MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 10 Juni 2019 19:53
BANJIR PARAH..!! Mendesak Jalur Alternatif Layak ke Bandara APT Pranoto
TAK BISA KEMANA MANA: Seorang pria terpekur di kepung banjir di Samarinda.

PROKAL.CO, CURAH hujan tinggi dan debit air yang tidak mampu ditampung drainase membuat sejumlah wilayah di Kota Tepian terendam banjir. Masalah kian pelik mengingat kemarin menjadi hari terakhir libur panjang Lebaran karena hari ini (10/6), seluruh aktivitas kembali seperti sedia kala.

Lalu lintas selepas mudik pun jadi korban karena banjir mengadang akses ke beberapa titik moda transportasi. Jalan DI Pandjaitan di Samarinda Utara, misalnya. Akses utama menuju Terminal Lempake dan Bandara APT Pranoto macet total karena banjir.

“Untuk beberapa akses jalan ke bandara sudah pulih jelang sore. Yang fokus saat ini ke beberapa kawasan banjir yang langsung berdampak dengan warga,” ucap Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin selepas rapat darurat penanganan banjir, kemarin.

Hasil inventarisasi sejauh ini, ada tiga lokasi yang terbilang cukup parah terdampak, Bengkuring, Griya Mukti, Gunung Lingai di Kecamatan Samarinda Utara. Pemkot dan entitas lain pun kini, sebut Sugeng, mengutamakan untuk mendistribusikan bantuan makanan ke tiga lokasi tersebut.

Diperkirakan lebih 10 ribu jiwa terkena dampak langsung banjir di Samarinda. “Makanya fokus dulu ke persoalan distribusi MCK (makan, cuci, kakus). Untuk beberapa kawasan yang sudah terlalu parah sebaiknya diungsikan sementara,” tuturnya.

Soal info Bendungan Benanga yang kelebihan daya tampung, sebut dia, hanya hoaks. Sugeng langsung meninjau kondisi Benanga pada Jumat (8/6). Kondisi lapangan hingga kini, tutur dia, masih di level siaga. “Enggak benar itu (bendungan jebol), hoaks saja. Masih di kuning, belum merah. Karena posisinya baik saja,” ungkapnya.

Evaluasi dalam rapat dadakan itu terungkap, kondisi debit air Sungai Mahakam yang tinggi, ditambah kiriman air dari hulu sungai membuat air tidak bisa cepat terbuang ke Sungai Mahakam. “Lambat mengalir. Apalagi, Samarinda kan memang dataran rendah,” tutupnya.

PERLU JALUR ALTERNATIF

Ketiadaan jalan alternatif dari perkotaan menuju Bandara APT Pranoto, Samarinda, memang cukup mengganggu pelayanan penerbangan. Terlebih saat banjir melanda akses menuju lapangan terbang di Sungai Siring, Samarinda Utara, itu. Bayang-bayang gagal terbang pun menghinggapi penumpang.

“Dampaknya cukup signifikan. Terutama kaitannya dengan pelayanan penerbangan di bandara. Banyak penumpang yang tidak terkejar dengan jadwal penerbangan mereka. Seperti pagi tadi (kemarin), yang jadwal penerbangannya pagi baru bisa terbang siang. Itu termasuk para kru maskapai Batik Air,” beber Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi.

Karena banjir kemarin, hampir semua jadwal penerbangan tertunda. Pasalnya, sebagian dari kru maskapai juga terjebak banjir di daerah Lempake dan sekitarnya. Pada malamnya, mereka menginap di beberapa hotel di Samarinda.

“Penerbangan paling cepat sekitar pukul 10.30 Wita. Kami bersyukurnya, para penumpang pesawat masih bisa diberangkatkan. Walau memang ada keterlambatan. Saya berkoordinasi dengan teman-teman maskapai tentang kondisi yang ada dan mereka cukup memahami,” tuturnya.

Dodi berharap, Pemkot Samarinda atau Pemprov Kaltim segera menata akses jalan menuju bandara. Utamanya di daerah yang memang jadi pusat kemacetan dan banjir. Misalnya, di sekitar daerah Lempake atau Samarinda Ilir.

“Kami tentu berharap dari pemerintah setempat dapat menyiapkan aksesibilitas yang baik dan bagus menuju bandara. Dalam konteks ini, kami sebatas mengusulkan kepada pemerintah. Tapi sebelumnya, kami sudah berkomunikasi dengan pemprov terkait usulan penataan dan pelebaran jalan menuju bandara,” katanya.

Jika akses jalan perkotaan menuju bandara tidak segera dibenahi oleh pemerintah, maka dapat memberikan dampak yang begitu luas bagi bisnis penerbangan di Bandara APT Pranoto. Apalagi bandara tersebut masih terbilang cukup baru. Sehingga memerlukan banyak kepercayaan dan kenyamanan dari pelaku bisnis dan pengguna jasa.

“Makin banyak penerbangan, maka semakin meningkat aktivitas masyarakat yang ke bandara. Kalau aksesibilitas yang menuju ke situ (bandara) tidak segera dibenahi, tentu tidak bagus untuk iklim bisnis. Aksesibilitas harus dibenahi. Harus ada kerja sama yang baik antara kami di bandara dan pemerintah,” jelas Dodi.

Untuk melayani penumpang yang terjebak banjir kemarin, pihak UPBU APT Pranoto bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim dan kepolisian setempat menyiapkan tujuh mobil Damri dan dua kendaraan operasional.

“Semoga saja segera ada solusi dari pemerintah. Biar kejadian seperti ini (banjir) tidak sampai mengganggu kegiatan penerbangan. Ke depan pasti jumlah penumpang yang ke Bandara APT Pranoto terus bertambah. Jadi perlu dipikirkan solusi jangka panjangnya,” harap Dodi. (*/dra/*/drh/*/ryu/rom/k8)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 15:39
Penyelesaian Jembatan Pulau Balang Molor hingga 2021

Bakal Rekor Nih..!! Jembatan Ini Sudah 12 Tahun Tak Rampung-Rampung

Progres Jembatan Pulau Balang tak begitu menggembirakan. Masalah pembebasan lahan…

Rabu, 26 Juni 2019 15:34

Pemerintah Pusat Dituntut Responsif

SAMARINDA-Upaya pemerintah mencegah warga yang tewas di kolam bekas tambang…

Rabu, 26 Juni 2019 15:33

Abdoel Moeis Hassan, Tokoh Pertama Kaltim yang Bakal Diusulkan Jadi Pahlawan

Indonesia merdeka hampir 74 tahun. Namun, Kaltim belum memiliki pahlawan…

Rabu, 26 Juni 2019 15:22

KPK Ingatkan Kembali Komitmen Pemberantasan Korupsi Kepala Daerah Se Kaltim

SAMARINDA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penandatanganan Komitmen pelaksanaan…

Rabu, 26 Juni 2019 14:55
27 Juni Putusan Sidang MK

Kapolda Diperintah Tak Beri Izin Demo di Sekitar Gedung MK

JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dibacakan besok…

Rabu, 26 Juni 2019 12:58

Keruk Batu Bara Ilegal di Konsesi Insani

TAMBANG ilegal merugikan banyak pihak. Tak hanya warga, negara pun…

Rabu, 26 Juni 2019 12:55

Kasus Tewasnya Bocah di Kolam Bekas Tambang, Pemprov Salahkan Orangtua

SAMARINDA-Penjelasan soal tewasnya bocah di kolam tambang adalah kesalahan orangtua…

Rabu, 26 Juni 2019 12:52

Anak Pemilik Hotel Ditemukan Tewas Jatuh dari Lantai Delapan

BALIKPAPAN-Sedang duduk di teras, Senin (24/6) sekitar pukul 11.20 Wita,…

Selasa, 25 Juni 2019 13:43

Persaingan Retailer Makin Ketat, Keuntungan Terus Mengecil

BALIKPAPAN—Persaingan bisnis retail makanan dan minuman semakin ketat. Bahkan, tidak…

Selasa, 25 Juni 2019 12:17
Dari Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

349 Suara Bergeser, PPK Berdalih Faktor Kelelahan

Rekapitulasi Kecamatan Loa Janan Ilir berkelindan dugaan pergeseran suara. Lima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*