MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 16 Mei 2019 13:43
KPPU Pantau Tarif Baru, Awasi Potensi Kartel
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyambut baik keputusan pemerintah menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat. Mereka kini meminta maskapai penerbangan segera menyesuaikan tarif dengan keputusan tersebut.

PROKAL.CO, JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyambut baik keputusan pemerintah menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat. Mereka kini meminta maskapai penerbangan segera menyesuaikan tarif dengan keputusan tersebut.

Komisioner KPPU Chandra Setiawan menuturkan, penyesuaian TBA seharusnya berdampak pada harga tiket pesawat. ’’Maskapai bisa anytime (kapan saja, Red) mengubah tarifnya. Harusnya harga tiket itu turun,’’ katanya saat ditemui di sela diskusi pemindahan ibu kota oleh President University di Jakarta kemarin (15/5).

Dengan penurunan tarif tersebut, Chandra berharap tiket pesawat lebih terjangkau masyarakat. Apalagi, saat Ramadan sampai Lebaran nanti, kebutuhan atau permintaan tiket pesawat semakin besar.

Dia menyatakan, KPPU terus memantau implementasi penerapan tarif tiket pesawat tersebut. KPPU berharap tetap ada persaingan harga tiket di antara maskapai penerbangan. Artinya, KPPU tidak mengharapkan seluruh airlines atau maskapai penerbangan kompak menerapkan tarif tertentu.

Misalnya, sama-sama memasang tarif di batas atas semua. Atau, meski tidak sampai di tarif batas atas, ada kesepakatan menetapkan tarif di angka tertentu. Chandra menegaskan hal itu dilarang. ’’Artinya, itu bisa dikatakan merupakan indikasi kartel. Itu dilarang undang-undang,’’ katanya.

Dia menegaskan kepada seluruh maskapai supaya tetap bersaing secara sehat dalam mematok tarif tiket pesawat. Misalnya, tidak menjual seluruh kursi atau seat dengan harga tertentu yang mendekati batas atas. Namun, ada jatah persentase tertentu yang dijual dengan harga lebih murah.

Chandra menuturkan, KPPU saat ini menyelidiki melonjaknya harga tiket pesawat di seluruh maskapai penerbangan nasional. Sampai saat ini investigasi masih berlangsung.

Menurut dia, penurunan harga tiket pesawat oleh maskapai penerbangan bukan hal mustahil. Apalagi, sudah ada penyesuaian dalam beberapa elemen terkait dengan penerbangan. Mulai harga avtur sampai biaya yang terkait dengan layanan maskapai di bandara. ’’Mau tidak mau, cost (biaya, Red) bisa ditekan atau diefisienkan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B. Pramesti menyatakan, regulasi baru tentang TBA sudah berada di meja menteri perhubungan. Pembahasan tarif baru sudah selesai. Tinggal menunggu pengesahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

’’Mungkin (keluar, Red) hari ini. Nunggu Pak Menteri,’’ ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan. Ketika ditanya berapa tarif yang turun dan rute mana saja, Polana enggan menjawab.

Direktur Niaga Garuda Indonesia (GI) Pikri Ilham Kurniansyah mengungkapkan, maskapainya mendukung penurunan TBA. Dia optimistis tahun ini tetap meraih laba seperti pada kuartal I 2019. Saat itu GI mendapat keuntungan USD 19,7 juta. ’’Kalau TBA turun, pasti ada dampak dalam pendapatan. Sebagai pebisnis, harus pandai,’’ tegasnya kepada Jawa Pos kemarin.

Dia menyatakan, tiket bukan satu-satunya sumber pendapatan GI. Pikri menjelaskan, manajemen GI sudah melakukan antisipasi penurunan TBA. Secara organisasi, GI telah melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah direksi dan komisaris. Semula ada delapan direksi, lalu dikurangi menjadi tujuh. ’’Direksi sudah tidak menggunakan kendaraan dinas. Dinas keluar pun tidak ada uang perjalanan dinas,’’ tuturnya.

GI juga mulai mengurangi fasilitas dan memilah konsumen. Untuk kelas low cost carrier (LCC), penerbangan akan diarahkan ke grup lain, Citilink atau Sriwijaya. Ada kemungkinan juga maskapai pelat merah itu mengurangi rute. Namun, rencana tersebut masih menunggu keputusan Ditjen Perhubungan Udara terkait dengan TBA anyar. ’’Kalau harus menutup rute dan mengurangi layanan, masyarakat harap maklum. Ini untuk jangka panjang,’’ ucap Pikri.

Pendapatan lain yang akan digenjot adalah kargo, iklan, dan sponsor. ’’Dengan harga turun, ada kemungkinan demand naik,’’ katanya. Ketika jumlah penumpang naik, meski keuntungan maskapai tidak besar, diharapkan tetap ada pendapatan yang bisa menyokong bisnis penerbangan.

Pikri juga berharap ada sharing dari pengusaha penginapan dan makanan ketika mereka mendapat keuntungan. ’’Sebelumnya omzet hotel turun, maskapai mulai untung. Sekarang hotel diharapkan naik (demand-nya). Jadi, ada sharing profit,’’ tuturnya.

Kolaborasi juga diharapkan datang dari pemerintah. Misalnya, pemerintah membantu promosi perjalanan luar negeri. Dengan begitu, maskapai tak perlu lagi mengeluarkan biaya promosi. ’’Langkah bisnis yang kami lakukan tidak akan mengurangi safety dan tetap memikirkan nasib karyawan,’’ tegasnya. (wan/lyn/c5/oni)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:28

Inflasi Kota Tepian Rendah

SAMARINDA – Belum lama ini Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:49

Pegadaian Setor Dividen Rp 1,387 Triliun

JAKARTA – PT Pegadaian berhasil membukukan laba Rp 2,775 triliun…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:01

TransNusa Ekspansi Rute Penerbangan ke Sulawesi dan Kalimantan

BALIKPAPAN- TransNusa terus memperluas sayap bisnisnya di bidang angkutan udara.…

Sabtu, 25 Mei 2019 12:55

Ramadan, Konsumsi Data Telkomsel Naik

BALIKPAPAN- Telkomsel berhasil mencatatkan lonjakan traffic layanan data pada momen…

Sabtu, 25 Mei 2019 12:54

Kampanye Negatif Pengaruhi Penghasilan Petani

SAMARINDA- Kampanye negatif dari Uni Eropa (UE) tentang minyak kelapa…

Jumat, 24 Mei 2019 11:27

Obligasi Bisa Percepat Pembangunan

SAMARINDA- Pemprov Kaltim diminta mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi atau surat…

Jumat, 24 Mei 2019 11:18

Saatnya Mal Panen Omzet

BALIKPAPAN- Sepanjang periode empat bulan pertama tahun ini, Matahari Department…

Jumat, 24 Mei 2019 11:08

Bulog Siapkan Beras untuk Zakat

BALIKPAPAN- Kewajiban membayar zakat fitrah bagi setiap muslim pada Ramadan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:40

Tekan Harga Daging Sapi, Masyarakat Bisa Beralih ke Daging Beku

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) V…

Kamis, 23 Mei 2019 14:38
Bank Mandiri Balikpapan Siapkan Rp 1 T

Layani Penukaran Uang dengan Mobil Keliling

BALIKPAPAN- Bank Mandiri Area Balikpapan menyiapkan armada keliling untuk melayani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*