MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 26 Mei 2019 13:55
Kurang Tidur Berujung Emosional
Jika orang kurang tidur biasanya cenderung mudah marah dan emosional.

PROKAL.CO, KURANG tidur pasti akan mengakibatkan kelelahan namun akan merembet pada hal-hal kecil lainnya dan berpengaruh pada sisi psikologis. Seperti tidak fokus saat melakukan sesuatu, ceroboh, dan sering lupa. Psikolog klinis Ayunda Ramadhani mengungkapkan jika orang kurang tidur biasanya cenderung mudah marah dan emosional.

“Mereka yang cenderung emosional karena kurang tidur karena ada fluktuatif emosi yang kadang-kadang bergerak cepat. Akhirnya, tak hanya aspek emosi tapi juga pengaruh kepada aspek kognitifnya. Produktivitas kerja pun akan terganggu dan menurun,” ungkap perempuan 36 tahun itu.

Menurut Ayunda, tuntutan pekerjaan juga bisa menambah beban seseorang jadi lebih emosional. Contohnya, para pekerja yang kondisi fisiknya sudah lelah namun harus menyelesaikan pekerjaannya. Bagaimanapun juga, tidur adalah hal penting. Secara prinsip, tidur adalah kondisi saat Anda kembali mengisi daya pada tubuh.

“Waktu selama 7-9 jam perhari harus dipenuhi setiap harinya. Kalau memang tidak sempat, pastikan Anda mengambil celah untuk istirahat dengan melakukan power nap di siang hari. 15-30 menit pun sudah cukup. Terutama bagi para pekerja yang biasanya dituntut untuk lembur dan keesokan harinya sudah dihadapi dengan pekerjaan baru. Akhirnya, ini kan menjadi pola kebiasaan. Power nap bisa dilakukan,” jelas dosen program studi Psikologi Unmul tersebut.

Sederhananya, power nap adalah tidur siang singkat yang berfungsi mengembalikan kebugaran tubuh secara cepat. Walhasil, dampak-dampak negatif terkait kurang tidur akan berkurang. Hasilnya akan terlihat signifikan. Tubuh lebih segar dan produktivitas kembali normal. Bahkan, beberapa studi penelitian mengungkapkan jika power nap sangat penting.

Sayangnya, beberapa orang masih menyepelekan waktu tidur. Hal itu berpotensi memicu gangguan tidur yang lebih serius, insomnia. Sejatinya, suatu gangguan mesti dimulai dari pola atau kebiasaan buruk sebelumnya. Tak hanya soal pekerjaan yang menuntut, tapi faktor dari gangguan tidur juga bisa muncul karena kecemasan atau memiliki gangguan lain sebelumnya.

“Bicara gangguan tidur, hal ini sudah jauh lebih serius dibanding susah tidur biasa. Kalau sudah seperti itu, memang butuh pertolongan dan ditangani langsung oleh ahlinya seperti psikiater dan psikolog klinis,” jelas Ayunda.

Beda hal bagi yang keluhannya hanya susah tidur. Ayunda menyarankan untuk melakukan beberapa modifikasi. Manajemen waktu dibutuhkan. Buatlah jadwal yang teratur demi menghindari pekerjaan menumpuk ketika deadline. Sehingga tak berdampak pada waktu tidur.

Ayunda menyarankan, jika merasakan perbedaan pada tubuh atau merasa lebih mudah emosi, baiknya cek lagi kualitas tidur. Anda bisa mengubah suasana kamar dengan cara mematikan lampu atau meredupkannya. Dari situ, akan muncul hormon melatonin yang bekerja saat Anda tidur dan membuat tidur lebih berkualitas. Jika terbiasa tidur dengan cahaya, baiknya mulai kurangi kebiasaan. Ubahlah secara pelan dan bertahap. (*/ysm*/rdm)

 

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:35

Raih Rezeki Usai Tebar Manfaat

Tak jarang orang dikatakan naif saat mengaku mengejar manfaat dibanding…

Senin, 24 Juni 2019 09:34

Keajaiban Dibalik Kebaikan

HARI itu bisa jadi hal yang paling membuat Fitri Eka…

Senin, 24 Juni 2019 09:31

Mengenal Menstrual Cup, Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Menstrual cup atau cangkir menstruasi mungkin masih asing terdengar. Wajar,…

Senin, 24 Juni 2019 09:29

Menstrual Cup Lebih Nyaman, Pastikan Higienis

DELAPAN tahun silam, Eva memutuskan mengubah kebiasaannya. Dari pembalut ke…

Senin, 24 Juni 2019 09:27

Ini Efek Penggunaan Lipstik untuk Pipi dan Mata

Ada banyak produk make-up. Untuk mata, bibir dan pipi punya…

Senin, 24 Juni 2019 09:26

Tampil Maksimal dengan Modal Minimal

TAK hanya tampil maksimal dengan setelan busana menarik, para perempuan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

Orangtua Pekerja, Bagaimana Efeknya Bagi Anak?

Kewajiban dan hak adalah hal berbeda namun harus dijalankan seirama.…

Senin, 24 Juni 2019 09:21

Cara Wanita Karier Mendidik Anak Mandiri

BEBERAPA orangtua yang bekerja, memutuskan menitipkan anak ke tempat penitipan…

Senin, 24 Juni 2019 09:07

Potato Peanut Crumb, Sajian Unik dari Kentang Kukus

Fushion food menggambarkan makanan yang dibuat berdasar dua elemen atau…

Senin, 24 Juni 2019 09:05

Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah

DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*