MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 22 Juni 2019 13:22
Gulirkan Wacana Bangun Kanal Kolektif
HARUS BERSABAR: Umat muslim melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Khair di Jalan Dokter Sutomo, Sidodadi, Samarinda, kemarin (21/6). Meski sebagian bangunan masjid terendam banjir, mereka tetap melaksanakan ibadah dan memanfaatkan sebagian ruangan yang tidak terendam. SAIPUL ANWAR/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Integrasi penanganan banjir kembali ditempuh Pemkot Samarinda. Verifikasi penyebab hingga evaluasi penanganan yang sudah berjalan seolah tidak punya pangkal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Sugeng Chairuddin menuturkan, banjir tidak bisa ditangani sesegera mungkin. Mengingat, hasil verifikasi muasal bencana mengarah pada siklus rutin yang menimpa Samarinda. “Banjir di Samarinda itu ada siklusnya, dari lima hingga 25 tahun. Nah, banjir kali ini siklus 25 tahun itu dan masuk kategori banjir rob (kenaikan air sungai),” ucapnya selepas rapat integrasi penanganan banjir di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, kemarin (21/6).

Penanganan khusus yang holistik dari hulu ke ilir mutlak ditempuh guna antisipasi bencana serupa dikemudian hari. Debit air yang turun dari hulu, kata Sugeng, capai 625 meter kubik per detik. Sementara daya tampung saluran drainase maksimal 150 meter kubik per detik.

Mantan Asisten II bidang Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Kota Samarinda itu tidak memungkiri jika reaksi penanganan ketika musibah terjadi, pemkot terkesan lamban. Namun ihwal ini, menurut dia, bisa jadi pelajaran agar tak terulang nantinya. “Mau gimana lagi, sudah terjadi. Sebaiknya fokus kerjakan untuk benahi agar tidak terulang,” sebutnya.

Mengawal implementasi rancangan tata ruang wilayah (RTRW) jadi solusi menekan kemungkinan bencana serupa terulang. Semisal memperkuat bangunan pengendali (bendali) air, memperkuat kolam retensi atau penampungan sementara air, hingga mengawal sedimentasi Sungai Karang Mumus (SKM) agar tidak menumpuk dan membuat dangkal anak Sungai Mahakam tersebut jadi langkah yang harus diefektifkan selanjutnya. “Enggak luput memasang pintu air di kawasan hilir agar air dari SKM ke (Sungai) Mahakam bisa dikendalikan,” ulasnya.

Tapi, sekali lagi, anggaran jadi tameng pemerintah soal banjir yang tidak kunjung usai. Menurut Sugeng, Samarinda punya dua permasalahan banjir. Banjir yang ajek terjadi saban hujan hingga banjir rob tersebut. “Kalau cuma pemkot enggak pernah cukup anggarannya. Perlu kolaborasi, pemkot, pemprov, dan pusat,” tegasnya. Wacana membangun kanal kolektif seperti DKI Jakarta. “Jika kemampuan fiskal dan teknis hingga topografi Samarinda memungkinkan ini bisa terealisasi ke depannya,” tutupnya. (*/ryu/ypl/k8)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 10:58

DIGASSS WALLL..!! Normalisasi Aliran SKM Segmen Gang Nibung Dimulai

Pengerukan SKM memulai babak baru, yakni pengerukan, Senin (15/7), tepatnya…

Selasa, 16 Juli 2019 10:57

Apa Kabar Kasus Korupsi NPC..??

SAMARINDA–Kasus dugaan penyalahgunaan hibah di National Paralympic Committee (NPC) 2012…

Selasa, 16 Juli 2019 10:56

Bau-Baunya, Kasus Tambang Ini Mengendap

KASUS kematian Ahmad Setiawan, bocah 10 tahun yang tenggelam di…

Selasa, 16 Juli 2019 10:55
Ketika Mufidah Kalla ke Samarinda

Mufidah Kalla Jatuh Cinta dengan Kerajinan Lokal

Semringah raut wajah Mufidah Kalla ketika melihat untaian manik-manik di…

Senin, 15 Juli 2019 23:27

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

SAMARINDA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda…

Senin, 15 Juli 2019 13:19
Amarah si Jago Merah di Permukiman Padat

Tunda Kerinduan Bertemu Orangtua, Harta Benda Tinggal Cerita

Pekikan warga bersahutan saling membangunkan. Pertanda musibah mengancam nyawa. Ulah…

Senin, 15 Juli 2019 13:17

JANGAN KASI KENDORRR...!! Hari Ini, Sungai di Gang Nibung Dikeruk

Wacana pengerukan aliran Sungai Karang Mumus (SKM) di sepanjang Gang…

Senin, 15 Juli 2019 13:16

Empat Bulan Jalankan Bisnis Haram Solar Subsidi

BALIKPAPAN–Kurang lebih sepekan melakukan penelusuran dan pengawasan. Subdit Industri Perdagangan…

Senin, 15 Juli 2019 13:15

HARUS TEGAS..!! Bongkar Bangunan Liar di Polder Air Hitam

SAMARINDA–Pemkot Samarinda kian gencar membereskan bangunan liar yang menjamur di…

Senin, 15 Juli 2019 11:39

NUKS Bukan Jaminan Mutu Pendidikan

SAMARINDA–Kepala sekolah wajib mengantongi nomor unik kepala sekolah (NUKS). Jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*