MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 15 Juni 2019 14:24
Cara Fahri Ramadhan Mengkritik Banjir Samarinda Berbuah Viral

Mulai Gerah dengan Keadaan, Main Wakeboarding di Jalan Raya

BEDA: Fahri Ramadhan bermain wakeboard di lokasi banjir, Simpang Empat Lembuswana, Selasa (11/6). (FAHRI untuk KP)

PROKAL.CO, Bermain wakeboard di simpang empat Mal Lembuswana, Samarinda, sebuah hal mustahil bagi Fahri Ramadhan. Namun, Selasa (11/6), atlet wakeboard itu bisa mewujudkannya. Aksi itu dilakukan Fahri sebagai kritik banjir di Samarinda yang tak kunjung surut. Video aksi Fahri itu kemudian viral di media sosial.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

 

SEBUAH pesan terpampang di layar telepon genggam Fahri pada Senin (10/6). Pesan itu datang dari Edo, kawan Fahri, yang juga anggota komunitas videografi. Fahri diajak bermain wakeboard di atas banjir yang sudah menggenang berhari-hari di Samarinda. Oleh Edo, aksi Fahri akan direkam dan diunggah ke media sosial. Tanpa banyak basa-basi, pemuda itu mengiyakan ajakan kawannya.

“Kalau saya memang ada niat juga (bermain wakeboard di simpang empat Mal Lembuswana). Jadi, pas teman mengajak, langsung saya setujui,” kisah pemuda kelahiran Samarinda, 25 Desember 1999, tersebut.

Setelah mendapat pesan dari Edo, keesokan harinya, Fahri dan dibantu 10 teman lain langsung menggarap rencana mereka. Sekitar pukul 10.00 WIB, Fahri dan teman-temannya mulai meluncur ke simpang empat Mal Lembuswana. Namun, tak semuanya berjalan mulus apalagi tak banyak persiapan yang dilakukan. Mobil yang bakal dipakai untuk menarik Fahri agar bisa bermain wakeboard, ternyata tak bisa dipakai.

Beruntung ada warga yang tengah lalu lalang, mau membantu meminjamkan mobilnya. Fahri tak bisa bermain wakeboarding lama-lama, mengingat mobil yang bakal menariknya adalah mobil pinjaman. Sehingga, dia hanya tiga kali bolak-balik bermain wakeboard di Jalan Ruhui Rahayu dan Jalan Dr Soetomo yang direndam banjir tersebut. Tak hanya teman-teman Fahri, warga sekitar pun merekam aksi Fahri.

Di hadapan para penonton aksinya, Fahri tak bisa sembarangan bergerak. Bermain di atas banjir, memang memiliki kekhawatiran sendiri. Mengingat, kondisi air yang dangkal. Namun, tak ada teknik khusus bermain wakeboard di atas banjir. “Sama saja sih bermainnya. Cuma, bahayanya kalau di jalan, papan bisa terseret-seret,” kata Fahri.

Tak sampai sehari, video Fahri bermain wakeboard di Mal Lembuswana pun viral di beragam media sosial. Padahal, teman Fahri belum selesai mengedit videonya. “Video sudah viral duluan karena ada warga yang bagi-bagikan pas video masih diedit,” sambungnya.

Bagi Fahri, video itu adalah bentuk protes kepada semua pihak. Dia dan kawan-kawannya mencoba menunjukkan keresahan dengan aksi yang berbeda. Diakuinya, sudah banyak aksi protes yang dilakukan. Namun, tak juga berdampak. Jadi, cara berbeda dilakukan. Membuat video itu pun dia tak sendiri. Dia dibantu komunitas videografi, extreme sport, dan warga sekitar. Bermain wakeboard, menurut Fahri, adalah cara yang paling relevan dan mudah dia lakukan dalam waktu singkat.

Sebab, wakeboarding adalah bagian dari hidupnya. Olahraga itu mirip ski air, namun memiliki gerakan yang lebih ekstrem. Fahri mencoba olahraga tersebut sejak 2011 dan serius mendalaminya.

Wakeboarding ini dikenal Fahri dari keluarganya yang sudah bergelut dengan ski air sejak lama. Fahri menjadi atlet wakeboard andalan Kaltim dan tembus hingga event nasional. Berbagai medali tingkat daerah hingga nasional sudah dia sabet. Terbaru, sebuah medali emas dia sabet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim tahun ini.

Dia pun pernah mendapat piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). “Rekor Muri karena bermain wakeboard dari Tarakan hingga Tanjung Selor, Kalimantan Utara,” pungkasnya. (rom/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 11:49

Hongkong Bergolak, Bisnis dan Wisata Lesu

Aksi massa penolakan RUU Hongkong berdampak luar biasa. Wisatawan takut…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:36

Ratusan Pesawat Boeing Dikandangkan

NEW YORK – Boeing, perusahaan pesawat terbesar di dunia, mengalami…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:33

Endus Kecurangan setelah PPDB, Ombudsman Bakal Gandeng Saber Pungli

Siswa-siswa titipan diduga masuk melalui pintu belakang setelah masa penerimaan…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:32

Sani Jadi Sekprov, Pemprov Hemat Bicara

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Isran Noor menanggapi santai pelantikan Abdullah Sani sebagai…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:28

Luas Areal Pertambangan Diklaim Menyusut

SAMARINDA – Evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) batu bara oleh…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:25

Cuaca Panas Sambut Jamaah, CJH Lansia Bertumbangan di Masjidilharam

BALIKPAPAN – Raut tegang bercampur gembira menghias wajah 449 calon…

Jumat, 19 Juli 2019 23:45

Pindah Ibu Kota Diputus Agustus

Percepatan pemindahan ibu kota dinilai perlu ditangani kementerian khusus. Agar…

Jumat, 19 Juli 2019 23:23
Nawawi Pomolango, Capim KPK Asal Balikpapan yang Adili Mantan Ketua DPD---sub

Bermodal Pengalaman Jadi Hakim, Ingin Miskinkan Koruptor

Tiga puluh tahun berkarier sebagai pengadil. Ragam kasus ditangani. Nawawi…

Jumat, 19 Juli 2019 23:21

Soal Sistem PPDB, Sekolah Angkat Tangan

BALIKPAPAN – Kasus calon peserta didik ditolak masuk di sekolah…

Jumat, 19 Juli 2019 10:07

Vonis Idrus Marham Diperberat

JAKARTA – Hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat hukuman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*