MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 18 Juni 2019 22:16
Kadis ESDM Kaltim : Tambang Berkontribusi Sumbang Banjir, TAPI....Ini Penjelasannya
Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widi Heranata Serahkan Bantuan ke Posko Induk Penanggulangan Banjir. Bantuan terdiri 1000 item dari Forum CSR terdiri 56 perusahaan tambang batubara. (MYAMIN/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wahyu Widi Heranata mengakui praktek pertambangan batubara turut memberi kontribusi terjadinya banjir di kota Samarinda. Hal ini dikarenakan kegiatan tambang yang mengubah bentang alam.

Namun, pertambangan bukan menjadi penyebab utama banjir besar yang terjadi hampir sepekan melumpuhkan aktivitas perekonomian Samarinda.

"Kita sadari, mengambil batubara itu mengubah bentang alam. Artinya, lapisan top soil itu dikupas. Tapi, tambang itu ada teori-teori good mining practice," ujar Wahyu Widi Heranata, Selasa (18/6/2019) usai hadiri penyerahan bantuan korban banjir dari Forum CSR di Posko Induk Penanggulangan Banjir di Kantor Disperindagkop Kaltim Jl DI Panjaitan.

Wahyu Widi Heranata menduga banjir lebih banyak disebabkan pertambangan yang melanggar aturan dengan tidak perhatikan lingkungan. Bukan dari perusahaan tambang batubara yang sudah memenuhi persyaratan dan aturan.

"Tidak menutup keinginan ada juga tambang-tambang nakal (penyebab banjir). Inilah yang ingin kita binasakan ke depan. Itu sekitar 386 IUP CnC dan OP ada 150 an yang menghasilkan batubara. Nah, ini yang kita bina," ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Dinas ESDM Kaltim sudah mendata perusahaan tambang yang telah sesuai aturan bekerja dan perusahaan yang melanggar merusak lingkungan.

"Kita bagi tiga item kelompok A, B dan C (perusahaan tambang). Kelompok A, wajib persyaratan terpenuhi kelengkapannya, kelompok B sedikit abal-abal. Dan kelompok C ini abal-abal. Pola pembinaanya beda-beda. Ini hasil rekonsiliasi data dari Kementerian ESDM, Dinas ESDM, Dinas PTSP dan didampingi KPK pada 13 Maret tahun kemarin," kata Wahyu.

Dinas ESDM Kaltim, ditegaskan Wahyu, juga tidak memproses sekitar 133 IUP karena tidak memenuhi persyaratan. Jika pemegang IUP ingin memproses lebih lanjut izinnya maka harus menggugat ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

"Kami tidak proses 133 IUP ini sejak per tanggal 26 April 2019. Silahkan kalau mereka keberatan maka bisa gugat ke PTUN dan ORI. Saya Siap. Karena sesuai berita acara rekonsiliasi begitu," ujar Wahyu.

Dinas ESDM Kaltim dan Forum CSR terdiri 56 perusahaan tambang batubara menyerahkan bantuan 1000 item obat, minuman dan makanan korban banjir ke posko induk penanggulangan banjir. Sebelumnya, ada 3000 item bantuan makanan dan obatan telah disalurkan ke korban banjir sejak 12 Juni 2019.

"Dari forum CSR tergabung 56 perusahaan tambang menurunkan 70 orang tim rescue dan 17 mobil Ambulance serta tenaga medis membantu korban banjir saat bencana terjadi dan membuka 4 posko korban banjir," ujar Wahyu. (mym)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 11:55

Saldo Berkurang, Ratusan Nasabah Serbu Kantor Pusat Bank Mandiri

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sekitar seratus lebih nasabah Bank Mandiri memenuhi…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:46

Pencoretan Sarwono Tuai Friksi

SAMARINDA–Friksi di tubuh PKS menyeruak ke permukaan. Kehadiran Gerakan Arah…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:44

Serapan Dana Kelurahan Belum Maksimal

SAMARINDA–Tambahan dana alokasi umum (DAU) untuk dana kelurahan akan digulirkan.…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:44

Kampung KB Semasa di Bukuan yang Cetak Prestasi

Berada di pinggiran Samarinda, Semasa konsisten menoreh prestasi. Terbaru, gelar…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:42

Pengelola SPBU Bakal Diperiksa

AKTIVITAS pengetap tengah disorot. Setelah “gelombang” amarah warga membuncah, polisi…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:42

Dibidik Polisi, Aktivitas Pengetap BBM di Samarinda Mendadak Hening

Demo Gabungan Sopir Samarinda (GASS) pekan lalu jadi pemantik aparat…

Jumat, 19 Juli 2019 23:20

KENAPA..?? Penimbun Solar Tak Ditahan

BENGKEL di kawasan Sungai Kunjang, tepatnya di Jalan Teratai, RT…

Jumat, 19 Juli 2019 23:18

Pohon Berumur Ratusan Tahun Ditebang Pembalak Liar

SAMARINDA-Pohon dengan diameter 50-100 sentimeter tersusun rapi di halaman kantor…

Jumat, 19 Juli 2019 23:17

Soal Pengetap, Pengelola SPBU Bungkam, Penyidikan Polisi Terus Berjalan

Terang-terangan ada permainan dalam bisnis haram terkait distribusi bahan bakar…

Jumat, 19 Juli 2019 23:09

Ikapakarti Samarinda Gelar Donor Darah di Plaza Mulia

SAMARINDA- Ikatan paguyuban keluarga tanah Jawi ( Ikapakarti) Kota Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*