MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 26 Mei 2019 12:32
Korban Diancam, Tersangka Cabul Ini Membantah
MERASA TAK BERSALAH: Syamsuddin Kurniawan (baju garis-garis) ditahan di Polsek Sungai Pinang setelah dilaporkan tetangganya karena diduga berbuat tak senonoh. RESTU

PROKAL.CO, SAMARINDA - Syamsuddin Kurniawan (45), seperti tak ada rasa bersalah. Dia bahkan tersenyum saat polisi hendak memeriksanya di ruang penyidik Polsek Sungai Pinang kemarin (25/5). Warga Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, itu dilaporkan orangtua Melati (bukan nama sebenarnya) ke polisi, setelah sebelumnya, remaja perempuan 14 tahun itu bercerita panjang lebar.

Kini sang anak masih ketakutan, dan berada di “rumah aman” salah satu pemerhati anak di Kota Tepian. Berdasarkan laporan korban, kejadian tak senonoh itu saat Selasa (21/5) malam. “Jadi orangtua korban itu dapat informasi kalau anak (Melati) ada di rumah pelaku,” jelas Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Ipda Fahrudi. Selanjutnya, pintu rumah Syamsuddin digedor.

“Selang setengah jam baru dibuka,” sambung perwira balok satu di pundak itu. Sempat ada adu mulut antara keluarga remaja tanggung itu dengan pelaku. Setelah diminta bercerita, orangtua Melati yang mendengar anaknya sudah disetubuhi pun naik pitam. Pria paruh baya yang sudah berdiam cukup lama di kawasan itu diminta ikut ke markas polisi di Jalan DI Panjaitan, Sungai Pinang. “Korban juga diancam menggunakan pisau untuk melayani nafsu bejat pelaku,” tegas Fahrudi.

Bukan sekali pelaku berbuat mesum ke korban. “Intinya masih di rumah pelaku. Mengancam itu juga meminta korban untuk tetap tinggal di rumah si pelaku,” sambung pria penyuka olahraga lari itu. Dengan iming-iming memberikan uang Rp 50 ribu, pelaku menyetubuhi korban berulang kali.

Ditemui di ruang pemeriksaan kemarin, sebelum perbuatan tak diinginkan itu terjadi, Syamsuddin baru saja pulang jalan. Hampir dua jam meninggalkan rumah. Namun ada rekannya yang menunggu. “Kaget, kok ada dia (Melati). Saya suruh pulang,” ungkapnya. Begitu juga dengan rekannya. Namun disebut Syamsuddin, anak tetangganya itu tak mau pulang.

Syamsuddin benar-benar membantah semuanya. “Enggak ada setubuhi. Saya dipaksa untuk memegang punya dia (kemaluan),” ungkap pria yang rambutnya sudah dominan putih itu. Dia malah mengaku apa yang diperbuat korban adalah semata-mata penjebakan. “Saya dibilang pacarnya. Tidak benar itu. Kan enggak mungkin juga,” ujarnya.

Sebelum kejadian, pria yang sebelumnya bekerja sebagai sekuriti salah satu perusahaan tambang di ibu kota Kaltim itu menjelaskan, tak mengenal akrab dengan korban. Namun, dia mengetahui jika Melati adalah tetangganya. “Jarang dia main ke rumah. Nah dia sempat pinjam handphone saya,” sambung Syamsuddin.

Pelaku mengelak disebut sebagai pelaku persetubuhan. “Sudah saya tolak terus, tapi dia memaksa,” akunya. Pria yang tengah bermasalah dengan rumah tangganya itu menuturkan, sebelumnya sempat diberi tahu tetangganya untuk hati-hati. Hingga akhirnya, Syamsuddin mengaku terpaksa menuruti kemauan anak tersebut. Kini Melati ada di rumah aman, milik salah satu pemerhati anak di Samarinda. Dari laporan polisi, korban mengalami trauma mendalam. (*/dra/kri/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 22:04

Lima Terdakwa Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir Dituntut 1 Tahun Penjara

SAMARINDA – Jaksa penuntut umum (JPU) akhirnya menuntut 5 terdakwa…

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Mengatasi Ketimpangan Sebaran Fasilitas Pendidikan

Perlu Tambahan Sekolah Baru

Sebaran sekolah di Kota Tepian dianggap kurang merata. Sehingga, penerimaan…

Rabu, 26 Juni 2019 13:57
Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

Terdakwa Tak Hadirkan Saksi Meringankan, Sebut Sudah Jalankan Rekomendasi

SAMARINDA–Lima penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) Loa Janan Ilir (LJI) memilih…

Rabu, 26 Juni 2019 13:56
Kendalikan Bisnis Narkoba dari Penjara

Sebut Banyak Narapidana Jadi “Pemain”

SAMARINDA–Lembaga pemasyarakatan (lapas) semestinya jadi wadah untuk para pelanggar hukum…

Rabu, 26 Juni 2019 13:55
Kakak Kandung Dahlan Iskan Berpulang

“Sudah Diajak Pulang. Aku Mau Pulang”

Enam bulan terakhir, Siti Chosyatun tidak banyak berbicara. Dia sakit.…

Rabu, 26 Juni 2019 13:52

Diduga Cabuli Balita, Malah Ngaku Pernah "Main" dengan Nenek

SAMARINDA-“Saya enggak pernah berbuat seperti yang dilaporkan,” ucap Salahudin Sulaiman…

Rabu, 26 Juni 2019 13:01

Napi Lapas Bayur Ketahuan Kendalikan Bisnis Sabu, Begini Modusnya...

SAMARINDA - Aparat kembali mengungkap kembali bisnis haram narkotika sabu-sabu…

Rabu, 26 Juni 2019 12:59

LARUT..!! Truk Box vs Bus Tabrakan di Kilometer 30 Loa Janan

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Selasa, 25 Juni 2019 12:11

Kuasa Hukum Bilang Salah Input karena Kelelahan, Ini Kata Komisioner Bawaslu Samarinda

Para PPK Loa Janan Ilir  (LJI), lewat kuasa hukumnya, Zainal…

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*