MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 30 Mei 2019 12:49
Layani Pembeli Pakai Drum, Petugas SPBU Dipecat!
IKUTI ATURAN: Petugas SPBU hanya melayani pengisian BBM subsidi langsung ke kendaraan.

PROKAL.CO, Peringatan diberikan bagi oknum petugas nakal yang kerap “membantu” mengisi BBM subsidi ke dalam drum atau jeriken. Jangan asal isi nanti bisa dapat sanksi.

 

TANJUNG SELOR –Urusan bahan bakar minyak memang mudah picu emosi. Terbaru, masyarakat memprotes petugas SPBU di Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, yang layani pembelian BBM menggunakan drum.

Protes itu disampaikan melalui jejaring sosial Facebook. Respons masyarakat pun beragam. Namun, umumnya masyarakat mengecam aktivitas tersebut. Sebab dinilai tidak adil dan merugikan masyarakat yang sulit mendapatkan BBM.

Menanggapi permasalahan tersebut, Yusuf, Pengelola SPBU Sengkawit mengaku belum mengetahui unggahan yang hingga kemarin telah dapatkan 211 like (suka) dan 109 komenter tersebut. Meski begitu, dia berjanji akan mengumpulkan seluruh petugas pengisian BBM.

"Saya akan kumpulkan seluruh petugas pengisian BBM untuk memastikan apakah dalam unggahan itu yang diisi dalam drum BBM jenis premium atau pertalite," ungkap Yusuf kepada Radar Kaltara.

Jika petugas terbukti menjual BBM jenis premium, maka hal itu tidak dibenarkan. Sebab berdasarkan aturan PT Pertamina, BBM bersubsidi seperti premium tidak boleh dijual ke masyarakat secara berlebihan, apalagi hingga menggunakan drum.  "Jangankan drum, pengisian BBM dengan jeriken berukuran 5 liter saja tidak diperbolehkan," ujarnya.

Namun, kata Yusuf, jika petugas hanya menjual BBM jenis pertalite atau pertamax, hal tersebut tidak menjadi masalah. Sebab, dalam aturan yang dilarang itu hanya BBM bersubsidi, sedangkan pertalite dan pertamax bukan BBM bersubsidi.

“Jadi tidak masalah jika ada masyarakat yang membeli menggunakan drum,” ungkapnya kemudian menambahkan, “Tapi selama ini masyarakat banyak yang tidak tahu dan berpikiran jika pihak SPBU membiarkan hal itu.”

Padahal itu, kata dia, tidak benar karena petugas SPBU bekerja sesuai instruksi yang telah diberikan pengelola SPBU. Karena itu, Yusuf yakin petugas SPBU tidak akan melayani pembeli yang menggunakan drum atau jeriken, terlebih BBM subsidi.

Lanjut dia, walaupun pembelian pertalite diperbolehkan menggunakan drum ataupun jeriken, petugas SPBU harus tetap mengutamakan masyarakat yang menggunakan kendaraan. Apalagi saat antrean di SPBU sedang ramai.

"Kasihan masyarakat menunggu kalau pembelian menggunakan drum yang diutamakan," bebernya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Bulungan, Marulie  memastikan pihaknya rutin melakukan penjagaan di SPBU dibantu personel Polda Kaltara. "Jadi sejak polda terbentuk, kami cukup terbantu dalam pengamanan di SPBU," bebernya.

Lanjut dia, tidak hanya SPBU yang menjadi perhatian Satpol PP, tapi juga pedagang bensin botol (bentol) yang kembali marak.

"Kami sudah memberikan peringatan kepada pedagang untuk berhenti menjual bentol," ujarnya.

Bahkan, surat peringatan telah dilayangkan dua kali kepada pedagang. Jika surat ketiga dilayangkan tapi pedagang bentol masih berjualan, tindakan tegas akan dilakukan.

"Seperti tahun lalu, jika harus di senso maka tahun ini juga akan gergaji rak dagangan bensinnya," tegasnya.

Disinggung mengenai lokasi yang paling banyak pedagang bentol, Marulie menjelaskan, rata-rata di jalan dalam kota. Secara aturan pedagang melanggar perda dan perbup.

"Sesuai undang-undang (UU), pedagang juga melanggar UU migas," ujarnya.

Pihaknya sangat berharap pedagang segera menghentikan aktivitas berjualan bentol sebelum ditertibkan petugas. Dalam proses penertiban Satpol PP akan menggandeng pihak terkait seperti Polres Bulungan, Kejari Bulungan dan Kodim 0903/TSR.

"Jadi saat penertiban nanti kita akan melibatkan semua pihak terkait, untuk membantu kita dalam penertiban pedagang bentol," pungkasnya. (*/jai/ana/ypl/k16)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 12:08

Instansi Mana yang Paling Banyak Butuh Pegawai di Kaltara? Cek Ini

TANJUNG SELOR – Menukil data Biro Organisasi Setprov Kaltara, ada…

Kamis, 30 Mei 2019 12:51

Petani Rumput Laut Kerap Melanggar, Ini yang Dilakukan DKP

TANJUNG SELOR–Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Kamis, 30 Mei 2019 12:50

Gubernur Minta Awasi Pola Makan Anak

SEBATIK–Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengimbau masyarakat agar memanfaatkan maksimal…

Kamis, 30 Mei 2019 12:49

Layani Pembeli Pakai Drum, Petugas SPBU Dipecat!

Peringatan diberikan bagi oknum petugas nakal yang kerap “membantu” mengisi…

Kamis, 30 Mei 2019 12:48

Dua Tahun Rusak, Pelabuhan Tak Disentuh Perbaikan

TANJUNG SELOR– Kerusakan di Pelabuhan Feri Ancam, Kecamatan Sekatak, sejak…

Kamis, 30 Mei 2019 12:45

Dipastikan Penumpang Tak Bertambah

NUNUKAN–PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan memastikan Jumat (31/5)…

Kamis, 30 Mei 2019 12:45

LEBIH CEPAT..!! Di Kabupaten Ini Besok ASN Mulai Cuti Bersama

NUNUKAN–Cuti bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 15 Mei 2019 11:29

WARGA BUNYU DEMO..!! Minta Pemadaman Bergilir Berakhir

TANJUNG SELOR–Kekecewaan warga Pulau Bunyu, Bulungan, terhadap pemadaman listrik bergilir…

Senin, 13 Mei 2019 12:17

WADUH..!! Hulu Diguyur Hujan, 5 Desa di Tanjung Palas Timur Terendam

Hujan yang mengguyur wilayah hulu Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*