MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 15 Juni 2019 16:43
Percepatan Kongres untuk Konsolidasi PDIP

Untuk Kesiapan Pascapemilu

Megawati

PROKAL.CO, JAKARTA – Percepatan Kongres V PDI Perjuangan (PDIP) tidak lepas dari agenda pemerintahan ke depan setelah Pemilu 2019. Melalui rapat tertinggi itu, partai banteng diprediksi menyiapkan sejumlah nama menteri untuk pengisian Kabinet Indonesia Kerja (KIK) II dan jabatan strategis di parlemen.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, kongres V digelar di Bali pada 8 Agustus. Percepatan kongres bertujuan menyesuaikan dengan agenda pemerintahan dan menyusun seluruh agenda strategis partai pascapemilu. ’’Itulah yang menjadi intisari pemikiran Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri,” papar Hasto kemarin (14/6).

Menurut dia, dengan kongres dipercepat, seluruh struktur partai terkonsolidasi dan siap mendukung pemerintah setelah pelantikan anggota DPR-MPR, pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden, serta pembentukan kabinet. PDIP, kata Hasto, akan semakin fokus mendukung sepenuhnya jalannya pemerintahan Jokowi. Karena itu, kongres V dipercepat guna melakukan konsolidasi ideologi, politik, struktural, dan konsolidasi program. ’’Keputusan mempercepat sangat strategis dan menjadi implementasi jati diri sebagai partai pelopor,” papar politikus asal Jogjakarta tersebut.

Menurut alumnus UGM itu, yang dilakukan PDIP merupakan bentuk pembumian jalan keyakinan politik melalui ideologi Pancasila yang digelorakan oleh ide, pemikiran, cita-cita, gagasan, dan perjuangan Bung Karno. PDIP adalah partai yang kukuh secara ideologis dan terus memperbaiki diri melalui pengelolaan partai yang modern menjadi partai digital. Namun, lanjut dia, PDIP tetap berakar kuat pada kebudayaan bangsa dan bekerja dengan cara gotong royong.

Percepatan kongres, tutur Hasto, merupakan sikap progresif dalam pikir dan gerak. Menurut dia, persiapan seluruh jajaran kepartaian untuk menjadi kekuatan utama yang efektif mengawal Jokowi-Ma’ruf akan dilakukan lebih awal. ’’PDIP sebagai partai pelopor berdiri di depan bagi kemajuan Indonesia Raya di segala bidang kehidupan,” urainya.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, sangat wajar jika PDIP ingin mempercepat kongres karena menjadi pemenang dalam pilpres dan pileg. Mereka ingin melakukan konsolidasi untuk masa depan partai. Menurut dia, jika merujuk pernyataan Hasto, partai yang diketuai Megawati itu ingin mempersiapkan diri untuk mengisi kabinet dalam pemerintahan Jokowi dan menyiapkan para kadernya untuk mengisi jabatan di parlemen.

Dengan begitu, kata dia, nama para kader yang layak menjadi menteri tentu akan dibahas. Begitu juga para kader yang potensial menduduki jabatan strategis di pimpinan DPR dan alat kelengkapan dewan (AKD). Selama ini, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani disebut-sebut sebagai kandidat kuat calon ketua DPR.

Pengajar Universitas Al-Azhar Jakarta itu menyatakan, sejatinya kongres merupakan forum tertinggi untuk memilih ketua umum. Namun, jika dilihat dari perkembangan politik di internal PDIP, tampaknya Megawati akan kembali ditunjuk sebagai ketua umum. Kongres hanya mengukuhkan kembali Megawati sebagai Ketum. ’’Untuk menjaga partai dari perpecahan,” tuturnya.

Mungkin dalam kongres juga akan dibahas regenerasi kepemimpinan PDIP. Ujang mengatakan, Prananda Prabowo, ketua DPP PDIP yang juga anak Megawati, merupakan kandidat potensial sebagai ketua umum. ’’Namun, bukan untuk sekarang, tapi yang akan datang,” katanya. Puan mempunyai peluang yang sama, tapi Prananda tampaknya lebih siap. (lum/c7/agm)

 


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 12:09

KERING BANGET..!! Warga di Sini Ambil Air Kotor di Sungai

Krisis air bersih di Lumajang, Jatim makin parah sejak musim…

Sabtu, 20 Juli 2019 00:13

Kasasi Presiden Ditolak, MA Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab Terkait Karhutla di Kalimantan

Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Presiden Joko Widodo dam…

Jumat, 19 Juli 2019 23:32

Kemendagri Keluarkan SOP Perjalanan Dinas ke Luar Negeri

SEMARANG- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengeluarkan surat pemberitahuan Standar…

Jumat, 19 Juli 2019 13:08

Bini Sering Pulang Telat dan Langsung Keramas, Suami Selalu Ciut Nyali Bertanya...

Kisah tentang suami takut istri bukanlah cerita tanpa fakta. Donwori…

Jumat, 19 Juli 2019 10:29

Badai Tropis Mengamuk di Utara Filipina, Efeknya Hingga Indonesia

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:18

Evi Apita Maya, Caleg DPD yang Dituduh Terlalu Cantik di Surat Suara

Perolehan suara caleg DPD asal Provinsi Nusa Tenggara Barat Evi…

Jumat, 19 Juli 2019 10:15

Ngojol ke Istana

  Fenomena ojek online (ojol) sudah sangat familier. Hampir semua…

Jumat, 19 Juli 2019 10:05

Lagi-Lagi Mendag Tidak Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita kembali tidak memenuhi…

Jumat, 19 Juli 2019 10:05
Presiden Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel

Hasil Kerja Tim Bentukan Polri Dinilai Tidak Memuaskan

JAKARTA – Pengungkapan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK…

Kamis, 18 Juli 2019 11:08

Terbang 2 Jam, Pesawat Bawa Calon Jamaah Haji Balik ke Bandara

MAKKAH–Kedatangan kloter 14 dari Embarkasi Makassar (UPG) di Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*