MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 12 Juni 2019 15:14
Perpanjangan Runway Disambut Baik Travel Umrah

AP I: Lengkapi Fasilitas Calon Ibu Kota Negara

Jika nanti runway Bandara SAMS Sepinggan telah mencapai 3.000 meter, maka membuka peluang masuknya penerbangan langsung atau direct menuju Kota Suci.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Rencana perpanjangan landasan atau runway Bandara SAMS Sepinggan disambut baik berbagai pihak. Termasuk penyelenggara ibadah umrah. Jika nanti runway telah mencapai 3.000 meter, maka membuka peluang masuknya penerbangan langsung atau direct menuju Kota Suci. Seperti yang diungkapkan CEO Wahyu Abadi Wisata Ahmad Basir. Dia mengatakan, pasar akan semakin bagus jika rencana perpanjangan runway benar terealisasi. Dengan begitu, semakin banyak penerbangan yang bisa melayani ibadah umrah maka persaingan akan semakin baik.

"Nanti yang paling diuntungkan adalah penumpang atau jamaah, kalau hanya satu penerbangan tidak ada kompetisi harga serta pelayanan," ujarnya. Berbeda jika nanti dibuka penerbangan langsung, pihaknya dapat memberikan fasilitas pelayanan dan penawaran harga yang baik. Dia menuturkan, Wahyu Abadi Wisata saat ini menggunakan maskapai Garuda Indonesia untuk pelayanan ibadah umrah. Itu pun jamaah harus transit di Jakarta. Walau begitu, biaya jamaah dari biro umrah miliknya sudah termasuk tiket perjalanan dari Balikpapan.

"Karena sebagian orang lain yang transit Jakarta harus menambah biaya sendiri lagi ke Balikpapan," imbuhnya. Basir menjelaskan, jamaah yang memanfaatkan Bandara SAMS Sepinggan berasal dari Kaltim dan Kaltara. Pihaknya memberangkatkan sekitar 100 orang setiap bulan. Di mana, setiap kali berangkat maksimal kuota jamaah sebanyak dua bus agar pelayanan optimal dan bagus. "Saya yakin pasar akan jauh lebih bagus jika nanti dibuka penerbangan direct. Apalagi jamaah umrah sudah tidak dipersulit karena tidak ada syarat biometrik," tuturnya. Sementara itu, pembahasan perpanjangan runway juga sudah sampai di telinga pemerintah pusat. Tepatnya saat Dirjen Perhubungan Udara Polana Bangunsih Pramesti berkunjung meninjau Posko Terpadu Angkutan Udara beberapa hari lalu.

Dia mengungkapkan, Bandara SAMS sudah sangat representatif. Menurutnya, perpanjangan runway bisa saja dilakukan jika melihat pasar dan kebutuhan yang jelas.

Dia berpendapat, keputusan memperpanjang runway butuh studi yang signifikan. Terutama agar bisa digunakan untuk rute direct. "Di master plan memang ada, tapi bergantung demand. Kalau memang misalnya ada kebutuhan untuk rute haji dan umrah yang reguler, untung secara komersial, Angkasa Pura bisa bangun," ungkapnya. General Manager Angkasa Pura I Balikpapan Farid Indra Nugraha juga optimistis bisa menggapai pasar dan rute baru dari perpanjangan runway.

Apalagi kabarnya Kaltim digadang-gadang sebagai ibu kota negara selanjutnya, tentu Bandara SAMS Sepinggan harus memperbaiki diri. Salah satunya dengan perpanjangan runway. "Misalnya Kaltim sudah ditetapkan jadi ibu kota, maka banyak tamu negara menggunakan pesawat berbadan besar yang memerlukan landasan panjang. Jadi, perpanjangan runway sudah cukup di sini, tidak perlu bangun yang lebih besar karena hanya perlu menambah 750 meter," jelasnya. Diketahui, runway Bandara SAMS Sepinggan saat ini memiliki panjang 2.500 meter. Agar mampu dilewati penerbangan direct hingga pesawat kenegaraan lain yang berbadan besar, sesuai standar internasional minimal butuh runway sepanjang 3.000 meter. (gel/riz/k15)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 14:56

Pelabuhan Semayang Perlu Diperluas

BALIKPAPAN- Perluasan kawasan Pelabuhan Semayang diharapkan dapat segera terealisasi. Hal…

Rabu, 26 Juni 2019 14:48

ExxonMobil Lirik Bisnis Pertamini

BALIKPAPAN- Bisnis pertamini atau pom mini ternyata tidak bisa dipandang…

Senin, 24 Juni 2019 13:57
Cooking Class Nastar dan Red Velvet Kukus

Lama Dipanggang agar Tak Melempem

MENGOLAH cookies terutama kue kering tidaklah mudah. Terlebih untuk mendapatkan…

Senin, 24 Juni 2019 13:56

Layanan IMTN Disarankan Direvisi

Layanan Izin Membuka Tanah Negara (IMTN) yang sudah berjalan lebih…

Senin, 24 Juni 2019 13:55
Dugaan Korupsi Dana Hibah dan Pengadaan Lahan

Penyidik Tunggu Hasil Audit BPKP

BALIKPAPAN-Penyelidikan dugaan korupsi dana hibah senilai Rp 1,5 miliar mandek.…

Minggu, 23 Juni 2019 22:38

Perawatan Bozem Tidak Murah

Maraknya banjir di berbagai daerah turut jadi perhatian Ketua DPD…

Minggu, 23 Juni 2019 22:37

Kendaraan Wajib Uji Berkala

BALIKPAPAN– Kendaraan berbobot besar wajib melakukan pemeriksaan berkala. Untuk memantau…

Minggu, 23 Juni 2019 22:33

Adat Paser Bakal Jadi Muatan Lokal

IDE Pekan Adat Festival Paser muncul saat tim Disdikbud Balikpapan…

Minggu, 23 Juni 2019 22:31

Potensi Pariwisata Masih Banyak

Pekan Festival Adat Paser 2019 dihelat pada 22–27 Juni di…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:16

Anggaran Banjir Direalisasikan Bertahap

Konsep penanganan banjir diklaim sudah rampung. Tinggal eksekusi lapangan. Meski…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*