MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 11 Juni 2019 14:05
Distribusi Dana Kelurahan Macet, Semua gara-Gara Ini
ANANTA FATHURROZI

PROKAL.CO, SAMARINDA–Tahun ini angin segar berembus untuk 59 kelurahan di Kota Tepian. Setiap kelurahan akan mendapat dana khusus dari pemkot untuk kegiatan pembangunan di tiap-tiap daerah.

Hal itu merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 30 Tahun 2018 tentang Bantuan Keuangan. Dalam aturan itu, pemerintah daerah wajib mengalokasikan dana untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan setiap kelurahan.

Nilainya pun terbilang cukup besar. Berdasarkan peraturan itu, pemerintah daerah wajib mengalokasikan 5 persen untuk dana kelurahan dari total APBD. Tidak termasuk di dalamnya dana alokasi khusus (DAK).

Namun, kini Pemkot Samarinda masih gamang untuk merealisasikannya. Beberapa hal membuat mereka harus menunda pencairan dananya. Di antaranya, sampai saat ini payung hukum berupa peraturan wali kota (perwali) yang mengatur mekanisme penyaluran dan pertanggungjawaban atas dana itu masih digodok pemerintah.

Selain itu, hingga saat ini, petunjuk teknis (juknis) terkait itu juga belum ada. Jika salah-salah dalam menyalurkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan implikasi hukum. Baik dari sisi pemerintah kota maupun dari pemerintah kecamatan dan kelurahan.

“Semisal APBD Samarinda Rp 2,1 triliun, ada sekitar Rp 130 miliar yang harus diserahkan kepada pemerintah kelurahan. Dana itu akan dikelola langsung oleh kelurahan melalui lembaga kelurahan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Samarinda Ananta Fathurrozi.

Secara umum, dana itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur, program swadaya masyarakat, dan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM). Penyaluran dana tersebut dilakukan bertahap sebagaimana penyaluran alokasi dana desa (ADD) maupun dana desa (DD) oleh pemerintah kabupaten.

“Kebijakan pemerintah pusat mengharuskan dana itu disalurkan. Kalau tidak disalurkan, pemerintah mengancam tidak akan menyalurkan DAU (dana alokasi umum). Bisa ditahan, bisa juga dipangkas atau dikurangi,” ungkapnya.

Penerapan aturan itu mulai dilaksanakan tahun ini. Begitu pun proses penyalurannya. Khusus tahun ini, dana kelurahan disalurkan melalui DAU sekitar Rp 35 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada setiap pemerintah kecamatan untuk selanjutnya dibagi-bagi ke pemerintah kelurahan.

“Walau sudah disalurkan, kami belum berani merealisasikannya. Karena untuk perwali pelimpahan kewenangan masih digodok. Termasuk untuk teknis pelaksanaannya. Dana itu sudah dibagi rata ke 10 kecamatan,” imbuhnya.

Sebagai upaya pendampingan, nantinya di setiap kecamatan mendapatkan masing-masing satu pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Begitu juga di kecamatan akan disiapkan pejabat pendamping. Dengan harapan agar terhindar dari adanya potensi penyalahgunaan anggaran ataupun aturan.

“Kami masih mendata apa program pembangunan yang bisa dilaksanakan pemerintah kelurahan. Supaya tidak tumpang tindih dengan program pembangunan yang dibuat pemerintah kota. Kami tidak ingin sampai ada implikasi hukum yang muncul dari kegiatan itu,” pungkasnya. (*/drh/ndy/k8)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 22:04

Lima Terdakwa Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir Dituntut 1 Tahun Penjara

SAMARINDA – Jaksa penuntut umum (JPU) akhirnya menuntut 5 terdakwa…

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Mengatasi Ketimpangan Sebaran Fasilitas Pendidikan

Perlu Tambahan Sekolah Baru

Sebaran sekolah di Kota Tepian dianggap kurang merata. Sehingga, penerimaan…

Rabu, 26 Juni 2019 13:57
Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

Terdakwa Tak Hadirkan Saksi Meringankan, Sebut Sudah Jalankan Rekomendasi

SAMARINDA–Lima penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) Loa Janan Ilir (LJI) memilih…

Rabu, 26 Juni 2019 13:56
Kendalikan Bisnis Narkoba dari Penjara

Sebut Banyak Narapidana Jadi “Pemain”

SAMARINDA–Lembaga pemasyarakatan (lapas) semestinya jadi wadah untuk para pelanggar hukum…

Rabu, 26 Juni 2019 13:55
Kakak Kandung Dahlan Iskan Berpulang

“Sudah Diajak Pulang. Aku Mau Pulang”

Enam bulan terakhir, Siti Chosyatun tidak banyak berbicara. Dia sakit.…

Rabu, 26 Juni 2019 13:52

Diduga Cabuli Balita, Malah Ngaku Pernah "Main" dengan Nenek

SAMARINDA-“Saya enggak pernah berbuat seperti yang dilaporkan,” ucap Salahudin Sulaiman…

Rabu, 26 Juni 2019 13:01

Napi Lapas Bayur Ketahuan Kendalikan Bisnis Sabu, Begini Modusnya...

SAMARINDA - Aparat kembali mengungkap kembali bisnis haram narkotika sabu-sabu…

Rabu, 26 Juni 2019 12:59

LARUT..!! Truk Box vs Bus Tabrakan di Kilometer 30 Loa Janan

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Selasa, 25 Juni 2019 12:11

Kuasa Hukum Bilang Salah Input karena Kelelahan, Ini Kata Komisioner Bawaslu Samarinda

Para PPK Loa Janan Ilir  (LJI), lewat kuasa hukumnya, Zainal…

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*