MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 21 Mei 2019 10:47
Bambung Jadi Pengedar Double L, Ditanya Malah Terbahak

Penyelundupan Puluhan Ribu LL Digagalkan

IMBAS MENGANGGUR: Helmi (baju oranye) kembali merasakan dinginnya lantai penjara karena upayanya menyelundupkan puluhan ribu LL. RESTU/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA-Helmi (34) alias Imi masuk golongan pengedar narkoba kelas kakap. Jumlah narkoba yang dia edarkan tergolong besar. Seperti ketika dia diringkus oleh kepolisian di kompleks Pasar Kedondong, Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang, akhir pekan lalu. Dia ditangkap ketika membawa 20 bungkus besar berisi tablet LL. Rencananya hendak dia edarkan di kawasan Mahakam Ulu (Mahulu).

Saat menghadiri pengungkapan kasusnya ke awak media kemarin, Helmi tampak santai. Bahkan dia bisa sembari tersenyum dan terbahak ketika menjawab pertanyaan pewarta. “Memang seharusnya saya jalani hukuman ini,” ungkapnya.

Mahulu jadi destinasinya karena di sana masih minim “pesaing”. Karena itu, dia yakin dagangannya bisa laku keras di sana. Ini bukan kali pertama dia ditangkap karena bisnis pengedaran LL. Medio 2016, pria berstatus duda beranak satu itu pernah dibekuk. “Makanya dia paham sekali dengan peredarannya,” balas Kaur Bin Ops Satresnarkoba Polresta Samarinda Iptu Suji Hariyanto.

Dua bulan menganggur alias jadi bambungan jadi alasan pria yang bermukim di sekitar Pasar Kedondong itu kembali menekuni bisnis haram tersebut. “Mau bagaimana lagi, lagi butuh uang juga,” ungkapnya. Dia tak jual eceran, seperti yang beberapa kali diungkap kepolisian. Sebungkus besar dijual Rp 1 juta. Setiap bungkus berisi seribu butir. Dari 20 paket besar yang disita, polisi menyita 20 ribu butir.

Dalam Pasal 196 UU No 36/2009 tentang Kesehatan menyebutkan, setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan persediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar,  atau persyaratan keamanan, khasiat atau manfaat, serta mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 Ayat 2 dan 3, bisa dikenai pidana penjara paling lama 10 tahun.

Dijelaskan Suji, LL bisa menyebabkan ketergantungan. Pengguna kecanduan karena efek sampingnya. “Penggunaan dalam jangka panjang bakal merusak organ tubuh bagian luar dan dalam, karena zat kimia dari obat itu,” sambung perwira polisi balok dua tersebut.

Obat itu bisa menghilangkan kesadaran jika konsumsi dalam dosis yang berlebihan. Sehingga pasien bisa menjadi tidak sadar diri dan tidak dapat mengontrol perbuatannya, bahkan mungkin lebih parahnya lagi yaitu overdosis.

Efek lain yang bisa dirasakan penyalah guna, yakni napas terasa berat, dehidrasi, berhalusinasi, mudah kaget, sempoyongan, emosi, bola mata selalu bergerak, dan beberapa dampak lain.

“Setiap pengguna merasakan efek berbeda, bergantung kerentanan masing-masing pengonsumsi obat itu,” tegas Suji. Selain itu, LL banyak memengaruhi mental daripada fisik. “Kalau terus dilanjutkan penggunaannya dengan dosis lebih, kejadian fatal seperti radang usus, penyakit liver, kerusakan otak, dan kerusakan organ-organ,” pungkasnya. (*/dra/ndy/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 22:04

Lima Terdakwa Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir Dituntut 1 Tahun Penjara

SAMARINDA – Jaksa penuntut umum (JPU) akhirnya menuntut 5 terdakwa…

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Mengatasi Ketimpangan Sebaran Fasilitas Pendidikan

Perlu Tambahan Sekolah Baru

Sebaran sekolah di Kota Tepian dianggap kurang merata. Sehingga, penerimaan…

Rabu, 26 Juni 2019 13:57
Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

Terdakwa Tak Hadirkan Saksi Meringankan, Sebut Sudah Jalankan Rekomendasi

SAMARINDA–Lima penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) Loa Janan Ilir (LJI) memilih…

Rabu, 26 Juni 2019 13:56
Kendalikan Bisnis Narkoba dari Penjara

Sebut Banyak Narapidana Jadi “Pemain”

SAMARINDA–Lembaga pemasyarakatan (lapas) semestinya jadi wadah untuk para pelanggar hukum…

Rabu, 26 Juni 2019 13:55
Kakak Kandung Dahlan Iskan Berpulang

“Sudah Diajak Pulang. Aku Mau Pulang”

Enam bulan terakhir, Siti Chosyatun tidak banyak berbicara. Dia sakit.…

Rabu, 26 Juni 2019 13:52

Diduga Cabuli Balita, Malah Ngaku Pernah "Main" dengan Nenek

SAMARINDA-“Saya enggak pernah berbuat seperti yang dilaporkan,” ucap Salahudin Sulaiman…

Rabu, 26 Juni 2019 13:01

Napi Lapas Bayur Ketahuan Kendalikan Bisnis Sabu, Begini Modusnya...

SAMARINDA - Aparat kembali mengungkap kembali bisnis haram narkotika sabu-sabu…

Rabu, 26 Juni 2019 12:59

LARUT..!! Truk Box vs Bus Tabrakan di Kilometer 30 Loa Janan

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Selasa, 25 Juni 2019 12:11

Kuasa Hukum Bilang Salah Input karena Kelelahan, Ini Kata Komisioner Bawaslu Samarinda

Para PPK Loa Janan Ilir  (LJI), lewat kuasa hukumnya, Zainal…

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*