MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 19 Juni 2019 10:53
Makin Menjamur, Guest House Resahkan Perhotelan

Pemerintah Perlu Mengatur Persaingan

Kehadiran Guest House menurunkan tingkat okupansi hotel.

PROKAL.CO, Menjamurnya guest house di Kota Minyak diyakini bisa memperbesar lapangan pekerjaan. Namun saat ini banyak guest house yang tidak berizin. Pertumbuhan yang tak terkendali bakal memengaruhi okupansi perhotelan.

BALIKPAPAN – Saat ini persaingan hotel di Kaltim, khususnya Balikpapan semakin ketat. Makanya Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Salman Urip mengaku sudah beberapa kali menyuarakan agar guest house bisa ditertibkan. Terlebih cukup banyak hunian homestay di Kota Beriman yang tidak berizin.

“Kehadiran mereka (guest house) memicu penurunan okupansi hotel berbintang maupun nonbintang. Perlu ada pembatasan tempat penginapan di Balikpapan. Paling tidak memilah yang boleh beroperasi hanya mereka yang berizin saja,” terangnya, Selasa (18/6).

Dia mengungkapkan, saat ini okupansi kamar hotel saat hari biasa tidak sampai 50 persen. Sedangkan pada akhir pekan angkanya berkisar di antara 70 persen. “Persaingan akan semakin ketat karena masih ada saja hotel baru yang muncul tiap tahunnya,” tuturnya. Terbaru ada Four Point by Sheraton Balikpapan di dekat Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan.

Padahal, menurut dia, kondisi kamar yang ada saat ini belum penuh semuanya. Makanya perlu ada pembatasan. “Semua harus dibatasi, guest house pun juga menyediakan kamar. Ini menyangkut okupansi kamar. Sekarang untuk weekday itu tidak sampai 50 persen. Lah berarti, ketersediaan kamar saat weekday, itu sudah banyak,” katanya.

Menurutnya, kondisi seperti itu tidak pernah terhitung dengan pasti. Selain adanya guest house, juga ada indekos harian. Seharusnya ada perlakuan yang sama kepada tempat-tempat penginapan karena akan memberikan dampak ekonomi.

“Ya dari pajak kan kami dipungutnya cukup besar. Nah, kalau guest house bagaimana? Apalagi yang tidak berizin. Nanti kalau kelebihan jumlah kamar hotel, okupansi turun. Tentu pajak yang diterima juga akan turun,” terangnya.

Ia juga menyadari, dengan bertambahnya hotel maka akan menambah peluang kerja. “Namun kalau tidak dihitung dengan baik ada yang menambah tapi ada juga yang akan tutup. Jadi sebetulnya sama saja,” tegasnya.

Terpisah, Manager Red Doorz Balikpapan Fenny Febrianty mengatakan, peminat guest house di Balikpapan cukup banyak. “Biasanya saat weekend yang ramai. Tapi berbeda dengan hotel, pada weekdays juga ramai,” tuturnya.

Ia menyampaikan, yang terdaftar di Red Doorz untuk Balikpapan dan Samarinda berjumlah 14 guest house. Semua penginapannya berizin, pasalnya untuk mendaftar tidak bisa sembarangan. “Okupansi rata-rata homestay ini di angka 70 persen. Weekend yang ramai, biasanya menjadi pilihan bagi keluarga. Tamunya lokal, dari Samarinda dan sekitarnya. Kalau dibanding hotel, hampir sama saja,” katanya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 13:10

TENANG AJA..!! Bank Mandiri Pastikan Rekening Nasabah Aman

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bank Mandiri memastikan rekening nasabahnya tetap aman…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:49

Hongkong Bergolak, Bisnis dan Wisata Lesu

Aksi massa penolakan RUU Hongkong berdampak luar biasa. Wisatawan takut…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:36

Ratusan Pesawat Boeing Dikandangkan

NEW YORK – Boeing, perusahaan pesawat terbesar di dunia, mengalami…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:33

Endus Kecurangan setelah PPDB, Ombudsman Bakal Gandeng Saber Pungli

Siswa-siswa titipan diduga masuk melalui pintu belakang setelah masa penerimaan…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:32

Sani Jadi Sekprov, Pemprov Hemat Bicara

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Isran Noor menanggapi santai pelantikan Abdullah Sani sebagai…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:28

Luas Areal Pertambangan Diklaim Menyusut

SAMARINDA – Evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) batu bara oleh…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:25

Cuaca Panas Sambut Jamaah, CJH Lansia Bertumbangan di Masjidilharam

BALIKPAPAN – Raut tegang bercampur gembira menghias wajah 449 calon…

Jumat, 19 Juli 2019 23:45

Pindah Ibu Kota Diputus Agustus

Percepatan pemindahan ibu kota dinilai perlu ditangani kementerian khusus. Agar…

Jumat, 19 Juli 2019 23:23
Nawawi Pomolango, Capim KPK Asal Balikpapan yang Adili Mantan Ketua DPD---sub

Bermodal Pengalaman Jadi Hakim, Ingin Miskinkan Koruptor

Tiga puluh tahun berkarier sebagai pengadil. Ragam kasus ditangani. Nawawi…

Jumat, 19 Juli 2019 23:21

Soal Sistem PPDB, Sekolah Angkat Tangan

BALIKPAPAN – Kasus calon peserta didik ditolak masuk di sekolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*