MANAGED BY:
SABTU
27 AGUSTUS
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 07 November 2013 08:13
Menhan Australia Klarifikasi ke Jakarta

Tak Terima Disadap, Hacker Indonesia Beraksi

JAKARTA - Isu penyadapan pemerintah Indonesia oleh Australia berbuntut panjang. Menteri Pertahanan (Menhan) Australia David Johnston direncanakan datang ke Indonesia untuk memberikan klarifikasi. David juga dijadwalkan memberikan keterangan secara terbuka bersama Menhan Purnomo Yusgiantoro.

“Kita tunggu saja, Menhan Australia mau datang besok (hari ini, Red),” terang Purnomo setelah sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan di kantor Kemenhan kemarin. Purnomo secara khusus juga meminta David untuk memberikan keterangan kepada publik secara terbuka Jumat (8/11) mendatang.

Dengan demikian, publik bisa mendapatkan klarifikasi langsung mengenai isu kedaulatan negara itu.

Purnomo memastikan, pihaknya akan bersikap keras jika memang benar Indonesia disadap. Namun, pihaknya menolak menyebutkan langkah keras apa yang bakal diambil. “Kami tidak mau berandai-andai soal sikap. Kami mau pastikan dulu (dari pihak Australia, Red),” lanjut mantan Menteri ESDM itu. Yang jelas, dia sudah mengecek sistem pertahanan Indonesia dan dipastikan tidak disadap. Untuk instansi lainnya, dia menyatakan belum tahu.

Purnomo menambahkan, spionase kontra spionase, terjadi di berbagai negara di seluruh dunia. “Kami juga punya atase pertahanan di seluruh dunia. Jadi intelligence, counter intelligence, itu terjadi,” tutupnya.

Sementara itu, isu penyadapan oleh intelijen Australia direspons oleh sejumlah hacker dan cracker Indonesia. mereka membalas isu tersebut dengan meng-hack (meretas) sejumlah situs yang berbasis di Negeri Kanguru. Para hacker yang menamakan dirinya Anonymous Indonesia telah meretas ratusan situs dengan kode au (Australia).

Sydney Morning Herald memberitakan setidaknya ada 100 situs Australia yang diretas. Sebagian bahkan sama sekali tidak terkait dengan pemerintah Australia. Seperti situs yayasan amal maupun asosiasi kanker anak.

Harian tersebut memberitakan jika upaya spionase dari kedutaan Australia di Jakarta membangkitkan nasionalisme kalangan pengguna web di Indonesia. Mereka termotivasi oleh rasa patriotisme.

Beberapa situs yang diretas antara lain www.sydneymobiledj.com.au, www.real--estate.com.au, dan tasfam.net.au. Ada yang bertuliskan Stop spying omn Indonesian!! dengan tampilan tiga dimensi dengan simbol mata yang mengintip lewat lubang kunci. Ada pula yang bertuliskan STOP SPYING OUR COUNTRY!! (INDONESIAN) dengan logo tengkorak.

Selain Australia, skandal global tentang upaya penyadapan juga tertuju pada Amerika Serikat. Terungkap pula, bahwa upaya spionase juga dilakukan spionase oleh Badan Keamanan Nasional AS (NASA).

Atas hal tersebut, Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal yang sedang dalam proses pengajuan mundur mengungkapkan kalau pihaknya sudah menyampaikan nota protes ke pemerintah AS. Menurut dia, secara substantif, adalah tentang peringatan bahwa ada persoalan etika yang harus dicermati dalam hubungan antarnegara. "Tapi, kami masih menunggu konfirmasi lanjutan," ujar Dino. (byu/dyn/ken/jpnn/zal/k7)
 

BACA JUGA

Jumat, 26 Agustus 2016 09:53

Orang Dekat Nurhadi Divonis 9 Tahun

JAKARTA – Karier yang dibangun Andri Tristianto Sutrisna runtuh seketika. Kasubdit Perdata di…

Jumat, 26 Agustus 2016 09:29

Menunggu Ketegasan Presiden

JAKARTA – Kontroversi rencana pemberian remisi bagi para koruptor sepertinya belum akan berujung…

Rabu, 24 Agustus 2016 11:07

Berbagi Sukses Jasa Layanan Video OTT

JAKARTA - Saat ini Indonesia sedang menuju ke titik revolusi digital. Penggunaan sosial media, teknologi…

Selasa, 23 Agustus 2016 11:40

Harga Rokok Belum Pasti Rp 50 Ribu

JAKARTA – Wacana kenaikan harga rokok sebesar Rp 50 ribu, terus bergulir. Pemerintah pun akhirnya…

Selasa, 23 Agustus 2016 11:05

PHK Meningkat, Pekerja yang Dirumahkan Menurun

JAKARTA – Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia belum menunjukkan tren positif. Kementerian…

Minggu, 21 Agustus 2016 07:47

Solusi Mencegah Transaksi di Balik Jeruji, Miskinkan Bandar Narkoba

JAKARTA - Pemberantasan narkotika yang seakan tiada habisnya mulai mendapat solusi. Badan Narkotika…

Jumat, 19 Agustus 2016 10:42

Pahlawan Olimpiade Itu Diarak ke Istana

JAKARTA – Keberhasilan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir membawa pulang emas Olimpiade 2016 memberikan…

Selasa, 16 Agustus 2016 12:17

Kereen! 10 Siswa Wakili Kaltim di Forum Pelajar Indonesia Ke-8 Gerakan Sejuta Karya

JAKARTA- Perhelatan akbar Forum Pelajar Indonesia atau FOR Ke-8 yang diselenggarakan oleh Indonesian…

Selasa, 16 Agustus 2016 10:23

Setengah Juta KIP Belum Sampai Sasaran

JAKARTA – Pengiriman kartu Indonesia pintar (KIP) ke rumah tangga sasaran (RTS) tidak berjalan…

Senin, 15 Agustus 2016 11:08

Tiongkok Pemasok Terbesar Narkoba ke Indonesia

CIREBON - Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Slamet Pribadi mengatakan, Tiongkok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.