MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 10 Juli 2019 11:59
Risiko Kredit Macet di Kaltim Meningkat
Risiko kredit sektor pertambangan mengalami peningkatan dengan NPL sebesar 13,76 persen. Naik dari triwulan sebelumnya sebesar 12,33 persen.

PROKAL.CO, RISIKO kredit perbankan pada triwulan I 2019 mengalami peningkatan, namun masih berada pada level yang cukup aman di bawah threshold 5 persen. Bank Indonesia (BI) mencatat non performing loan (NPL) Kaltim meningkat dari 4,61 persen menjadi 4,71 persen. Peningkatan NPL bersumber dari beberapa jenis penggunaan kredit yang mengalami peningkatan risiko.

Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Harry Aginta mengatakan, peningkatan tersebut disebabkan banyak faktor. Intermediasi perbankan yang melambat, baik dari sisi pertumbuhan kredit maupun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan, akan diikuti peningkatan risiko kredit dengan kenaikan NPL dari 4,61 persen menjadi 4,71 persen.

“Peningkatan risiko kredit ini didukung oleh meningkatnya dua dari tiga komponen risiko kredit berdasarkan jenis penggunaan,” ujarnya, Selasa (9/7). Yaitu, tambahnya, kredit modal kerja (KMK) memiliki NPL sebesar 6,19 persen. NPL KMK tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2018 sebesar 5,75 persen.

Sedangkan kredit konsumsi (KK) memiliki NPL yang turut meningkat. KK memiliki NPL sebesar 3,88 persen di triwulan I 2019, lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2018 sebesar 3,46 persen. “Kedua jenis penggunaan kredit ini memiliki NPL yang meningkat, tentunya risiko kredit di Kaltim turut mengalami peningkatan,” bebernya.

Dia menjelaskan, jika berdasarkan sektor utama ekonomi Kaltim, pada triwulan I 2019, risiko kredit sektor pertambangan mengalami peningkatan dengan NPL sebesar 13,76 persen. Naik dari triwulan sebelumnya sebesar 12,33 persen. Selain sektor pertambangan, sektor utama ekonomi yang masih di atas threshold 5 persen adalah sektor transportasi dan komunikasi dengan NPL mencapai 7,86 persen, dan sektor konstruksi dengan NPL 7,41 persen.

“Meskipun demikian, NPL Kaltim masih sangat terjaga. Unsur kehati-hatian yang dilakukan perbankan Kaltim membuat NPL Bumi Etam secara menyeluruh masih terkendali,” ujarnya.

Menurutnya, risiko kredit yang rendah berada pada sektor listrik, gas, dan air (LGA), dan pertanian dengan NPL di bawah 1 persen. Ini menandakan masih ada sektor yang memiliki NPL sangat terjaga, bahkan di bawah 1 persen.

Jika dilihat dari kota pembentuknya, Balikpapan memiliki risiko kredit tertinggi di triwulan I 2019 dengan NPL sebesar 9,18 persen. Selain itu, kota yang memiliki angka NPL di atas threshold 5 persen adalah Samarinda dengan NPL sebesar 5,37 persen. “Hanya dua kota itu yang tinggi. Sisanya semua kabupaten NPL-nya di bawah 5 persen. Bahkan kebanyakan di bawah 1 persen,” pungkasnya. (*/ctr/ndu)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 11:23

Rush Berjaya, Market Share Balikpapan Capai 27 Persen

JAKARTA - Meski ekonomi sedang tidak begitu baik, market share…

Jumat, 19 Juli 2019 10:27

Suku Bunga Turun Gairahkan Otomotif

JAKARTA – Setelah tujuh bulan bertahan sejak November tahun lalu,…

Rabu, 17 Juli 2019 11:47

Maksimalkan Dana Desa untuk SDM, Kurangi Masyarakat Miskin

SAMARINDA – Tak hanya fokus kepada peningkatan infrastruktur di daerah,…

Rabu, 17 Juli 2019 11:32

Pemerintah Setujui PoD Blok Masela

JAKARTA – Tarik ulur pengembangan proyek Blok Masela yang berlangsung…

Selasa, 16 Juli 2019 12:05

Kredit UMKM Capai Rp 21,23 T, Didominasi untuk Modal Usaha

SAMARINDA- Kinerja penyaluran kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 16 Juli 2019 12:04

Kejar Target Produksi Migas, PEP Asset 5 Bor Enam Sumur pada Juli-Agustus

BALIKPAPAN- Pertamina EP (PEP) Asset 5 fokus mengejar target produksi…

Selasa, 16 Juli 2019 12:03

LPDB KUMKM Jemput Bola ke Kaltim, Katrol Penyaluran Dana Bergulir

SAMARINDA - Kaltim menempati urutan ke-11 dalam urusan penyaluran dana…

Senin, 15 Juli 2019 13:00

Harga Gas Indonesia Kompetitif, Hanya Kalah dari Malaysia

JAKARTA – Harga gas industri Indonesia relatif stabil dan kompetitif…

Senin, 15 Juli 2019 12:55

Generasi Milenial Gemar Investasi

Harga logam mulia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terus…

Senin, 15 Juli 2019 12:07

Bangun Pabrik Beton di Penajam, WSBP Manfaatkan Dana Obligasi

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengembangkan pabrik pencetakan beton…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*