MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 11 Juni 2019 16:10
Jumlah Penumpang Turun Signifikan, Kaji Untung Rugi Maskapai Asing
Pekan depan pemerintah mengevaluasi dampak penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat serta rencana masuknya maskapai asing untuk rute domestik. Saat ini harga tiket pesawat masih tinggi karena peak season saat libur Lebaran.

PROKAL.CO, JAKARTA – Pekan depan pemerintah mengevaluasi dampak penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat serta rencana masuknya maskapai asing untuk rute domestik. Saat ini harga tiket pesawat masih tinggi karena peak season saat libur Lebaran.

Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan, evaluasi harga tiket dan pembahasan rencana masuknya maskapai asing sebaiknya dilangsungkan pada saat permintaan tiket pesawat normal, tidak terlalu tinggi seperti pekan ini. ’’Minggu depan Pak Menko (Darmin Nasution) kembali (dari Eropa), kami akan evaluasi,’’ kata Susi saat halalbihalal bersama pegawai dan stakeholder kemarin (10/6).

Menurut dia, keterkaitan struktur pasar duopoli dan kebijakan mengundang maskapai asing harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati. Kehadiran maskapai asing mungkin membawa dampak positif sekaligus negatif. Karena itu, pemerintah tidak ingin gegabah dalam mengambil kebijakan. Menurut Susi, pemerintah juga masih ingin melihat apakah pekan depan TBA tiket pesawat yang sudah turun 12–16 persen cukup meringankan beban masyarakat atau belum.

Di sisi lain, kenaikan harga tiket pesawat domestik diakui sudah memberikan efek pada penurunan jumlah penumpang. Jumlah penumpang angkutan udara rute domestik pada April 2019 tercatat 5,7 juta orang. Angka tersebut turun 6,26 persen dibanding Maret 2019. Bahkan, jika dibandingkan secara year-on-year (yoy), jumlah penumpang pesawat pada April 2019 turun 28,48 persen dibanding April 2018.

Penurunan jumlah penumpang pesawat domestik terjadi di seluruh bandara. ’’Kami tahu apa yang terjadi pada domestik. Di satu sisi, ada kenaikan harga tiket. Di sisi lain, transportasi darat semakin bagus sehingga konsumen mempunyai pilihan untuk moda transportasi lain,’’ tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (rin/c15/oki)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 13:10

TENANG AJA..!! Bank Mandiri Pastikan Rekening Nasabah Aman

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bank Mandiri memastikan rekening nasabahnya tetap aman…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:49

Hongkong Bergolak, Bisnis dan Wisata Lesu

Aksi massa penolakan RUU Hongkong berdampak luar biasa. Wisatawan takut…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:36

Ratusan Pesawat Boeing Dikandangkan

NEW YORK – Boeing, perusahaan pesawat terbesar di dunia, mengalami…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:33

Endus Kecurangan setelah PPDB, Ombudsman Bakal Gandeng Saber Pungli

Siswa-siswa titipan diduga masuk melalui pintu belakang setelah masa penerimaan…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:32

Sani Jadi Sekprov, Pemprov Hemat Bicara

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Isran Noor menanggapi santai pelantikan Abdullah Sani sebagai…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:28

Luas Areal Pertambangan Diklaim Menyusut

SAMARINDA – Evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) batu bara oleh…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:25

Cuaca Panas Sambut Jamaah, CJH Lansia Bertumbangan di Masjidilharam

BALIKPAPAN – Raut tegang bercampur gembira menghias wajah 449 calon…

Jumat, 19 Juli 2019 23:45

Pindah Ibu Kota Diputus Agustus

Percepatan pemindahan ibu kota dinilai perlu ditangani kementerian khusus. Agar…

Jumat, 19 Juli 2019 23:23
Nawawi Pomolango, Capim KPK Asal Balikpapan yang Adili Mantan Ketua DPD---sub

Bermodal Pengalaman Jadi Hakim, Ingin Miskinkan Koruptor

Tiga puluh tahun berkarier sebagai pengadil. Ragam kasus ditangani. Nawawi…

Jumat, 19 Juli 2019 23:21

Soal Sistem PPDB, Sekolah Angkat Tangan

BALIKPAPAN – Kasus calon peserta didik ditolak masuk di sekolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*