MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 17 Mei 2019 15:22
Sarankan Mudik Lebih Awal, Tiket Pelni ke Surabaya dan Tanjung Priok Habis
Tiket penumpang pada puncak mudik yang ditetapkan pada 21 Mei sudah habis untuk tujuan Surabaya dan Tanjung Priok

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Memasuki awal Ramadan, perusahaan kapal swasta dan Pelni mencetak penjualan tiket cukup tinggi. Utamanya periode mudik Lebaran mendatang. Perusahaan pelayaran angkutan penumpang dan kendaraan PT Dharma Lautan Utama bahkan meyakini lonjakan pemudik yang menggunakan armadanya meningkat sebesar 18 persen dari realisasi tahun lalu. Tentu didukung dengan kapasitas kapal termasuk frekuensi kedatangan.

"Kalau enggak ada kenaikan harga tiket pesawat, peningkatan penumpang diprediksi hanya 4 persen. Apalagi kemarin ada pembatasan produksi minerba sehingga jumlah pekerja juga tidak bertambah. Begitu juga dengan perkebunan. Jadi hanya mengandalkan penumpang yang itu-itu saja," ucap Pemimpin Cabang PT Dharma Lautan Utama Balikpapan M Saleh, Kamis (16/5).

Adanya peralihan tersebut dapat dipastikan gelombang penumpang akan meningkat. Agar tidak terjadi kepadatan di satu momen, pihaknya mengurai kepadatan mudik Lebaran agar jumlah penumpang merata di tiap keberangkatan kapal, pihaknya menerapkan kenaikan tarif secara bertahap. "Masyarakat yang tidak punya kepentingan disarankan mudik lebih awal," serunya.

Adapun tarif bertingkat yang ditetapkan, yakni Rp 450 ribu untuk keberangkatan periode 12-25 Mei dan Rp 500 ribu untuk keberangkatan periode 26 Mei-3 Juni. Itu untuk tujuan Surabaya. Sebelumnya, keberangkatan periode pekan pertama Ramadan, tarif yang dipatok diskon 25 persen, yakni hanya Rp 297 ribu.

Dan benar saja, pada periode tersebut, tingkat keterisian penumpang menebal. Dari 30 persen rata-rata keberangkatan saat kondisi normal menjadi 80 persen. Dari total kapasitas 1.200 penumpang. "Ada peningkatan sebesar 50 persen," sebutnya. Penerapan kenaikan secara berkala juga berlaku untuk tujuan Parepare. Adapun kapasitas angkut tujuan Parepare sebanyak 1.100 penumpang.

Disebutkan, saat ini keberangkatan menuju Surabaya dilayani tiap empat hari sekali. Pihaknya berencana, melakukan penambahan satu unit armada untuk mengakomodasi masyarakat yang hendak mudik ke Pulau Jawa melalui Surabaya. "Armada ekstra rencananya mulai H-7 dengan keberangkatan dua kali dalam seminggu," sambungnya.

Begitu pula untuk tujuan Parepare, Saleh mengaku akan menambah frekuensi pelayaran. Dari dua kali dalam sepekan menjadi tiga kali dalam sepekan mulai H-15 mendatang.

Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan Yohanes Bane mengatakan, tiket penumpang pada puncak mudik yang ditetapkan pada 21 Mei sudah habis untuk tujuan Surabaya dan Tanjung Priok. Sementara untuk Parepare per Kamis (16/5) untuk keberangkatan 21 Mei menyisakan sisa 221 seat, Makassar 221 seat, Maumere 151 seat, Lewoleba 76 seat, dan Kupang 72 seat. “Efek mahalnya tiket pesawat ini cukup kami rasakan,” tuturnya.

Sedangkan untuk keberangkatan 27 Mei tujuan Makassar, Maumere, Lewoleba, Kupang, Serta 28 Mei dan 1 Juni tujuan Parepare, Makassar, Baubau, tiketnya sudah terjual habis. Termasuk keberangkatan ke Surabaya pada 3 Juni. Tiketnya ludes. Tiket yang tersedia dalam jumlah banyak hanya tujuan Pantoloan, Nunukan dan Tarakan.

Ia menjelaskan, kecemasan mahalnya tiket pesawat ini mendorong masyarakat memilih menggunakan moda laut. Pihaknya sudah mempersiapkan mengantisipasi dengan melakukan penambahan jadwal kapal. “Namun, tetap tidak bisa menjamin. Saya imbau masyarakat yang tidak kebagian tiket jangan memaksa. Lebih baik bepergian setelah Lebaran,” tuturnya.

Adapun, kapasitas maksimal Kapal Pelni yang berlayar dari Balikpapan mulai dari 3.000 orang hingga 4.500 orang. Pada arus mudik Lebaran tahun ini, PT Pelni menyediakan tiga armada kapal existing. Yakni, KM Labobar, KM Lambelu, dan KM Bukit Siguntang. Sedangkan untuk extraline akan menggunakan KM Dorolonda tujuan Surabaya, dan KM Umsini serta KM Sinabung untuk melayani penumpang tujuan Makassar. (aji/ndu2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 15:34

Pemerintah Pusat Dituntut Responsif

SAMARINDA-Upaya pemerintah mencegah warga yang tewas di kolam bekas tambang…

Rabu, 26 Juni 2019 15:33

Abdoel Moeis Hassan, Tokoh Pertama Kaltim yang Bakal Diusulkan Jadi Pahlawan

Indonesia merdeka hampir 74 tahun. Namun, Kaltim belum memiliki pahlawan…

Rabu, 26 Juni 2019 15:22

KPK Ingatkan Kembali Komitmen Pemberantasan Korupsi Kepala Daerah Se Kaltim

SAMARINDA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penandatanganan Komitmen pelaksanaan…

Rabu, 26 Juni 2019 14:55
27 Juni Putusan Sidang MK

Kapolda Diperintah Tak Beri Izin Demo di Sekitar Gedung MK

JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dibacakan besok…

Rabu, 26 Juni 2019 12:58

Keruk Batu Bara Ilegal di Konsesi Insani

TAMBANG ilegal merugikan banyak pihak. Tak hanya warga, negara pun…

Rabu, 26 Juni 2019 12:55

Kasus Tewasnya Bocah di Kolam Bekas Tambang, Pemprov Salahkan Orangtua

SAMARINDA-Penjelasan soal tewasnya bocah di kolam tambang adalah kesalahan orangtua…

Rabu, 26 Juni 2019 12:52

Anak Pemilik Hotel Ditemukan Tewas Jatuh dari Lantai Delapan

BALIKPAPAN-Sedang duduk di teras, Senin (24/6) sekitar pukul 11.20 Wita,…

Selasa, 25 Juni 2019 13:43

Persaingan Retailer Makin Ketat, Keuntungan Terus Mengecil

BALIKPAPAN—Persaingan bisnis retail makanan dan minuman semakin ketat. Bahkan, tidak…

Selasa, 25 Juni 2019 12:17
Dari Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

349 Suara Bergeser, PPK Berdalih Faktor Kelelahan

Rekapitulasi Kecamatan Loa Janan Ilir berkelindan dugaan pergeseran suara. Lima…

Selasa, 25 Juni 2019 11:23

WADUH...!! Alat Navigasi Bandara Kalimarau Rusak

TANJUNG REDEB - Alat navigasi, Very High Frequency Omnidirectional Range…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*