MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 26 Mei 2019 14:37
Polisi Ringkus 11 Perusuh Tanah Abang
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal bersama Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi melakukan konferensi pers di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/5). (Ridwan/JawaPos.com)

PROKAL.CO, JAKARTA – Polri menetapkan 11 tersangka dalam kericuhan yang terjadi di Masjid Al Huda, Kampung Bali, Tanah Abang, 22 Mei lalu. Video mereka sempat viral bahkan memutar balikkan fakta. Seolah-olah sejmulah anggota Brigade Mobile melakukan pemukulan terhadap seorang remaja.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, remaja yang ada dalam video tersebut adalah perusuh bernama Andri Bibir. Dia sudah tertangkap Kamis pagi (23/5). Video penangkapannya sempat viral di media sosial. Dalam video selama 1 menit 20 detik itu, Andri ditendang, dipukul, dan diseret oleh sejumlah Brimob.

Andri berperan sebagai pemasok batu yang dipakai perusuh melempari polisi. Selain itu, warga Duri Barat, Duri Pulo, Gambir, Jakarta pusat itu juga bertugas membawa dua jerigen yang berisi air. Air tersebut digunakan untuk mencuci muka anggota gerombolannya yang terkena gas air mata.

Andri tidak sendiri. Dia bergerak bergerombol bersama 10 orang rekannya. Yakni,  Mulyadi sebagai provokator menyerang aparat. Kemudian, delapan orang yang bertugas melempar batu, botol kaca, serta bamboo adalah Arya, Asep, Masruki, Abriansyah, M. Yusuf, Julianto, Syaffudin, dan Markus. ”Ada juga Andi yang memberikan minuman ke teman-temannya supaya segar lagi,” jelas Dedi di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM kemarin.

Terkait tindakan kekerasan polisi kepada Andri, Jenderal dengan satu bintang di pundak itu akan melaksanakan sidang displin. ”Kalau terbukti akan ditindak sesuai prosedur di Propam,” katanya.

Sementara itu, Andri mengaku dipukuli akibat hendak melarikan diri. Saat itu dia hendak lari menuju area belakang Masjid Al Huda. Tapi, polisi lebih sigap. ”Di belakang sudah ada Brimob. Saya balik ke lapangan parkir lagi, di situ saya ditangkap,” ungkapnya.

Andri sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati. Saat dihadirkan di kantor Kemenkopolhukam, wajahnya penuh perban di bagian kening memanjang ke kiri dan pelipis kanan. Luka lecet dan sedikit lebam terlihat masih membekas.

Andri ikut-ikutan berbuat onar lantaran sakit hati terkena gas air mata. ”Gara-gara kena gas air mata itu, kemudian saya membantu pendemo biar lebih mudah dapat batu,” ujarnya. Akibat ulahnya itu, Andri dijerat pasal 170 dan 214 KUHP dengan ancaman pidana delapan tahun enam bulan penjara. (han)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 15:34

Pemerintah Pusat Dituntut Responsif

SAMARINDA-Upaya pemerintah mencegah warga yang tewas di kolam bekas tambang…

Rabu, 26 Juni 2019 15:33

Abdoel Moeis Hassan, Tokoh Pertama Kaltim yang Bakal Diusulkan Jadi Pahlawan

Indonesia merdeka hampir 74 tahun. Namun, Kaltim belum memiliki pahlawan…

Rabu, 26 Juni 2019 15:22

KPK Ingatkan Kembali Komitmen Pemberantasan Korupsi Kepala Daerah Se Kaltim

SAMARINDA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penandatanganan Komitmen pelaksanaan…

Rabu, 26 Juni 2019 14:55
27 Juni Putusan Sidang MK

Kapolda Diperintah Tak Beri Izin Demo di Sekitar Gedung MK

JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dibacakan besok…

Rabu, 26 Juni 2019 12:58

Keruk Batu Bara Ilegal di Konsesi Insani

TAMBANG ilegal merugikan banyak pihak. Tak hanya warga, negara pun…

Rabu, 26 Juni 2019 12:55

Kasus Tewasnya Bocah di Kolam Bekas Tambang, Pemprov Salahkan Orangtua

SAMARINDA-Penjelasan soal tewasnya bocah di kolam tambang adalah kesalahan orangtua…

Rabu, 26 Juni 2019 12:52

Anak Pemilik Hotel Ditemukan Tewas Jatuh dari Lantai Delapan

BALIKPAPAN-Sedang duduk di teras, Senin (24/6) sekitar pukul 11.20 Wita,…

Selasa, 25 Juni 2019 13:43

Persaingan Retailer Makin Ketat, Keuntungan Terus Mengecil

BALIKPAPAN—Persaingan bisnis retail makanan dan minuman semakin ketat. Bahkan, tidak…

Selasa, 25 Juni 2019 12:17
Dari Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

349 Suara Bergeser, PPK Berdalih Faktor Kelelahan

Rekapitulasi Kecamatan Loa Janan Ilir berkelindan dugaan pergeseran suara. Lima…

Selasa, 25 Juni 2019 11:23

WADUH...!! Alat Navigasi Bandara Kalimarau Rusak

TANJUNG REDEB - Alat navigasi, Very High Frequency Omnidirectional Range…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*