MANAGED BY:
MINGGU
14 FEBRUARI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 18 Maret 2014 07:56
BKN Mulai Survei Honorer K2
TANA TIDUNG – Sesuai agenda dan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, kemarin (17/3), Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melawat ke Kabupaten Tana Tidung untuk memulai memverifikasi hasil test pegawai honorer kategori dua (K2) tahun 2014 beberapa waktu lalu.
 
“Hari ini (kemarin,Red.) rencanya BKN akan tiba dan langsung melakukan survei verifikasi ke lapangan. Hal ini guna menjawab keresahan masyarakat tentang isu mengenai K2 “Bayangan” atau sebagainya. Paling lambat 31 Mei mendatang berkas survei harus  sudah masuk di pemerintah pusat,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Iwanto kepada Radar Tarakan, Senin (17/3).
 
Dasar hukum pemerikasan hasil berkas K2 itu, terang Iwanto adalah mengacu pada Surat Edaran BKN tanggal 27 Februari 2014 nomor K.26-30/V.23-4/99 bait4 yang menkan bahwa masing-masing instansi sebelum menyampaikan berkas usulan permintaan NIP ke BKN, wajib memverifikasi ulang kebenaran dokumen dari masing-masing tenaga honorer kategori I. Apabila kemudian diketahui tidak memenuhi persyaratan administrasi yang ditentukan, yang bersangkutan tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
 
Dasar hukum kedua datang dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Aturan yang mengatur soal K2 tertera dalam tahun 2013 nomor B/789/M.PAN/2/2014 yang berisi apabila dikemudian hari ditemukan adanya data dan atau keterangan yang tidak benar, maka pejabat pembina kepegawaian siap bertanggungjawab dan diberikan sanksi baik secara administratif maupun pidana.
 
Iwanto juga menjelaskan bahwa, memang ada nantinya untuk para K2 yang tidak lolos, menurut UU nomor 5 bahwa mereka akan diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan ‘perjanjian kerja’. Namun saat ini UU itu juga masih menunggu.
 
“Sekarang kita kembalikan lagi ke masyarakat, kita hanya melakukan pekerjaan dengan sebenar-benarnya. Untuk menjadi PNS sekarang harus dituntut profesional kinerja pegawainya,”tegasnya. (*/ewy/asm)
 

BACA JUGA
Sabtu, 13 Februari 2016 09:12

Sikap Menteri Bikin Bingung

BONTANG – Sikap dua pembantu Presiden Joko Widodo membuat bingung Ketua Komisi III DPRD Bontang…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:11

Panen Lagi, Polisi Amankan 7 Tersangka Kasus Narkoba

SANGATTA –Polres Kutim kembali merilis enam kasus pengungkapan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:08

KASIHAN...Mogok Kerja karena Tak Digaji, Malah Dipukuli Sampai Bonyok

SANGATTA – Entah mimpi buruk apa yang menimpa A (50), warga Sangatta Utara, Kutim. Dia dihajar…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:07

Disdik Larang Perayaan Valentine

BONTANG – Pelajar di Bontang dilarang merayakan Hari Valentine. Keputusan itu dituangkan Dinas…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:06

Berharap Tambahan Formasi Guru

  TANA PASER – Permasalahan pegawai honorer kategori dua (K-2) khususnya guru yang meminta…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:05

Sawah Kering, Warga Salat Istiska

PENAJAM – Kekeringan berkepanjangan berdampak pada petani, khususnya di Kecamatan Babulu, Penajam…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:04

43 Hari, Amankan 14 Tersangka

SEJAK Januari hingga pertengahan Februari 2016 atau selama 43 hari, Polres Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:03

Pakai Kemeja Putih

TANA PASER – Sejak sepekan terakhir, pegawai negeri sipil (PNS) maupun tenaga honorer di Bappeda…

Sabtu, 13 Februari 2016 08:59

Sulit Terendus Aparat

TANA PASER – Jajaran Polsek Long Ikis terus mengorek keterangan dari Diki Wahyudi, seorang bandar…

Sabtu, 13 Februari 2016 08:57

Balap Liar Dihambur, Puluhan ABG Lari Terbirit-Birit

TANJUNG REDEB – Puluhan remaja kocar-kacir dirazia polisi saat aksi balapan liar dan ugal-ugalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2015 Kaltim Post Group. All Right Reserved.