MANAGED BY:
SELASA
30 AGUSTUS
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 19 Maret 2014 08:18
Guru Honor Cabuli Murid

Diduga Sudah Dilakukan Berulang Kali, Pakai Trik Tes Kesehatan

Laporan kaltimpost.co.id

TANA PASER - Kasus pencabulan anak ternyata masih merajalela di Bumi Daya Taka Paser. Belum reda heboh kasus pencabulan yang dilakukan Hendra Misa, (20) buruh sawit di Kecamatan Muara Samu, terhadap balita berusia 2,8 bulan yang terjadi Januari lalu, kasus hampir sama terjadi di Kecamatan Long Ikis, belum lama ini.
 
Sebuah ruang UKS SD Muara Adang menjadi saksi bisu kasus pencabulan yang dialami Kembang, murid yang masih duduk di bangku kelas VI. Pelakunya, sebut saja SBI (26), guru honorer di sekolah tempat Kembang menuntut ilmu.
 
Tentu saja, peristiwa yang terjadi Selasa (4/3) lalu, menjadi tamparan keras bagi dewan guru dan orangtua Kembang yang langsung melapor ke Mapolsek Long Ikis. Setelah mengetahui anaknya menjadi korban nafsu bejat SBI, esok harinya ibu korban langsung mengadu ke polisi agar SBI diganjar hukuman berat.
 
Kapolres Paser AKBP Irwan SIK melalui Kapolsek Long Ikis AKP Brahma Aditya didampingi Kanit Reskrim AIPTU Aditya Romi membenarkan pihaknya telah mengamankan oknum guru berinisial SBI, Kamis (6/3).
 
“Orangtua korban langsung melapor setelah mendapat cerita dari beberapa teman korban yang memergoki apa yang dilakukan SBI di ruang UKS. Laporan langsung kami tindak lanjuti dengan menangkap pelaku,” kata Kapolsek Brahma diamini Kanit Reskrim Romi kemarin.
 
Dijelaskan Kapolsek, saat diperiksa, SBI awalnya mengelak dan mengaku difitnah. Tapi, para saksi memberikan keterangan yang cukup detail, sejurus kemudian pelaku mengakui perbuatannya.
 
Dikatakan Brahma, modus yang digunakan SBI untuk mencabuli Kembang sangat beragam. Mulai dari tes kesehatan hingga praktik yang berhubungan dengan pelajaran. “Dari keterangan sementara, ada dugaan pelaku melakukan pencabulan lebih dari sekali. Yang terakhir dilakukan di ruang UKS,” tambah Romi.
 
Sementara itu, dari pemeriksaan saksi-saksi, SBI mencabuli Kembang dengan modus cek kesehatan di ruang UKS. “Korban ditimbang berat badannya, kemudian dicium dan raba-raba bagian tubuh termasuk, maaf, kemaluan korban,” beber Romi lagi.
 
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, SBI langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Long Ikis, sebelum dititipkan ke Rutan Tanah Grogot dua hari lalu. Karena perbuatannya, SBI terancam hukuman berat. Selain terancam dipecat dari korps pendidik, pria ber-KTP Desa Teluk Waru Kecamatan Long Ikis itu juga dipastikan akan mendekam lama di balik jeruji besi setelah polisi menjeratnya dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
 
Disebutkan, kasus ini bukan satu-satunya kasus pencabulan yang terjadi di Long Ikis selama 2014. Polsek juga tengah mendalami kasus persetubuhan sedarah (incest) antara bapak dan anak. “Saat ini masih pemeriksaan,” kata Kapolsek Brahma, sembari tersenyum. (nan/ind/k7)
 

BACA JUGA

Selasa, 30 Agustus 2016 10:03

Terus Pantau Prostitusi Terselubung, Ditindaknya Kapan?

SENDAWAR - Penutupan sejumlah tempat prostitusi yang ada di Kutai Barat (Kubar) dan rencana pemulangan…

Selasa, 30 Agustus 2016 09:44

Dagang Sabu, Residivis Masuk Bui Lagi

SANGATTA – Anggota opsnal Satreskoba Polres Kutim mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu,…

Selasa, 30 Agustus 2016 09:38

Maling Berkedok untuk Sumbangan Masjid

BONTANG – Menjadi peminta sumbangan, mencari dana dengan mengharap belas kasihan orang lain dengan…

Senin, 29 Agustus 2016 12:30

Pilkada Kaltim Tinggal 18 Bulan, Peta Politik Mulai Terbaca

Konstelasi politik bergerak cepat setelah Rita Widyasari terpilih secara aklamasi menjadi ketua DPD…

Senin, 29 Agustus 2016 10:43

Pengawas SD Kutim Juara Nasional

SANGATTA – Satu dari dua perwakilan Kabupaten Kutai Timur yang menjadi utusan Provinsi Kalimantan…

Senin, 29 Agustus 2016 10:42

Tim Kesenian LPKD Memukau

TENGGARONG – Misi melestarikan budaya tradisional kembali ditunjukkan Lembaga Pembinaan Kesenian…

Senin, 29 Agustus 2016 10:41

Singkong Bisa Jadi Makanan Alternatif

SANGATTA – Pemerintah berkewajiban untuk mendorong penguatan daya saing industri rumah tangga…

Senin, 29 Agustus 2016 10:41

Bupati dan Wabup Tanam Pohon

 SANGATTA – Bupati Kutim Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bulang kerap mengingatkan masyarakat…

Senin, 29 Agustus 2016 10:40

Mahasiswa Diminta Awasi Desa Membangun

SANGATTA – Konsep dan pandangan terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim)…

Senin, 29 Agustus 2016 10:39

Jajaki Program Pemagangan di Jepang

BONTANG - Pemerintah Kota Bontang di bawah kepemimpinan Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wawali Basri Rase…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.