MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 22 Juni 2019 21:48
ASTAGA..!! Tiga Guru dan Tiga Siswi Pesta Seks di Ruang Laboratorium
Polisi menunjukkan barang bukti guru dan siswi pesta seks di laboratorium sekolah. (Radar Banten)

PROKAL.CO, SERANG- Sebanyak 6 guru dan siswi pesta seks di laboratorium sekolah di Serang Banten. Satu dari tiga siswi SMP yang terlibat pesta seks kini hamil 4 bulan. Pelaku pesta seks yakni 3 guru dan 3 siswi. Tiga guru SMP berinisial DD, AP, dan ON pesta seks dengan tiga siswinya berinisial DO, DL, dan LA.

Kini, tiga guru SMP telah ditangkap polisi dan meringkuk di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polres Serang, Selasa (18/6) lalu. Ketiga oknum guru SMP Cikeusal, Kabupaten Serang itu diringkus polisi usai resmi menyandang status tersangka. Ketiganya dituding telah menyetubuhi ketiga siswinya yang masih di bawah umur.

“Dua tersangka DD dan ON kami amankan dini hari. Sedangkan, AP kami amankan pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat ini ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan di UPPA Satreskrim Polres Serang,” kata sumber Radar Banten (gurup Jawa Pos/Pojoksatu.id) di lingkungan Satreskrim Polres Serang.

Ketiga oknum guru itu merupakan pengajar mata pelajaran seni budaya dan ilmu pengetahuan sosial (IPS). DD dan ON berstatus tenaga honorer. Sementara, AP berstatus aparatur sipil negara (ASN). Ketiga tersangka mengakui telah menyetubuhi ketiga korban.

Namun, para tersangka mengelak jika ketiga siswinya yang berinisial DO, DL, dan LA dipaksa berhubungan intim. Ketiga korban kali pertama disetubuhi pada Januari 2019. Ketiga korban berhasil disetubuhi di laboratorium sekolah.

Hubungan terlarang itu kemudian terulang pada 15 Maret 2019. Pesta seks massal itu kembali dilakukan di ruangan laboratorium sekolah.

“Sebenarnya tidak ada paksaan, mereka ini melakukan persetubuhan atas dasar suka sama suka. Ketiga (oknum guru-red) menjalin hubungan pacaran,” kata Kasatreskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Chandra Babega. Hubungan intim itu membuat DO hamil. Usia kandungannya menginjak empat bulan. Saat diinterogasi, DO mengakui telah hamil lantaran disetubuhi oleh ON.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Mapolres Serang. “Kami telah menerima hasil visum dari rumah sakit. Visum tersebut kami jadikan alat bukti untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka,” tutur David. (mg05/one/pojoksatu)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:10

Prioritaskan Hujan Buatan di Lumbung Padi Nasional

JAKARTA – Pemerintah memilih opsi menerapkan teknologi modifikasi cuaca untuk…

Selasa, 16 Juli 2019 11:03

Cabut Hak Politik Wakil Ketua DPR

SEMARANG – Wakil Ketua DPR (nonaktif) Taufik Kurniawan memilih untuk…

Selasa, 16 Juli 2019 08:55

Warna-warni Hari Pertama Tahun Pelajaran Baru

Ada beragam cara yang dilakukan sekolah untuk menyambut siswa baru.…

Selasa, 16 Juli 2019 07:42

WASPADA..!! Kemarau Tahun Ini Lebih Panas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajarannya untuk mengantisipasi dan…

Senin, 15 Juli 2019 12:51

Tradisi Makepung, Saat Ratusan Pasang Kerbau Adu Cepat

NEGARA - Setelah vakum selama sepuluh tahun lamanya, event Mekepung…

Senin, 15 Juli 2019 12:49

Istri Muda Cemburui Istri Pertama, Mau Gantung Diri, Eh Talinya Putus....

Bangli selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan kasus…

Senin, 15 Juli 2019 12:38

Wilayah Pegunungan Terancam Cuaca Ekstrim

WAMENA- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Wamena…

Senin, 15 Juli 2019 11:56

Perjalanan ke Makkah Dimulai

Gelombang perjalanan calon jamaah haji dari Madinah ke Makkah dimulai…

Sabtu, 13 Juli 2019 14:09

Kemarau, 16 Waduk Kekeringan

JAKARTA – Musim kemarau memicu kekeringan dimana-mana. Meski demikian, Kementerian…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:45

Modus Perdagangan Orang Bergeser

JAKARTA - Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO (GT PP…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*