MANAGED BY:
SELASA
24 MEI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 18 Maret 2014 07:56
BKN Mulai Survei Honorer K2
TANA TIDUNG – Sesuai agenda dan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, kemarin (17/3), Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melawat ke Kabupaten Tana Tidung untuk memulai memverifikasi hasil test pegawai honorer kategori dua (K2) tahun 2014 beberapa waktu lalu.
 
“Hari ini (kemarin,Red.) rencanya BKN akan tiba dan langsung melakukan survei verifikasi ke lapangan. Hal ini guna menjawab keresahan masyarakat tentang isu mengenai K2 “Bayangan” atau sebagainya. Paling lambat 31 Mei mendatang berkas survei harus  sudah masuk di pemerintah pusat,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Iwanto kepada Radar Tarakan, Senin (17/3).
 
Dasar hukum pemerikasan hasil berkas K2 itu, terang Iwanto adalah mengacu pada Surat Edaran BKN tanggal 27 Februari 2014 nomor K.26-30/V.23-4/99 bait4 yang menkan bahwa masing-masing instansi sebelum menyampaikan berkas usulan permintaan NIP ke BKN, wajib memverifikasi ulang kebenaran dokumen dari masing-masing tenaga honorer kategori I. Apabila kemudian diketahui tidak memenuhi persyaratan administrasi yang ditentukan, yang bersangkutan tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
 
Dasar hukum kedua datang dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Aturan yang mengatur soal K2 tertera dalam tahun 2013 nomor B/789/M.PAN/2/2014 yang berisi apabila dikemudian hari ditemukan adanya data dan atau keterangan yang tidak benar, maka pejabat pembina kepegawaian siap bertanggungjawab dan diberikan sanksi baik secara administratif maupun pidana.
 
Iwanto juga menjelaskan bahwa, memang ada nantinya untuk para K2 yang tidak lolos, menurut UU nomor 5 bahwa mereka akan diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan ‘perjanjian kerja’. Namun saat ini UU itu juga masih menunggu.
 
“Sekarang kita kembalikan lagi ke masyarakat, kita hanya melakukan pekerjaan dengan sebenar-benarnya. Untuk menjadi PNS sekarang harus dituntut profesional kinerja pegawainya,”tegasnya. (*/ewy/asm)
 

BACA JUGA
Selasa, 24 Mei 2016 11:46

Nekat Rusak Pagar Pendopo, 15 Pedagang Diamankan

TENGGARONG - Relokasi pedagang Pasar Tangga Arung kembali menuai protes dari pedagang. Kali ini Pendopo…

Selasa, 24 Mei 2016 10:59

Duit Pensiun untuk Modal Bisnis Sabu-Sabu

SANGATTA – Satreskoba Polres Kutim bersama Polsek Muara Ancalong dapat tangkapan besar. Mereka…

Selasa, 24 Mei 2016 09:18

Pembakar Lahan Harus Ditindak Tegas

BONTANG – Berkas penyidikan kasus pembakaran lahan di Jalan Arif Rahman Hakim, Bontang, pada 20…

Selasa, 24 Mei 2016 09:15

Perintah Wabup Belum Dipenuhi

SANGATTA – Program percepatan pembangunan untuk dua kecamatan, yakni Sangatta Selatan dan Teluk…

Selasa, 24 Mei 2016 09:14

WOW, PDAM Kutim Perlu Dana Rp 200 M

SANGATTA – Krisis air bersih masih menjadi masalah serius di Kutim. Pasalnya, pelayanan maksimal…

Selasa, 24 Mei 2016 09:10

Prihatin Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar mengungkapkan, peran PKK harus dimaksimalkan…

Selasa, 24 Mei 2016 09:09

PPU Turunkan 35 Peserta

TENGGARONG - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kaltim ke-38, diikuti sembilan kabupaten/kota.…

Selasa, 24 Mei 2016 09:08

Jelang Puasa, Gelar Operasi Pasar

PENAJAM  - Bulan Ramadan sebentar lagi. Biasanya, harga kebutuhan pokok bakal melonjak. Untuk mengantisipasi,…

Selasa, 24 Mei 2016 09:06

Investor Jepang Lirik Pertanian PPU

PENAJAM - Ada kabar baik untuk para pelaku pertanian di Penajam Paser Utara (PPU). Investor asal Jepang,…

Selasa, 24 Mei 2016 09:04

Turnamen Diikuti 26 Tim

MEMPERINGATI HUT ke-70 Bhayangkara, Polres Paser kembali menggelar turnamen bola voli yang digelar di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.