MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 12 Juni 2019 14:46
Musim Hujan Harga Cabai Semakin Pedas

Usai Idulfitri Komoditas Lain Semakin Murah

Cabai besar rata-rata per kilogramnya sudah mencapai Rp 60 ribu. Harga tersebut sudah meningkat dibandingkan sebelumnya Rp 50 ribu.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Usai Idulfitri kebanyakan harga komoditas bahan makanan di Kaltim masih stabil dan cenderung menurun. Hanya cabai yang harganya semakin tinggi. Hal itu disebabkan cabai Kaltim masih berasal dari Sulawesi Selatan yang saat ini sedang memasuki musim hujan.

Untuk diketahui, cabai besar rata-rata per kilogramnya sudah mencapai Rp 60 ribu. Harga tersebut sudah meningkat dibandingkan sebelumnya Rp 50 ribu. Lalu Cabai keriting sejak Senin (10/6) terjadi peningkatan harga mencapai Rp 19 ribu. Per kilogram cabai keriting mencapai Rp 44 ribu, sekarang sudah mencapai Rp 63 ribu. Lalu cabai rawit hijau mengalami peningkatan Rp 3.000, saat ini sudah mencapai Rp 65 ribu. Cabai Tiung, Rp 30 ribu per kilogram, baru meningkat Rp 1.000.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Heni Purwaningsih mengatakan, cabai di Kaltim masih didatangkan dari Sulawesi Selatan. Di daerah tersebut sedang musim hujan yang menyebabkan banyak cabai yang busuk, rusak dan sebagainya, sehingga produksi cabai menurun.

“Penurunan tersebut yang membuat harga cabai kembali meningkat di Kaltim,” ungkapnya kepada Kaltim Post kemarin (11/6).

Menurutnya,  tak hanya cabai, tomat, wortel serta bahan makanan lain juga meningkat. Bahan makanan yang didatangkan dari Sulawesi Selatan kebanyakan meningkat. Hal ini yang membuat Kaltim harusnya bisa memenuhi kebutuhannya sendiri, sehingga harga tak terus menerus bergantung pada gangguan logistik.

“Sedangkan komoditas lain, seperti ayam harganya terus menurun,” tuturnya.

Dia menjelaskan, harga ayam pada Senin (10/6) turun Rp 3.500, pada Selasa (11/6) kembali mengalami penurunan Rp 1.000. Sehingga harga ayam sudah mencapai Rp 26 ribu. Penurunan harga ayam disebabkan, banyaknya peternak yang meningkatkan stok saat Idulfitri karena permintaan yang melonjak.

“Usai Lebaran, permintaan cenderung menurun sehingga stok yang ada harganya diturunkan,” katanya.

Sedangkan saat ini, menurut Heni, banjir yang melanda Samarinda dan sekitarnya belum mengganggu perdagangan kota tersebut. Dari pantauan beberapa pasar tidak ada yang terdampak banjir kecuali Pasar Segiri, itu pun hanya bagian pedagang ikan yang tempatnya tepat di dekat Sungai Karang Mumus.

“Proses jual-beli masih berjalan lancar, hanya saja terjadi sedikit penurunan daya beli. Karena banyak masyarakat yang terkepung banjir tapi tidak signifikan. Usai Idulfitri harga masih stabil dan stok masih terjamin,” tutupnya. (*/ctr)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 22:09

MANTAP..!! Lebih 40 Tahun Dioperasikan, Produksi Bekapai Naik

BALIKPAPAN,- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja…

Rabu, 26 Juni 2019 15:31

Perubahan Pola Belanja Bikin Persaingan Ketat

JAKARTA – Persaingan ritel yang semakin ketat menjadi alasan Giant…

Rabu, 26 Juni 2019 14:50

Biar Bisnis Kelapa Sawit Kondusif, Bangun Roadmap hingga 2045

BALIKPAPAN- Pemprov Kaltim berusaha menciptakan iklim industri kelapa yang sawit…

Rabu, 26 Juni 2019 14:48

Pinjaman Online Kian Diminati

SAMARINDA- Bisnis peminjaman uang berbasis online kian diminati masyarakat. Banyaknya…

Selasa, 25 Juni 2019 13:41

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA- Setelah mencatat produksi yang memuaskan pada 2018, mengawali tahun…

Selasa, 25 Juni 2019 13:39

Pangsa Kredit UMKM Kaltim Terus Meningkat

SAMARINDA-Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dianggap sebagai sektor yang…

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*