MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 19 Juni 2019 10:49
Banjir Samarinda Tidak Menyebabkan Inflasi

Hingga Minggu Ketiga Juni Hanya 0,02 Persen

Meski sempat terjadi penurunan daya beli masyarakat, banjir di Samarinda tidak menyebabkan sejumlah bahan makanan mengalami kenaikan harga dan stok terganggu.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Banjir yang menggenangi Samarinda sejak Jumat (7/6) lalu ternyata tidak memberi pengaruh besar untuk tekanan inflasi di Kaltim. Meski sempat terjadi penurunan daya beli masyarakat, bencana tersebut tidak menyebabkan sejumlah bahan makanan mengalami kenaikan harga dan stok terganggu.

Berdasarkan informasi harga yang diperoleh dari pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS) Nasional, harga komoditas pangan utama di Samarinda setelah banjir hingga 10 Juni masih mengalami deflasi. Tekanan harga mulai meningkat pada 17 Juni. Berdasarkan komoditasnya peningkatan disumbang dari bawang merah yang naik 3,16 persen (day-to-day). Namun secara menyeluruh, harga bawang merah saat ini masih normal atau sama dengan level harga sebelum periode Ramadan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, untuk mengukur inflasi Kaltim, BPS menggunakan 430 komoditas di Balikpapan dan Samarinda. Dari 430 komoditas itu memiliki kualifikasi berbeda. Sehingga total komoditasnya bisa lebih dari 1.000 yang berasal masing-masing komoditas tersebut, seperti cabai, bawang, ikan, ayam, tiket pesawat dan lainnya punya penimbang.

Tentunya kalau dilihat masing-masing tidak sama. Karena ada beberapa komoditas yang harganya naik dan menyebabkan inflasi, tapi ada yang beberapa turun maka menyebabkan deflasi. “Karena diambil dari rata-rata, maka harus dilihat semua komoditas,” ungkapnya, Senin (18/6).

Dia menjelaskan, jika kebanyakan komoditas mengalami inflasi maka Kaltim akan tercatat demikian. Namun, jika kebanyakan deflasi maka BPS akan mencatat Kaltim deflasi. Diketahui salah satu faktor agar tidak menyumbang inflasi adalah kestabilan harga. Sehingga bukan mahal atau murah tapi harus stabil. Walaupun tetap yang diharapkan adalah stabil dengan harga murah, agar masyarakat tidak terbebani.

“Mungkin ada beberapa komoditas yang naik, tapi tetap harus melihat rata-rata dari 430 komoditas tersebut. Namun kita tetap harus melihat awal Juli mendatang agar ada angka pasti, Kaltim mengalami deflasi atau inflasi. Saat ini hanya sebatas prediksi,” tutupnya.

Terpisah, Ketua Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Harry Aginta mengatakan, berdasarkan hasil survei pemantauan harga (SPH) sampai minggu ketiga Juni 2019, inflasi Kaltim tercatat 0,02 persen. Nilai tersebut masih lebih rendah dibandingkan Mei yang mencatat inflasi sebesar 0,52 persen. “Banjir di Samarinda tidak terlalu memengaruhi inflasi Juni di Kaltim,” ungkapnya.

Dia mengakui, kebutuhan Samarinda kebanyakan masih didatangkan dari luar daerah. Namun, tekanan inflasi tak terpengaruh banjir karena distribusi barang di Samarinda berasal dari pelabuhan peti kemas di Kecamatan Palaran. Pelabuhan tersebut merupakan sentra distribusi barang dan tempatnya tidak terdampak banjir. Sehingga tidak memengaruhi stok dan distribusi kebutuhan. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 01:36

PI 10 Persen Blok Mahakam Diraih, Tiap Tahun BUMD Ini Terima Dana

PROKAL.CO, SAMARINDA - PT Migas Mandiri Pratama Kutai Mahakam (MMPKM)…

Sabtu, 20 Juli 2019 23:07

Kelebihan Tank Damkar Inovasi Baru, Bisa Mengapung dan Masuk Hutan

JAKARTA -- Perusahaan terkemuka dalam negeri, PT Sena Sanjaya Makmur…

Jumat, 19 Juli 2019 11:25

Pemprov dan Pemkab Kukar Ambil Bagian dari WK Mahakam

Kepastian participating interest (PI) 10 persen yang didapat Pemprov Kaltim…

Jumat, 19 Juli 2019 11:23

Rush Berjaya, Market Share Balikpapan Capai 27 Persen

JAKARTA - Meski ekonomi sedang tidak begitu baik, market share…

Jumat, 19 Juli 2019 10:27

Suku Bunga Turun Gairahkan Otomotif

JAKARTA – Setelah tujuh bulan bertahan sejak November tahun lalu,…

Rabu, 17 Juli 2019 11:47

Maksimalkan Dana Desa untuk SDM, Kurangi Masyarakat Miskin

SAMARINDA – Tak hanya fokus kepada peningkatan infrastruktur di daerah,…

Rabu, 17 Juli 2019 11:32

Pemerintah Setujui PoD Blok Masela

JAKARTA – Tarik ulur pengembangan proyek Blok Masela yang berlangsung…

Selasa, 16 Juli 2019 12:05

Kredit UMKM Capai Rp 21,23 T, Didominasi untuk Modal Usaha

SAMARINDA- Kinerja penyaluran kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 16 Juli 2019 12:04

Kejar Target Produksi Migas, PEP Asset 5 Bor Enam Sumur pada Juli-Agustus

BALIKPAPAN- Pertamina EP (PEP) Asset 5 fokus mengejar target produksi…

Selasa, 16 Juli 2019 12:03

LPDB KUMKM Jemput Bola ke Kaltim, Katrol Penyaluran Dana Bergulir

SAMARINDA - Kaltim menempati urutan ke-11 dalam urusan penyaluran dana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*