MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 23 Mei 2019 14:42
Kaltim Belum Minat Obligasi

Anggap Dana Saat Ini Cukup Bangun Infrastruktur

Hadi Mulyadi

PROKAL.CO, SAMARINDA- Pemprov Kaltim tampaknya belum tertarik menerbitkan obligasi sebagai alternatif pendanaan dalam melanjutkan proyek infrastruktur di Bumi Etam. Pasalnya hingga saat ini mereka belum menunjukkan keseriusan mencari modal di pasar saham seperti daerah lain, salah satunya Jawa Timur.

Diketahui, saat ini pemda memiliki alternatif mendapatkan pembiayaan selain dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun APBD melalui obligasi. Obligasi daerah merupakan surat utang yang diterbitkan pemda yang ditawarkan kepada publik melalui penawaran umum di pasar modal.

Obligasi daerah bersifat jangka panjang, yakni lebih dari lima tahun, dalam mata uang rupiah. Ada beberapa daerah yang sudah mengajukan obligasi untuk infrastruktur antara lain Pemprov Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, hingga sekarang pihaknya belum mau mengikuti langkah daerah lain yang sudah menerbitkan surat utang. Sebab dia menilai dana saat ini masuk cukup untuk membiayai seluruh pembangunan infrastruktur. “Kita belum ada terpikir mau obligasi, karena kalau APBD tidak cukup kita minta dari pusat untuk membiayai proyek-proyek pembangunan lain,” ujarnya, Rabu (22/5).

Dia mengungkapkan, menerbitkan obligasi belum menjadi prioritas. Meski biasanya pembangunan infrastruktur dengan skema obligasi jauh lebih transparan karena utang tersebut langsung disalurkan langsung kepada kontraktor, untuk pembangunan dan memiliki pengawasan ketat. “Kita belum ke arah sana, mungkin nanti kalau sudah sangat dibutuhkan baru kita akan terbitkan obligasi,” pungkasnya.

Terpisah, Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, membangun infrastruktur dengan cara menerbitkan surat utang dapat menyebabkan ketidakstabilan kondisi ekonomi. Di Indonesia, surat berharga Negara (SBN) yang dimiliki asing terus mendominasi sejak 2014. Saat ini, total SBN yang dipegang asing sudah mencapai 39,5 persen.

“Untuk daerah, obligasi daerah memang bernilai strategis dalam pembangunan. Namun, pemda harus hati-hati karena sifatnya utang komersial. Jadi akan ada jatuh tempo untuk membayar utang,” katanya saat dihubungi Kaltim Post.

Dia menjelaskan, dalam penerbitan obligasi daerah, ada serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut mencakup persiapan di daerah, pertimbangan Menteri Dalam Negeri, pengajuan usulan kepada Menteri Keuangan, kemudian dilanjutkan oleh persiapan registrasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Melalui obligasi daerah, tentu dana yang diperoleh dapat digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur. Jika Kaltim merasa belum butuh, wajar jika tidak menerbitkan seperti daerah lain yang sudah melakukan obligasi,” pungkasnya. (*/ctr/ndu)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 14:15

Komnas HAM Tuding Aparat Tak Taati Rekomendasi

Tewasnya Ahmad Setiawan di kolam bekas tambang memantik reaksi Komisi…

Senin, 24 Juni 2019 14:13

Diduga Terjadi Pembiaran Berlarut

Satu demi satu warga di Samarinda bertumbangan. Lubang bekas tambang…

Senin, 24 Juni 2019 14:11
Samarinda yang Selalu Saja Ada Tambang Ilegal

Pemerintah Beri Ruang Pelanggaran

PELANGGARAN demi pelanggaran dilakukan para pelaku usaha pertambangan di Kaltim.…

Senin, 24 Juni 2019 13:26
Jumlah Pelanggaran Pemilu 2019 Naik Pesat Dibanding 2014

Kombinasi Meningkatnya Pengawasan dan Bebalnya Peserta

Tingkat kepatuhan peserta pada Pemilu 2019, rupanya, belum membaik. Yang…

Senin, 24 Juni 2019 13:18

Pemilik Pabrik Korek Ditangkap di Hotel

LANGKAT – Polres Binjai terus mendalami kasus kebakaran yang menewaskan…

Senin, 24 Juni 2019 10:18

Persentase Penurunan Harga Tiket Pesawat Masih Dikaji

Penurunan harga tiket pesawat masih dinanti-nanti masyarakat. Pihak maskapai masih…

Minggu, 23 Juni 2019 22:57
Ahmad, Jadi Korban Ke-35 yang Tewas di Kolam Bekas Tambang

Diketahui Tenggelam setelah Empat Jam

Pemprov Kaltim sepertinya diuji. Setelah temuan sejumlah tambang ilegal di…

Minggu, 23 Juni 2019 22:54

Tambang di Samarinda, Pastikan TNI Tak Terlibat

ATURAN dilanggar. Hasil bumi dicuri. Namun hingga kini, belum tampak…

Minggu, 23 Juni 2019 22:47

Tiket Pesawat Bisa Murah Asal Ini yang Dihapus...

JAKARTA-Keriuhan masyarakat terhadap harga tiket pesawat mendapat respons dari pemerintah.…

Minggu, 23 Juni 2019 22:43

Insentif Pemerintah Bikin Properti Bakal Lebih Bergairah

Pemerintah punya kebijakan baru untuk dunia properti. Salah satunya insentif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*