MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Selasa, 04 Juni 2019 11:17
Tetap Langgeng Meski Jarak Membentang
foto ilustrasi

PROKAL.CO, PESTA pernikahan telah usai. Kini saatnya menikmati bulan madu bersama pasangan. Namun, apa jadinya bila bulan madu impian harus dipendam sebab pasangan harus pergi sementara waktu karena pekerjaan?

Hal itu tentu terasa berat dan menyedihkan. Ketika pasangan baru sibuk merapikan baju ke dalam koper untuk bulan madu. Anda harus menyusun baju karena pasangan akan berangkat menjalankan tugas.

Hal itulah yang dirasakan Claudia Juliea Erlinda Djaya, dia mengaku harus berlapang dada. Sebab, usai resepsi suaminya harus kembali bertugas di luar daerah. Mereka pun menjalani long distance marriage (LDM).

“Tepat tiga hari setelah resepsi, saya harus pisah sama suami. Sebab, suami harus kerja di Tarakan. Perasaan? Pasti berat tentunya, tapi harus ikhlas, karena saya paham pasti suami saya juga enggak mau pergi,” ucap perempuan kelahiran 1995 itu.

Berpisah dalam waktu lama rupanya sudah biasa dilakukan oleh perempuan yang akrab disapa Odie dan pasangannya, Dedy sejak pacaran. Resmi jadian pada akhir 2014 lalu, Odie harus menjalani long distance relationship (LDR). Sebab, posisinya di Balikpapan dan Dedy berpindah-pindah tempat sesuai perintah penugasan kantor.

Setelah menjalani LDR empat tahun, Dedy menikahi Odie. Jauh sebelum menikah, Odie sudah mengetahui dirinya akan lebih sering ditinggal. “Suami saya kerja sebagai IT Engineer, jadi sering pindah tugas. Kadang baru bisa ketemu per tiga bulan kalau tempat tugasnya jauh. Tapi, alhamdulillah sekarang sudah satu pulau,” tambahnya.

Menurut Odie, hal ini tidak seberapa ketika masih berpacaran. Sebab, dia dan sang suami hanya bisa bertemu enam bulan sekali. Namun, tantangan yang sekarang dirasa lebih berat karena dirinya mengandung anak pertama.

“Wah luar biasa berat. Sekarang merasa jadi lebih manja, apa-apa maunya ada suami. Kalau ngidam sedikit, penginnya sama suami,” ucapnya. Dari perubahan hormon yang dia rasakan saat mengandung, ada kebiasaan-kebiasaan lucu yang kerap dilakukan untuk mengikis rindu walau tak bertatap muka. Berkali-kali menghubungi suami.

“Kalau ditanya siapa yang lebih sering telepon, itu saya. Dalam satu hari bisa 10 kali lebih. Pokoknya sampai suami kesalsendiri,” ujarnya diikuti dengan tawa. Menanggapi hal itu, Dedy juga merasa tidak keberatan.

“Kalau saya pribadi enggak suka memperkeruh suasana. Jadi, apapun yang dia mau saya iyakan saja. Setidaknya hal ini juga bisa meminimalisasi masalah yang bakal terjadi,” ucap Dedy.

Selain pasangan Odie dan Dedy, Destri Yudha dan sang suami, Dwi Prasetia turut merasakannya. Meski pernikahan baru seumur jagung, Destri mengaku sangat merasakan beratnya rindu dari pernikahan jarak jauh.

“Menanggapi tentang LDM ya hadapi dan nikmati saja. Saya juga masih merasa beruntung dari pasangan lainnya karena jaraknya hanya Samarinda-Tenggarong. Jadi, kalau sudah rindu berat masih bisa bertemu,” ucap perempuan yang bekerja di lembaga pemasyarakatan itu.

Meski jarak Destri dan suami hanya ditempuh satu jam perjalanan. Pasangan itu tidak bisa selalu bertemu karena jam kerja bertabrakan. Destri mengaku cerita duka lebih banyak daripada suka ketika menjalani LDM. Apalagi soal cemburu.

“Masalah sepelenya sih suami sering cemburu kalau ada temen sekantor yang sering jahil pas saya dan suami lagi video call. Menanggapi itu, ya saya jelasin dan alhamdulillah saya ditakdirkan dengan pria yang pengertian. Jadi enggak pernah sampai berantem,” ujarnya.

Meski terpisah karena tuntutan pekerjaan, Destri percaya bahwa bahagia itu bukan ditunggu, tapi diciptakan. “Mungkin juga karena masih pengantin baru. Perasaan masih fresh, dengar suara dia saja sudah buat saya bahagia. Lihat foto-foto dia lagi berkegiatan aja sudah senang dan buat saya semakin semangat bekerja,” tambahnya. Dari suka duka menjalani LDM. Destri belajar menghargai setiap detik kebersamaan. (*/nul)

 


BACA JUGA

Senin, 15 Juli 2019 11:21

Menjaga Kepercayaan Klien

Usaha yang dirintis semakin berkembang. Klien berdatangan. Menjadi bisnis yang…

Senin, 15 Juli 2019 11:21

Biasa dengan Karakter Klien Beda, Tangani 10 Ribu Tamu

KARAKTER klien yang berbeda sudah biasa dihadapi. Diungkapkan Kritaya Zenaida…

Senin, 15 Juli 2019 11:11

Waspada Tiga Jenis Kutu di Kepala

Ketikalagi asyik mengobrol, tiba-tiba kulit kepala rasanya gatal sekali? Kondisi…

Senin, 15 Juli 2019 11:09

Mitos Membasmi Kutu, Dari Santan Basi hingga Kapur Barus

SELAIN mengganggu kenyamanan saat beraktivitas, rasa gatal berlebih akibat kutu…

Senin, 15 Juli 2019 11:07

Menabung sejak Dini, Bisa Dimulai dari Usia Dua Tahun

Kebiasaanmenabung sebaiknya ditanamkan sejak dini. Orangtua penting agar anak lebih…

Senin, 15 Juli 2019 11:06

Ajarkan Anak Menghargai Usaha

SEBAGIAN orangtua menganggap belum waktunya anak memahami uang. Namun, berbeda…

Senin, 15 Juli 2019 11:05

Belajar Bahasa Inggris Usia Dewasa, Benahi Mental agar Lancar

Kemampuan berbahasa penting untuk menunjang karier dan pendidikan. Mampu berbahasa…

Senin, 15 Juli 2019 11:03

Persiapan Matang demi Karier Gemilang

DIA adalah Jeannet Novelia Sarwono. Mahasiswi program studi Manajemen Fakultas…

Senin, 15 Juli 2019 10:59

Masakan Tatar Sunda Manjakan Lidah

Menghabiskan liburan dengan sekadar berjalan-jalan namun tak berwisata kuliner agaknya…

Senin, 15 Juli 2019 10:58

Soto Mi Bogor dengan Aneka Isian

SETELAH mi kocok bandung, menu selanjutnya yakni soto mi bogor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*