MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 08 Juni 2019 11:59
Kurangi Kemiskinan lewat KUR, Efektif..??
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA- Program kredit usaha rakyat (KUR) jadi salah satu kebijakan fiskal pemerintah dalam upaya memberi modal kerja dan investasi bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi. Dengan memberikan subsidi bunga, program ini diharapkan dapat mengembangkan UMKM.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim Midden Sihombing mengatakan, KUR dibiayai langsung oleh pemerintah. Tujuan program KUR dari pemerintah adalah mengakselerasi pengembangan kegiatan perekonomian di sektor riil. Itu dalam rangka penanggulangan dan pemberantasan kemiskinan serta perluasan kesempatan kerja.

KUR bertujuan meningkatkan akses permodalan dan sumber daya lainnya bagi usaha mikro dan kecil. “Melalui subsidi ini diharapkan dana yang dimiliki pemerintah lebih bermanfaat dan tepat sasaran,” ungkapnya Jumat (7/6).

Dia menjelaskan, kinerja kredit yang disubsidi pemerintah berjalan cukup baik di Kaltim. Pada 2018 telah disalurkan dana sejumlah Rp 1,72 triliun kepada sekitar 51 ribu pelaku UMKM. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan 2017 yang hanya senilai Rp 1,32 triliun kepada 47.934 debitur. “Dampak pemberian KUR tersebut terbukti mampu meningkatkan produktivitas UMKM,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan produktivitas tersebut dapat tecermin pada indeks produksi industri mikro dan kecil (IMK) yang diterbitkan oleh badan pusat statistik (BPS) Kaltim. Indeks produksi mikro dan kecil Kaltim pada 2018 tercatat sebesar 206,31 atau naik 80,87 persen dibandingkan kondisi 2015 yang tercatat 114,06. “Dana untuk subsidi dari pemerintah itu juga bertujuan mengurangi kemiskinan dan pengangguran,” tuturnya.

Jika dikaitkan tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT), kenaikan IMK sejalan dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Angka kemiskinan turun dari semula 6,23 persen pada 2015 menjadi 6,03 persen di 2018. Di sisi lain, tingkat pengangguran yang semula mencapai 7,17 persen turun menjadi 6,90 persen pada 2018.

 “Ini merupakan tujuan awal dari belanja pemerintah, dana yang digunakan harus lebih bermanfaat untuk mengurangi pengangguran dan berakhir pada pemberantasan kemiskinan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto menjelaskan, keberadaan dan peranan UMKM dalam perekonomian sangat besar dan strategis dalam mendukung sektor riil. Sektor UMKM bisa sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi dan menyediakan lapangan pekerjaan yang sangat besar. “UMKM ini salah satu sektor yang kuat dalam pertahanan menghadapi krisis ekonomi,” ujarnya.

Dia mengatakan, UMKM dalam kondisi ekonomi yang buruk tetap berjaya sedangkan sektor lain pasti akan terkena imbas dengan cepat. Makanya pemerintah perlu menyubsidi sektor ini. “Sektor ini memang paling bagus diberi penyaluran kredit. Selain ketahanannya, sektor ini juga membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak. Perbankan juga harus lebih gendut menyalurkan KUR, agar dana yang sudah disediakan pemerintah terserap maksimal,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 22:09

MANTAP..!! Lebih 40 Tahun Dioperasikan, Produksi Bekapai Naik

BALIKPAPAN,- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja…

Rabu, 26 Juni 2019 15:31

Perubahan Pola Belanja Bikin Persaingan Ketat

JAKARTA – Persaingan ritel yang semakin ketat menjadi alasan Giant…

Rabu, 26 Juni 2019 14:50

Biar Bisnis Kelapa Sawit Kondusif, Bangun Roadmap hingga 2045

BALIKPAPAN- Pemprov Kaltim berusaha menciptakan iklim industri kelapa yang sawit…

Rabu, 26 Juni 2019 14:48

Pinjaman Online Kian Diminati

SAMARINDA- Bisnis peminjaman uang berbasis online kian diminati masyarakat. Banyaknya…

Selasa, 25 Juni 2019 13:41

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA- Setelah mencatat produksi yang memuaskan pada 2018, mengawali tahun…

Selasa, 25 Juni 2019 13:39

Pangsa Kredit UMKM Kaltim Terus Meningkat

SAMARINDA-Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dianggap sebagai sektor yang…

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*