MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 26 Mei 2019 14:08
Diet Enak Bahagia Menyenangkan (DEBM)
Tiga Bulan Pangkas 14 Kilogram
BAHAGIA: Kini usianya 56 tahun, Supinah bersyukur karena tidak lagi langganan masuk rumah sakit. Rajin olahraga dan diet sehat jadi kuncinya. Dia ingin tetap bugar pada usia tuanya.

PROKAL.CO, GORENGAN jadi makanan favorit Supinah saat muda dulu. Kebiasaan itu dia teruskan hingga memiliki tiga anak. Mulanya bobot tubuh Supi ideal, hingga terus bertambah dan menyentuh angka 62 kilogram (kg) yang semula 50 kg. Padahal tingginya 156 sentimeter (cm).

Supi menghibur diri dan percaya, bahwa tubuh gemuknya pertanda sehat serta bahagia. “Bahagianya saat itu saja. Saat umur bertambah? Ibaratnya, jalan dari kamar ke toilet saja sudah capek,” keluhnya kemudian menggelengkan kepala.

Hingga pada 2013, dia divonis dokter mengidap penyakit lambung. Supi memang mengonsumsi obat dari dokter, namun kebiasaan buruknya tidak dia ubah. Masuk telinga kanan, keluar telinga kiri.

“Gorengan masih jadi makanan yang sering dikonsumsi. Saya juga menyepelekan sarapan, menunda makan siang, dan enggak suka makan buah. Wah, hancur banget deh pola makan waktu itu,” tambahnya perempuan kelahiran 1963 itu.

Hingga pada 2015 dirinya harus dirawat inap. Parahnya, keadaan lambung Supi kronis dan dipenuhi luka. Hal itu membuatnya semakin tersiksa. Sekali salah memilih menu atau waktu makan tidak tepat, dia harus dilarikan ke rumah sakit.

“Per tiga bulan, pasti ada satu atau dua kali dirawat di rumah sakit. Padahal penyebabnya sepele. Sebab enggak ada lagi obat yang ampuh,” ucapnya sedih.

Dari situ, dirinya berkomitmen mengubah pola hidup. Sebelum napas di ujung kerongkongan, tidak ada kata terlambat bagi Supi. Meski usia tak muda lagi, dirinya tetap percaya. Bahwa, hidupnya pada hari mendatang akan lebih baik jika dia mau berubah.

Tepat pada pertengahan 2017, dirinya dipertemukan oleh kerabat lama. Dari pertemuan itu, Supi diimbau untuk mengikuti program diet enak bahagia menyenangkan (DEBM). Tanpa pikir panjang Supi mengikuti saran kawannya itu.

“Saya menjalankan diet rendah karbohidrat dan tinggi protein serta lemak. Harus sarapan, selambat-lambatnya jam 9 pagi,” jelasnya. Tidak ada aturan diet yang menyakitkan. Bahkan pada waktu-waktu tertentu dirinya masih mengonsumsi gorengan, makanan kesukaannya sejak remaja.

Tidak ada aturan ketat dalam DEBM. Hanya cukup mengurangi konsumsi karbohidrat, termasuk nasi, hingga kadar gula dalam makanan. Perbanyak konsumsi protein, lemak hingga sayuran hijau.

Dalam waktu tiga bulan, dia berhasil memangkas bobot 14 kg. Semula bobotnya 63 kg, kini dia berbahagia dengan 48 kg. “Respons tubuh setelah berat badan turun? Masyaallah, ringannya bukan main. Mau gerak ke sana kemari jadi mudah. Bahkan, alhamdulillah sejak program diet, saya jarang masuk rumah sakit,” ucapnya sembari tersenyum. (*/nul*/rdm2/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:35

Raih Rezeki Usai Tebar Manfaat

Tak jarang orang dikatakan naif saat mengaku mengejar manfaat dibanding…

Senin, 24 Juni 2019 09:34

Keajaiban Dibalik Kebaikan

HARI itu bisa jadi hal yang paling membuat Fitri Eka…

Senin, 24 Juni 2019 09:31

Mengenal Menstrual Cup, Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Menstrual cup atau cangkir menstruasi mungkin masih asing terdengar. Wajar,…

Senin, 24 Juni 2019 09:29

Menstrual Cup Lebih Nyaman, Pastikan Higienis

DELAPAN tahun silam, Eva memutuskan mengubah kebiasaannya. Dari pembalut ke…

Senin, 24 Juni 2019 09:27

Ini Efek Penggunaan Lipstik untuk Pipi dan Mata

Ada banyak produk make-up. Untuk mata, bibir dan pipi punya…

Senin, 24 Juni 2019 09:26

Tampil Maksimal dengan Modal Minimal

TAK hanya tampil maksimal dengan setelan busana menarik, para perempuan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

Orangtua Pekerja, Bagaimana Efeknya Bagi Anak?

Kewajiban dan hak adalah hal berbeda namun harus dijalankan seirama.…

Senin, 24 Juni 2019 09:21

Cara Wanita Karier Mendidik Anak Mandiri

BEBERAPA orangtua yang bekerja, memutuskan menitipkan anak ke tempat penitipan…

Senin, 24 Juni 2019 09:07

Potato Peanut Crumb, Sajian Unik dari Kentang Kukus

Fushion food menggambarkan makanan yang dibuat berdasar dua elemen atau…

Senin, 24 Juni 2019 09:05

Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah

DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*