MANAGED BY:
MINGGU
14 FEBRUARI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 11 Januari 2014 09:28
Untuk PAUD Aini dan Bosda SMK 10, Pekan Depan Sidang Perdana

Awal Tahun, Kejari Samarinda Limpahkan 2 Kasus Dugaan Korupsi

Di awal 2014, Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda melimpahkan dua berkas kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret empat orang tersangka ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda.

KASUS
yang pertama adalah dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) aliran dana hibah Pemprov Kaltim 2011, kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aini sebesar Rp 400 juta. Adapun tersangkanya yaitu pasangan suami istri, Adi Setiawan dan Nurul Huda. Ketika itu, Nurul Huda tercatat sebagai Kepala PAUD Aini. Kasus yang kedua, dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah daerah (bosda) yang menyeret kepala sekolah dan bendahara SMK 10. Yaitu, Siti Chomsatun dan Surya Dharma. Keduanya diduga menyalahgunakan dana Bosda yang diterima secara bertahap pada 2009-2010 dengan nilai sebesar Rp 456.607.100. Ketua PN Samarinda, Sugeng Hiyanto, yang ditemui Kaltim Post membenarkan hal tersebut. Sugeng mengungkapkan, dua perkara itu terbagi dalam empat berkas. Bahkan majelis hakim yang akan menyidangkan telah ditetapkan. Untuk perkara Bansos PAUD Aini, dipimpin hakim ketua, Casmaya dibantu hakim anggota, Abdul Gani dan Poster Sitorus. Sedangkan perkara dana Bosda, dipimpin I Gede Suarsana serta hakim anggota Medan Parulian dan Rajali. “Sidang PAUD Aini akan dimulai pada 21 Januari nanti. Sementara sidang Bosda masih menunggu dan akan ditetapkan dalam waktu dekat,” tuturnya.

Sebenarnya, masih ada lagi satu berkas dugaan korupsi dugaan korupsi dana hibah di Biro Sosial Pemprov  Kaltim untuk Asosiasi Pengusaha Jamur Konsumsi Samarinda (APJKS) yang kabarnya dilimpahkan. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Kasi Pidsus Kejari Samarinda Sutrisno Margi Utomo ketika ditemui beberapa waktu lalu. Disebutkan, selain berkas PAUD Aini dan Bosda SMK 10, kejari juga melimpahkan kasus dugaan korupsi APJKS sebesar Rp 200 juta. Namun Sugeng mengatakan belum menerima berkas itu. “Belum ada di meja saya. Belum saya terima,” terangnya. Sekedar diketahui,  PAUD Aini berdiri pada 2006. Awalnya, PAUD Aini beralamatkan di Jalan Harva. Tetapi setahun kemudian, pindah di Jalan Angklung. Lalu, pada 2007 atau lima tahun sesudahnya, PAUD ini pindah ke Jalan Wolter Monginsidi, tepatnya di gang 3. PAUD Aini merupakan salah satu binaan dari Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Pengembangan Kegiatan Belajar, Disdik Kaltim.

Kasus ini mencuat ketika Nurul Huda, Kepala PAUD Aini, mengajukan proposal dana hibah pembangunan sebesar Rp 450 juta. Namun, proposal tersebut hanya disetujui Rp 400 juta. Rupanya, pengajuan proposal itu tanpa sepengetahuan sekretaris dan bendahara PAUD Aini. Hebatnya lagi, murid yang ada di lembaga pendidikan itu hanya empat orang. Ketika dikonfirmasi, hasil pembangunan sekolah PAUD ternyata nihil. Belakangan diketahui, uang tersebut dibagi dua dengan suaminya, yakni Adi Setiawan. Sedangkan, modus operandi dugaan korupsi dana Bosda di SMK 10 Samarinda hingga menyeruak adalah  kucuran anggaran 2009-2010 yang diterima secara bertahap dari Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim melalui bendahara Bosda, dicairkan tanpa sepengetahuan tim pengelola. (*/riz/ica/k9)

BACA JUGA
Minggu, 14 Februari 2016 14:19

"Ahli Hisap" di Kota Ini Bakal Lebih Terdesak Jika Peraturannya Terwujud

SAMARINDA – Rencana DPRD Samarinda membuat payung hukum tentang kawasan tanpa rokok (KTR) diapresiasi…

Minggu, 14 Februari 2016 09:27

Yang Mau Jadi Sekkot, Sabar Ya...Seleksi Tunggu Jaang

SAMARINDA – Genap dua minggu, Pemkot Samarinda tanpa sekretaris kota (sekkot) definitif setelah…

Minggu, 14 Februari 2016 09:26

Cumi Cabe Lada Ijo

        SAMBAL balado. Cita rasa bumbu pedas ala Sumatra Barat ini sudah akrab di…

Minggu, 14 Februari 2016 09:25

Enam Tim Unjuk Kebolehan

SAMARINDA – Tahun Baru Imlek 2567 jatuh pada 8 Februari lalu, namun kemeriahan perayaan dimulainya…

Minggu, 14 Februari 2016 09:18

Gimana Nih, Masih Banyak yang Bingung soal Jam Malam Bagi Pelajar..

SAMARINDA – Penerapan jam malam bagi pelajar, sebenarnya disambut positif berbagai kalangan. Sayangnya,…

Sabtu, 13 Februari 2016 11:48

Jafar Diakui Ketua Fraksi

SAMARINDA–Konflik internal Partai Golkar Samarinda berakhir. Seluruh anggota fraksi beringin di…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:55

Perjuangkan Hak Kesetaraan Anak Autisme

SAMARINDA - Junior Chamber International (JCI) merupakan sebuah organisasi pemuda non-politik dan non-profit…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:35

Diabaikan Petugas, Menanti Tak Pasti

      SAMARINDA – Penggunaan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:34

Belum Terima Mahasiswa

      SAMARINDA – Jelang penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2016, Universitas…

Sabtu, 13 Februari 2016 09:26

Mau Lapor Suami Selingkuh, ehh Malah Dipukuli Keluarga Selingkuhan

SAMARINDA – Ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polresta Samarinda mendadak riuh.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2015 Kaltim Post Group. All Right Reserved.