ingin NPK Cluster Tetap di Bontang

Tak Rela Mobilnya Diserempet, Kakek Naik Bak Pikap
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.