MANAGED BY:
SABTU
27 AGUSTUS
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 14 Maret 2014 08:17
Dua Bulan Lagi BPJS Bangkrut

Dana Peralihan Habis, yang Daftar Cuma Orang Sakit

SURABAYA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terancam bangkrut. Ini disebabkan jumlah pendapatan yang masuk dari iuran peserta tidak sebanding besarnya dana yang dikeluarkan untuk membayar kapitasi dan klaim pembayaran rumah sakit. Selama ini, BPJS banyak menggantungkan diri dari dana peralihan PT Askes menjadi BPJS.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Tono Rustiano mengatakan, Kemenkes menargetkan tahun ini jumlah peserta yang ter-cover menjadi peserta BPJS mencapai 121,6 juta orang. Hingga Februari lalu, jumlah peserta BPJS mencapai 117 juta orang. Dengan capaian sekarang, BPJS optimistis target itu bakal tercapai.

Sayangnya, kata Tono, sebagian besar peserta mandiri yang daftar menjadi peserta BPJS adalah mereka yang sedang sakit. “Sedangkan mereka yang sehat belum banyak yang mendaftar. Jika yang daftar banyak yang sakit, maka dana yang terkumpul tidak cukup untuk membiayai klaim dan kapitasi,” terangnya saat konferensi pers di Surabaya kemarin (13/3).

Dia mengungkapkan, selama ini, BPJS bisa membiayai kapitasi dan klaim rumah sakit karena terbantu dana peralihan dari PT Askes. Dana itu sekitar Rp 5,5 triliun. “Cukup enggak untuk ke depan? Tidak, jika yang daftar hanya mereka yang sakit saja,” terang Tono.

BPJS telah mengkalkulasi, setiap bulan, dana yang dibutuhkan untuk membayar kapitasi dan klaim pembayaran rumah sakit sekitar Rp 2 triliun. Misalnya, untuk membayar kapitasi di tingkat pelayanan primer saja dibutuhkan anggaran sebesar Rp 629 miliar per bulan. Dengan kalkulasi itu, dana peralihan dari PT Askes hanya cukup untuk membayar tagihan selama 2-3 bulan ke depan.

Karena itu, menurut Tono, BPJS juga membutuhkan orang-orang sehat untuk menjadi peserta mandiri. Dari perhitungan BPJS, jika ada 15 orang yang sakit, maka dibutuhkan sekitar 100 orang sehat untuk menjadi peserta. Karena itu, butuh dukungan banyak pihak untuk mendukung program ini. “Sebab, filosofis program ini gotong royong,” ungkapnya.

Tak hanya peserta mandiri, tapi juga perusahaan dan BUMN. Saat ini, baru 850 ribu peserta mandiri yang daftar. BPJS juga mendorong agar pemerintah daerah mendaftarkan warganya.

Namun, jika yang daftar hanya mereka yang sakit, BPJS bisa terancam bangkrut. Jika itu terjadi, maka dikembalikan ke pemerintah. Menurutnya, pemerintah akan mengambil kebijakan khusus. Sebab, badan ini tidak bisa dipailitkan, kecuali ada UU lagi.

Sekjen Kemenkes Supriyanto mengakui BPJS bisa jadi terancam bangkrut jika pesertanya kebanyakan orang sakit. Namun, Kemenkes optimistis hal itu tidak sampai terjadi. Karena itu, pemerintah terus mendorong agar warga Indonesia segera menjadi peserta BPJS. Alasannya, keuntungan dari program JKN ini bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Sebab, semua penyakit ter-cover program ini.     

Di samping itu, iurannya sangat murah. Syarat untuk menjadi peserta BPJS juga sangat sederhana. Cukup hanya melampirkan fotokopi KTP, fotokopi KK, dan pas foto. Tidak seperti syarat yang dicantumkan asuransi swasta atau komersial yang lebih sulit. Misalnya, calon peserta tidak boleh memiliki penyakit hipertensi.

Proses menjadi peserta juga mudah. Setelah syarat lengkap, mereka bisa memilih kelas dan melakukan pembayaran. Setelah itu, otomatis menjadi peserta BPJS. Proses ini berbeda dengan asuransi komersial karena masa berlaku kepesertaan bisa enam bulan mendatang. (kit/kim/jpnn/zal/k7)
 

BACA JUGA

Sabtu, 27 Agustus 2016 12:00

63 Izin dari Kaltim, Mayoritas Tumpang-tindih Lahan

SAMARINDA  -  Kabar pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) datang dari pusat. Se-Indonesia ada 575…

Sabtu, 27 Agustus 2016 12:00

Dibalik Musda Golkar Kaltim di Jakarta, Ribut Persoalkan SK, Tiga Kali Ricuh

JAKARTA  -  Musda Golkar Kaltim di Jakarta berlangsung alot. Meski demikian akhirnya Rita…

Sabtu, 27 Agustus 2016 12:00

Trans Studio Bikin Macet? Ini Opsi Urai Kemacetan

SAMARINDA -  Rencana berdirinya Trans Studio di lahan eks Hotel Lamin Indah menjadi berkah bagi Samarinda.…

Sabtu, 27 Agustus 2016 11:09

PBFC vs Sriwijaya FC, Optimisme Tinggi Pesut Etam

SAMARINDA -  Dragan Djukanovic boleh jemawa. Kemenangan 1-2 atas Arema Cronus di Kanjuruhan, Malang,…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:11

Hari Ini Final Honda DBL Kaltim, Kembali Wakil Balikpapan versus Samarinda

HONDA  Developmental Basketball League (DBL) East Kalimantan Series 2016 menapaki puncak. Hari…

Sabtu, 27 Agustus 2016 07:53

GILA..!! Potong Tangan dan Kaki demi Asuransi

LY Thi N bisa jadi orang paling sial di muka bumi saat ini. Perempuan asal Vietnam itu nekat memotong…

Jumat, 26 Agustus 2016 16:58
BREAKING NEWS

BUSYET... Baru Juga Dimulai, Musda Golkar Kaltim di Jakarta Sudah Ricuh

  JAKARTA- Musda Golkar Kaltim akhirnya digelar di DPP Golkar Jl Anggrek Neli, Jakarta Barat. Musda…

Jumat, 26 Agustus 2016 12:15

Gubernur Minta Groundbreaking Trans Studio Akhir Tahun Ini

SAMARINDA - Restu DPRD Kaltim terhadap pemanfaatan lahan eks Hotel Lamin Indah sebagai lokasi Trans…

Jumat, 26 Agustus 2016 12:12

Investasi Sosial ala Rita

KIPRAH politik Rita Widyasari dimulai pada awal 2000-an. Sejak kemunculannya, nama Rita langsung meroket.…

Jumat, 26 Agustus 2016 09:26

Berebut Suara di Jakarta, Tanpa Ketua Definitif Golkar Kaltim "Lumpuh”

SAMARINDA - Arena berebut pucuk pimpinan Golkar Kaltim kembali digelar. Kelanjutan musyawarah daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.