MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Minggu, 16 Juni 2019 12:30
Belajar Kuliner ala Pengacara Elza Syarief
Hobinya Didapat secara Autodidak
PENGACARA MEMASAK: Elza Syarief menunjukkan kebolehannya meracik masakan Nusantara di Ocean’s Resto, Ruko Bandar, Balikpapan, kemarin. Gusti Ambri/KP

PROKAL.CO, Elza Syarief salah satu pengacara terkenal di Indonesia. Klien yang ditangani perempuan kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 itu memang lebih banyak public figure. Mulai kalangan politikus, pengusaha, sampai para selebriti. Meski sibuk dengan urusan pengacara, dia tidak meninggalkan hobinya memasak dan membuat kue.

 

ANAK sulung dari pasangan Syarief dan Betty itu menjalani masa kecil hingga remaja dengan banyak berpindah kota. Terutama ketika dirinya duduk di bangku sekolah karena mengikuti tugas sang ayah yang bekerja di bank pemerintah.

Sabtu (15/6) siang, Elza membuktikannya ke hadapan sejumlah awak media di Ocean’s Resto, Ruko Bandar, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan. Dia mengolah masakan Nusantara ditemani asistennya, Lia.

Elza memasak pindang patin, pepes patin, dan kakap bakar rica-rica. Pindang patin misalnya. Masakan berkuah dengan rasa sedikit pedas, bumbu terasa pas. Ada pula rasa sedikit kecut dan beraroma wangi.

Ada belimbing, nanas, kemangi, jeruk muda, ikan pun terasa segar, tak amis. Setelah adonan kuah di panci mendidih, ikan yang telah dicuci bersih, ditaburi perasan jeruk nipis, dipotong-potong kemudian dimasukkan. Lebih lima menit, giliran sayuran dan buah-buahan tadi.

Cocok disantap ketika cuaca hujan dan dingin. Menambah selera makan. “Dari usia 10 tahun sudah suka masak dan bikin kue,” ungkapnya. Hobinya tersebut didapat secara autodidak. Membaca buku resep masakan, kemudian memodifikasinya bahkan terkadang mengundang koki hotel berbintang 4 dan 5 yang memiliki masakan khas untuk belajar.

“Saya terus belajar. Nambah ilmu, saya undang koki,” kenangnya. Secara pribadi, dia yakin ketika memasak, diicip sampai pas, kemudian dicatat kebutuhan bumbunya.

“Jadi rasa tidak berubah. Pas,” ucapnya. Dirinya mengakui jago masak masakan Tiongkok. “Tapi lebih sering masakan Nusantara, anak-anak juga suka,” urainya.

Disinggung apakah ke depan akan membuka restoran di Balikpapan? “Iya insyaallah, dua bulan lagi. Saya mau bikin. Khusus masakan Jawa Timur,” sebutnya. Meski berencana bisnis kuliner, profesi pengacara tetap dia jalani. “Tetap, memasak kan hobi,” ungkapnya tersenyum.

Di dunia hukum, Elza mengenyam pendidikan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta.  Di akhir masa kuliahnya, Elza mulai aktif di dunia hukum. Kasus pertamanya adalah PHK massal satpam di Telkom.

Kasus demi kasus ditangani Elza. Dia pun memiliki banyak pengalaman, yang membuatnya memutuskan untuk meninggalkan OC Kaligis dan membentuk sendiri kantor hukumnya.

Elza yang lulus ujian pengacara pada 1989, ujian advokat tahun 1992, corporate lawyer tahun 1998, dan pasar modal pada 1999. Namanya kian melejit setelah menangani banyak kasus perusahaan besar, khususnya perusahaan milik keluarga mantan presiden RI kedua, Soeharto.

Beberapa perusahaan yang ditangani adalah Timor Motor, Timor Industri Complement, Mandala Citra Unggulan, Mandala Permai, Citra Nasional, dan Humpuss. Kegigihan dan kesetiaannya inilah yang membuatnya disukai keluarga Cendana. Dia juga dipercaya menjadi pengacara Bambang Trihatmojo dan Siti Hardijanti Rukmana.

Namun, dari semua kasus yang dia tangani, ada satu yang membuat namanya benar-benar melejit, yakni saat menjadi kuasa hukum Tommy Soeharto. Bersama Nudirman Munir, Elza berjuang membela hak putra mantan orang nomor satu Indonesia itu dalam kasus tukar guling Bulog dengan Goro–perusahaan milik Tommy.

Elza juga kerap mendampingi para selebriti dan perusahaan hiburan. Tercatat, dia pernah dipercaya sebagai kuasa hukum MD Entertainment melawan Cinta Laura, menjadi pengacara Kristina dalam upaya perceraian dengan Al Amin Nasution, pengacara Maia Estianty saat cerai dari Ahmad Dhani, pembela Ratu Felisha dalam kasus pemukulan Andhika, serta kuasa hukum untuk Tamara Bleszynski, Cut Memey, dan Gary Iskak. (aim/kri/k16)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:30

Personel TNI AU Harus Bisa Bahasa Inggris

PANGKALAN Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Kasihan...!! Rumah Veteran Hangus Terbakar

BALIKPAPAN–Warga RT 10, Gang Sampurna, Baru Ilir Balikpapan Barat dikejutkan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:01

Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi…

Senin, 15 Juli 2019 13:04

Dianggap Tak Menguntungkan, Lelang SAUM Sepi

Banyak persoalan yang mesti diselesaikan pemkot agar SAUM maksimal. Di…

Senin, 15 Juli 2019 12:22

GREGET..!! Pacar Bermesraan dengan Ladies, Perempuan Ini Ngamuk, Tusuk Pacarnya

SEORANG pria berinisial HR (24), warga Jalan Gunung Balikpapan, Prapatan,…

Senin, 15 Juli 2019 12:20

DERITANYA..!! Air Hanya Mengalir Maksimal 12 Jam

Bocornya pipa akibat pergerakan tanah ditambah kondisi hujan yang sudah…

Senin, 15 Juli 2019 11:45
Klaim BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja untuk Pasien Kecelakaan

Sistem Informasi Sudah Terintegrasi

Sejak BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Jasa Raharja, korban kecelakaan…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Longsor, Rumah Warga Jebol

BALIKPAPAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman, Jumat (12/7)…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Rumah di Pesisir Banyak Tak Berizin

TERNYATA banyak rumah di sepanjang pesisir di Kecamatan Balikpapan Kota…

Senin, 15 Juli 2019 11:43

Bagaimana Memahami Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual..??

Tumbuhnya UMKM di Tanah Air menunjukkan kehadiran pelaku ekonomi kreatif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*