MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 26 Mei 2019 11:05
Terdakwa Penipuan Semringah Divonis Rendah

PROKAL.CO, SAMARINDA–Ismail Taufik, Anto Camma, dan Wati, tampak semringah. Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Samarinda penyebabnya. Tiga sekawan yang terlibat kasus penipuan penggandaan uang itu menerima vonis empat bulan 15 hari pidana penjara. Lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yakni tujuh bulan pidana penjara.

Majelis hakim PN Samarinda yang dipimpin Parmatoni bersama Deky Velix Wagiju dan Rustam menilai ketiganya hanya terbukti sekali menipu dengan Jumiati sebagai korban. Jumlah kerugian pun dipastikan Rp 46 juta. “Karena itu, majelis berpendapat atas ulah ketiga terdakwa menjatuhkan vonis dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan,” ucap Parmatoni.

Sebelumnya, tiga sekawan ini dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Yudhi Satrio Nugroho selama tujuh bulan pidana penjara karena menipu dengan modus hendak berbisnis telur asin. Di persidangan terungkap Jumiati jadi satu-satunya korban yang bisa dibuktikan dengan kerugian Rp 46 juta. Selain itu, barang bukti enam lembar surat pembelian emas dan rekening koran sudah dikembalikan kepada korban.

Modus yang digunakan ketiga terdakwa ini, sebut jaksa Yudhi, dalam tuntutannya pekan lalu, selepas mengklaim ingin berinvestasi dalam usaha telur asin. Ismail Taufik mengklaim bisa menggandakan uang atau aksesori berbekal relikui miliknya. Bahasa melayu yang dikuasainya selama lima tahun bekerja sebagai TKI di Brunei Darussalam jadi bekal menguatkan aksinya itu. Wati dan Anto Camma bertugas untuk mencari korban dan lokasi penipuan tersebut. (*/ryu/ndy/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 22:04

Lima Terdakwa Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir Dituntut 1 Tahun Penjara

SAMARINDA – Jaksa penuntut umum (JPU) akhirnya menuntut 5 terdakwa…

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Mengatasi Ketimpangan Sebaran Fasilitas Pendidikan

Perlu Tambahan Sekolah Baru

Sebaran sekolah di Kota Tepian dianggap kurang merata. Sehingga, penerimaan…

Rabu, 26 Juni 2019 13:57
Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

Terdakwa Tak Hadirkan Saksi Meringankan, Sebut Sudah Jalankan Rekomendasi

SAMARINDA–Lima penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) Loa Janan Ilir (LJI) memilih…

Rabu, 26 Juni 2019 13:56
Kendalikan Bisnis Narkoba dari Penjara

Sebut Banyak Narapidana Jadi “Pemain”

SAMARINDA–Lembaga pemasyarakatan (lapas) semestinya jadi wadah untuk para pelanggar hukum…

Rabu, 26 Juni 2019 13:55
Kakak Kandung Dahlan Iskan Berpulang

“Sudah Diajak Pulang. Aku Mau Pulang”

Enam bulan terakhir, Siti Chosyatun tidak banyak berbicara. Dia sakit.…

Rabu, 26 Juni 2019 13:52

Diduga Cabuli Balita, Malah Ngaku Pernah "Main" dengan Nenek

SAMARINDA-“Saya enggak pernah berbuat seperti yang dilaporkan,” ucap Salahudin Sulaiman…

Rabu, 26 Juni 2019 13:01

Napi Lapas Bayur Ketahuan Kendalikan Bisnis Sabu, Begini Modusnya...

SAMARINDA - Aparat kembali mengungkap kembali bisnis haram narkotika sabu-sabu…

Rabu, 26 Juni 2019 12:59

LARUT..!! Truk Box vs Bus Tabrakan di Kilometer 30 Loa Janan

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Selasa, 25 Juni 2019 12:11

Kuasa Hukum Bilang Salah Input karena Kelelahan, Ini Kata Komisioner Bawaslu Samarinda

Para PPK Loa Janan Ilir  (LJI), lewat kuasa hukumnya, Zainal…

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*