MANAGED BY:
JUMAT
27 MEI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 19 Maret 2014 08:18
Guru Honor Cabuli Murid

Diduga Sudah Dilakukan Berulang Kali, Pakai Trik Tes Kesehatan

TANA PASER - Kasus pencabulan anak ternyata masih merajalela di Bumi Daya Taka Paser. Belum reda heboh kasus pencabulan yang dilakukan Hendra Misa, (20) buruh sawit di Kecamatan Muara Samu, terhadap balita berusia 2,8 bulan yang terjadi Januari lalu, kasus hampir sama terjadi di Kecamatan Long Ikis, belum lama ini.
 
Sebuah ruang UKS SD Muara Adang menjadi saksi bisu kasus pencabulan yang dialami Kembang, murid yang masih duduk di bangku kelas VI. Pelakunya, sebut saja SBI (26), guru honorer di sekolah tempat Kembang menuntut ilmu.
 
Tentu saja, peristiwa yang terjadi Selasa (4/3) lalu, menjadi tamparan keras bagi dewan guru dan orangtua Kembang yang langsung melapor ke Mapolsek Long Ikis. Setelah mengetahui anaknya menjadi korban nafsu bejat SBI, esok harinya ibu korban langsung mengadu ke polisi agar SBI diganjar hukuman berat.
 
Kapolres Paser AKBP Irwan SIK melalui Kapolsek Long Ikis AKP Brahma Aditya didampingi Kanit Reskrim AIPTU Aditya Romi membenarkan pihaknya telah mengamankan oknum guru berinisial SBI, Kamis (6/3).
 
“Orangtua korban langsung melapor setelah mendapat cerita dari beberapa teman korban yang memergoki apa yang dilakukan SBI di ruang UKS. Laporan langsung kami tindak lanjuti dengan menangkap pelaku,” kata Kapolsek Brahma diamini Kanit Reskrim Romi kemarin.
 
Dijelaskan Kapolsek, saat diperiksa, SBI awalnya mengelak dan mengaku difitnah. Tapi, para saksi memberikan keterangan yang cukup detail, sejurus kemudian pelaku mengakui perbuatannya.
 
Dikatakan Brahma, modus yang digunakan SBI untuk mencabuli Kembang sangat beragam. Mulai dari tes kesehatan hingga praktik yang berhubungan dengan pelajaran. “Dari keterangan sementara, ada dugaan pelaku melakukan pencabulan lebih dari sekali. Yang terakhir dilakukan di ruang UKS,” tambah Romi.
 
Sementara itu, dari pemeriksaan saksi-saksi, SBI mencabuli Kembang dengan modus cek kesehatan di ruang UKS. “Korban ditimbang berat badannya, kemudian dicium dan raba-raba bagian tubuh termasuk, maaf, kemaluan korban,” beber Romi lagi.
 
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, SBI langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Long Ikis, sebelum dititipkan ke Rutan Tanah Grogot dua hari lalu. Karena perbuatannya, SBI terancam hukuman berat. Selain terancam dipecat dari korps pendidik, pria ber-KTP Desa Teluk Waru Kecamatan Long Ikis itu juga dipastikan akan mendekam lama di balik jeruji besi setelah polisi menjeratnya dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
 
Disebutkan, kasus ini bukan satu-satunya kasus pencabulan yang terjadi di Long Ikis selama 2014. Polsek juga tengah mendalami kasus persetubuhan sedarah (incest) antara bapak dan anak. “Saat ini masih pemeriksaan,” kata Kapolsek Brahma, sembari tersenyum. (nan/ind/k7)
 

BACA JUGA
Kamis, 26 Mei 2016 11:02

Pembangunan Kilang Bontang Digarap Rusia?

JAKARTA – Pembangunan kilang di Bontang semakin mendekati titik terang. Informasi teranyar, PT…

Kamis, 26 Mei 2016 09:32

Cuci Baju, Kaki Ibu Ini Disambar Monster Sangatta...

SANGATTA – Minggu (15/5) menjadi hari yang tak akan terlupa bagi Suparmi (52), warga Dusun Kampung…

Kamis, 26 Mei 2016 09:30

Pertanyakan Kinerja SKPD

SANGATTA – Belum diserahkannya berkas rencana startegis (renstra) oleh beberapa SKPD, terutama…

Kamis, 26 Mei 2016 09:29

Emosi, Istri Korban Serang Terdakwa Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas

BONTANG – Suasana sidang kasus perampokan Toko Emas Sejati, di PN Bontang, mendadak ricuh. Sesaat…

Kamis, 26 Mei 2016 09:28

1 Juni, Semua Lokalisasi Ditutup

SANGATTA – Sesuai edaran Kementerian Sosial dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tentang penutupan…

Kamis, 26 Mei 2016 09:26

Raperda Dibahas Maraton

TENGGARONG - Rapat paripurna tiga raperda inisiatif DPRD Kukar dan satu raperda eksekutif yang digelar…

Kamis, 26 Mei 2016 09:26

Tatib DPRD Direvisi

TENGGARONG - Selain membahas raperda, pada rapat paripurna yang berlangsung Senin (23/5), DPRD Kukar…

Kamis, 26 Mei 2016 09:20

PPU Menuju KLA Segera Di-launching

PENAJAM - Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) ditetapkan sebagai salah satu daerah pengembangan menuju…

Kamis, 26 Mei 2016 09:19

“Kebersihan Sebagian dari Iman”

PENAJAM - Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU) Mustaqim MZ mengimbau masyarakat agar mencintai…

Kamis, 26 Mei 2016 09:17

Bila Ada Gejala, Bawa ke Puskesmas

PENAJAM - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Penajam Paser Utara (PPU) Arnold Wayong meminta masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.