MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 11 Juni 2019 15:00
Pakai Alasan Selingkuh, Biar Cepat Menjanda

PROKAL.CO, Pernah menyandang status janda membuat Karin -bukan nama sebenarnya- kebal dari berbagai tuduhan miring. Perempuan berusia 36 tahun itu berkali-kali dituduh istri durhaka, wanita penggoda, hingga hobi berselingkuh.

Namun, Karin tak menggubris tudingan-tudingan miring itu. Bisa jadi prinsipnya seperti lirik lagu milik penyanyi kondang Kelly Clarkson, yakni what doesnt kill you, makes you stronger (sesuatu yang tidak sampai membunuhmu, akan membuatmu lebih kuat).

 Saat ini pun Karin sedang dalam proses cerai di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya. Jauh sebelum libur panjang Lebaran lalu, Karin mendaftarkan perceraian keduanya di PA Kelas 1A Surabaya.

Karin datang sendirian. Tak terlihat wajah bingung pada raut muka Karin saat mengurus berkas untuk perceraiannya.

Dia sudah siap kembali menyandang status janda di tengah berbagai tuduhan miring. "Aku diilokno koyo opo wes kebal. Ra ngurus. Pokoke aku gak koyo ngunu (Aku disebut apa pun sudah kebal, tak mau tahu. Pokoknya aku tidak seperti itu, red),” ujar Karin kepada Radar Surabaya.

Sikap Karin tentu beralasan. Karin setelah bercerai dari suami pertamanya memang terus jadi sasaran hujatan dan gunjingan.

Suara-suara miring ke arah Karin tak hanya dari tetangga, tetapi juga keluarganya sendiri. Saat ini Karin masih bestatus sebagai istri bagi Donwori -bukan nama sebenarnya- yang berprofesi sebagai tukang bangunan.

Namun, tuduhan baru muncul. Karin dituding kecantol pria lain -sebut saja Donjuan- asal Lamongan. 

Karin yang masih berstatus sebagai istri Donwori mengenal Donjuan melaluio Facebook. Banyak spekulasi muncul dan menyebut Karin tega meninggalkan Donwori lantaran kepincut Donjuan.

Ada juga gunjingan yang menyebut Karin kecantol Donjuan karena guna-guna. Donjuan, menurut kabar santer, memoroti Karin.

"Ono tanggaku situk sing lambene turah. Jarene akeh saiki kasus penipuan lewat FB, lanangane mlarat ra nduwe opo-opo terus sengojo nggaet bojone uwong. Aku ngene iki salah satu korbane, jare (ada tetanggaku suka menggunjing. Katanya banyak penipuan lewat FB, lelakinya melarat tak punya apa-apa terus menggaet istrinya orang. Aku disebut salah satu korbannya, red),” kata Karin.

Menurutnya, cintanya kepada Donjuan adalah hal alami. Sebab, Donjuan penuh perhatian dan jain bekerja.

Itulah yang membedakan Donjuan dengan Donwori. Menurut Karin, suaminya malas-malasan.

Karin menegaskan, hubungannya dengan Donjuan bukan perselingkuhan. Saat masih tinggal bersama Donwori, Karin hanya sebatas chatting dengan Donjuan.

Karin baru berani bertemu Donjuan setelah pisah ranjang dari Donwori. "Ancene aku dewe sing moro nak Lamongan. Soale anake loro (memang aku yang menyambanginya di Lamongan. Anaknya sakit, red),” kata Karin berdalih.

Menurut Karin, masalah utama dalam keluarganya adalah kemalasan Donwori. Selama ini Karin yang menjadi tulang punggung dalam keluarga. 

Adapun Donwori adalah pekerja bangunan panggilan yang akan bekerja ketika ada yang membutuhkan. Selebihnya, ia menganggur di rumah.

"Wis gak kuat 16 tahun ambek wong lanang melempem (sudah tak kuat 16 tahun bersama lelaki melempem, red),” ujarnya.

Ibu dua anak ini mengaku lelah. Puluhan kali ia mendorong Donwori untuk maju dengan berbagai cara.

Karin memfasilitasi Donwori untuk jadi driver ojek berbasis aplikasi, ataupun berjualan secara online. Hanya saja, Donwori memang tak punya passionuntuk maju.

Kini Karin pun mau cepat-cepat lepas dari Donwori. Dia sengaja mau mengaku berselingkuh agar perceraiannya cepat.

"Lek aku alasan ekonomi, pasti dipersulit. Wes tiwas kedawan lakon, tak alasan selingkuh ae beres (kalau alasan ekonomi pasti dipersulit. Ketimbang berkepanjangan, alasannya selingkuh saja beres, red),” katanya.(sb/is/jay/JPR)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 15:37

Tolak Wacana Revisi UU MD3

JAKARTA – Wacana revisi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014…

Rabu, 26 Juni 2019 15:05

Mengorek Hasil Penelitian Balai Arkeologi Papua Dua Tahun Terakhir

Tak ada masa depan bila tak ada cerita masa lalu.…

Rabu, 26 Juni 2019 14:46

Berharap Kuota Tambahan Jadi Permanen

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) berharap tambahan kuota haji sebanyak…

Rabu, 26 Juni 2019 14:46

Jaksa KPK Kembali Panggil Lukman dan Khofifah

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantsan Korupsi (JPU KPK)…

Rabu, 26 Juni 2019 14:43
KPK Terus Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Yasonna dan Taufiq Effendi Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA – Penyidikan kasus dugaan korupsi KTP elektronik atau e-KTP…

Rabu, 26 Juni 2019 14:36
Rekrutmen Calon Pimpinan KPK

Sembilan Jenderal Polri Lolos Seleksi Internal Capim KPK

JAKARTA – Masih ada waktu sampai Kamis (4/7) untuk mendaftarkan…

Rabu, 26 Juni 2019 14:33

Berlaku Sistem Baru, Jumlah Pendaftar SBMPTN Turun

JAKARTA - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) resmi menutup…

Rabu, 26 Juni 2019 14:20
Peneliti UGM Rilis Hasil Riset Penyebab Petugas KPPS Meninggal

KPPS Tak Ada Yang Diracun, tapi Anggap KLB

JAKARTA – Peneliti asal Universitas Gadjah Mada (UGM) memaparkan penyebab…

Rabu, 26 Juni 2019 12:40

Venue PON XX Papua Selesai Juni 2020

JAKARTA  – Progres Konstruksi 4 Venue PON XX Papua diyakini…

Selasa, 25 Juni 2019 13:49

Sehari, Indonesia Diguncang 53 Kali Gempa

JAKARTA – Sepanjang senin (24/6) kemarin, wilayah Laut Banda diguncang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*