MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 01 Juni 2019 11:53
Tak Ada Drainase, Proyek H. Isa III Dipertanyakan, Ternyata Ini Sebabnya
TAK ADA DRAINASE: Warga mempertanyakan perencanaan proyek tersebut karena tidak dibarengi dengan peningkatan drainase. Ia khawatir apabila tak dibarengi dengan drainase yang memadai dengan badan jalan, maka akan berdampak terhadap warga sekitar seperti banjir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pengerjaan proyek Jalan H. Isa III dari simpang Jalan Teuku Umar ke simpang Jalan Mangga II menjadi perhatian masyarakat. Proyek yang menghabiskan anggaran Rp 16 miliar tersebut tidak disertai dengan pembangunan drainase.

Salah seorang warga sekitar Hendra, mempertanyakan perencanaan proyek tersebut karena tidak dibarengi dengan peningkatan drainase. Ia khawatir apabila tak dibarengi dengan drainase yang memadai dengan badan jalan, maka akan berdampak terhadap warga sekitar seperti banjir.

"Biasanya kan kalau ada peningkatan jalan begini sekaligus dengan drainasenya. Ini malah jalannya aja dulu yang dikerjakan," katanya kepada Berau Post, Jumat (31/5).

Di sisi lain, apabila badan jalan selesai terlebih dahulu pengerjaannya, sementara drainase menyusul kemudian, maka kekhawatiran lainnya adalah badan jalan akan kembali rusak akibat pengerjaan proyek drainase.

BANJIR MENGANCAM: Proyek jalan H Isa yang tak menyertakan drainase. 

Sebab, dari pengamatannya pada proyek-proyel drainase dalam kota, memerlukan excavator dengan dimensi besar untuk mengeruk tanah selokan. "Kan bisa saja rusak lagi itu jalan beton kalau dilintasi alat berat dalam waktu yang cukup lama," sebutnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Benny mengungkapkan, keterbatasan anggaran menjadi persoalan yang dihadapi pihaknya dalam membenahi ruas Jalan H. Isa III. Setidaknya ia menyebut perlu anggaran sekitar Rp 48 Miliar untuk peningkatan dari sisi jalan dan drainase.

Namun, anggaran yang disahkan untuk peningkatan ruas jalan tersebut hanya berkisar Rp 18 miliar. "Jadi dengan anggaran yang ada itu kami berusaha melakukannya secara bertahap," terangnya.

Sesuai perencanaan pihaknya, untuk jalur kanan dari Jalan Diponegoro sampai simpang Teuku Umar dilakukan peningkatan badan jalan berupa rigidpavement atau cor beton untuk sebagian panjang jalan. Sekaligus peningkatan drainase sepanjang 470 meter di ruas yang sama atau bertambah 300 meter dari rencana awal yang hanya 100 meter.

Kemudian, dari simpang Teuku Umar hingga simpang Jalan Mangga II akan dilakukan peningkatan di dua badan jalan berupa cor beton. "Jadi untuk yang di daerah SPBU itu kondisi drainasenya cukup parah, makanya sekaligus kami tingkatkan drainasenya. Sedangkan untuk yang di ruas ke arah Mangga II itu masih kami fokuskan di badam jalannya dahulu," tuturnya.

Keputusan tersebut diungkapkannya sesuai dengan apa yang telah dirapatkan pihaknya sebelumnya. Dimana akan fokus pada pengerjaan jalan terlebih dahulu, karena kerap dikeluhkan masyarakat dan masih terus dilintasi truk kontainer.

Ditanya mengenai peningkatan drainase di daerah Teuku Umar ke Mangga II? Benny mengungkapkan hal tersebut tentunya akan tetap dibangun. Namun tidak untuk tahun ini karena anggarannya masih terbatas.

Di samping itu, pihaknya juga melihat aliran air di drainase di sekitar daerah tersebut masih berjalan lancar dan jarang terjadi banjir. "Kami melihatnya hanya satu tahun saja. Setelah itu apabila anggarannya sudah ada lagi pada tahun depan, pasti akan kami kerjakan itu," tandasnya. (arp)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:54

Hari Libur, Bupati Minta Sampah Tetap Diangkut

SANGATTA - Bupati Kutai Timur, Ismunandar meminta pada petugas kebersihan…

Rabu, 17 Juli 2019 11:53

2019, Kutim Tidak Dapat Pesawat Bersubsidi

SANGATTA - Upaya untuk mendapatkan pesawat perintis bersubsidi seperti tahun…

Selasa, 16 Juli 2019 10:53

Dissos Tak Cakup Kesehatan Warga Miskin

Pembatasan anggaran diberlakukan. Agar semua urusan tertangani.   SANGATTA–Pergeseran pos…

Selasa, 16 Juli 2019 10:41

GATALLLL..!! Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN–Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Berau, harus…

Selasa, 16 Juli 2019 10:37

Soal Perusahaan Sawit Pakai Jalan Umum, Ini Kata Dishub

Dishub Kubar menepis tudingan bahwa pihaknya membiarkan perusahaan sawit menggunakan…

Selasa, 16 Juli 2019 10:36

Polisi Masih Selidiki Kecelakaan di Kilometer 34

TENGGARONG - Insiden kecelakaan kembali terjadi di jalan poros Samarinda-Balikpapan,…

Selasa, 16 Juli 2019 10:34

Terbukti Jual Seragam, Kepala Sekolah Bisa Dicopot

  PENAJAM- Tahun ajaran baru di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Selasa, 16 Juli 2019 10:32

LAMA BANGET..!! Daftar Haji Sekarang, Berangkat 2040

PENAJAM- Calon jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Senin, 15 Juli 2019 12:06

Masuk Tiga Besar, Wakili Kaltim Ajang Nasional.

SANGATTA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) sangat mendukung…

Senin, 15 Juli 2019 12:03

Sangasanga Bikin Terobosan Pelayanan

Sebuah terobosan digagas Kelurahan Sangasanga Muara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*