MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 13 Juni 2019 11:07
Ujian Konsistensi
TANTANGAN PEMUNCAK: Greg Nwokolo dkk bertekad meneruskan tren positif di laga berikutnya. DONNY ADITYA/KP

PROKAL.CO, SELAIN Bali United, Madura United menjadi tim yang berhasil menyapu bersih tiga laga awal Liga 1 dengan poin sempurna. Bedanya, Serdadu Tridatu mengantongi tiga kemenangan dari tiga laga kandang.  Sementara itu, Laskar Sapeh Kerrap mendulang sembilan poin di dua laga tandang plus satu laga kandang. Catatan tersebut cukup menakjubkan, mengingat klub Tanah Air sejauh ini cenderung lebih kuat saat main di kandang.

Menanggapi capaian luar biasa tersebut, pelatih Madura United Dejan Antonic enggan jemawa. Dia menilai, yang didapatkan timnya saat ini belum bisa dibanggakan. Sebab, kompetisi baru berjalan tiga pertandingan. Masih ada puluhan laga yang harus dihadapi Andik Rendika Rama cs untuk mencapai target juara musim ini.

Namun, tak bisa dimungkiri, keberhasilan Madura United merengkuh tiga kemenangan merupakan buah dari racikan Dejan sebagai pelatih. Memiliki banyak pemain bintang di tim bukan perkara mudah saat menentukan pilihan. Atas kepiawaiannya meracik skema, Dejan beberapa kali terpilih sebagai pelatih terbaik. Bahkan, dia juga terpilih sebagai pelatih terbaik pada Mei versi Jawa Pos.

Meski demikian, rekor pribadi itu tak membuat Dejan silau. Dia justru menilai, keberhasilan timnya merupakan buah kerja keras semua pemainnya. “Saya senang terpilih sebagai pelatih terbaik. Itu akan jadi tambahan motivasi untuk saya,” ungkapnya.

“Sebenarnya kuncinya ada pada pemain. Saya hanya kasih semua yang saya punya. Pelatih hanya di belakang, hanya bantu pemain dari belakang. Hasil yang kami dapat ini karena kerja keras semua pemain,” sambung mantan pelatih Borneo FC itu.

Sementara itu, striker Madura United, Beto Goncalves, sepakat bila Dejan terpilih menjadi pelatih terbaik pada Mei. Bagi dia, sosok pelatih 50 tahun itu sangat disiplin kepada anak asuhnya. Beto juga kagum dengan kejujuran Dejan dalam menilai anak asuhnya.

“Kalau ada dari kami yang kurang maksimal dia langsung memberikan masukan di depan pemain tersebut. Salah satunya ketika Fandry Imbiri dijadikan starter, dia memberikan pemahaman pada Fachrudin Aryanto dan tetap memberikan motivasi untuk Fachrudin,” jelas Beto.(nia/jpg/don2/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:04

Demokrat Belum Buat Laporan 2 Tahun

<div> <strong>PENAJAM</strong> - Partai Demokrat Penajam Paser Utara belum menyampaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*