MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 15 Mei 2019 11:34
Menyulap Lahan Kritis Pascatambang (3-Habis)
Tolak Tambang, Pertanian Terpadu Jadi Benteng
SEMANGAT WARGA: Salah satu lokasi pertanian terpadu di RT 24, Kelurahan Sangasanga Dalam, yang merupakan pinjaman dari Pertamina.

PROKAL.CO, class="yiv2451107804ydpdc458a55msonormal">Trauma dengan aktivitas tambang membuat warga RT 24, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, gencar melakukan kampanye penolakan tambang. Tak melulu dengan unjuk rasa, tapi juga mengembangkan pertanian terpadu.

MUHAMMAD RIFQI, Tenggarong

SEBUAH balai pertemuan yang dibangun kelompok tani Daya Karya Mandiri (DKM) di RT 24, Kelurahan Sangasanga Dalam, seolah menjadi saksi perjuangan membentuk karakter desa yang mandiri. Tak melulu hanya berteriak menolak aktivitas tambang batu bara yang dianggap tak ramah lingkungan.

Namun, warga juga berupaya kreatif dalam menanamkan nilai-nilai kearifan lokal. Balai tersebut berada di atas kawasan lahan Pertamina yang dipinjamkan kepada kelompok tani untuk dijadikan etalase ternak sapi. Di sana juga terdapat sejumlah kolam ikan dan lahan untuk ditanami sayur serta rumput untuk pakan sapi. Aktivitas pertanian tersebut pun saling berkaitan.

Misalnya, keberadaan kotoran sapi dianggap mampu menyuburkan tanah dan menjadi pupuk. Ketua DKM Dasi mengatakan, kampungnya tak hanya menjadi perhatian sejumlah penggiat lingkungan serta peneliti lokal. Tapi juga sejumlah peneliti dari luar negeri. Salah satunya, dari Inggris. Bertahannya masyarakat di tengah konflik aktivitas pertambangan, membuat banyak pihak menaruh perhatian.

Sejumlah pejabat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, pun sudah berkali-kali datang. Mereka ingin memastikan jika penolakan warga atas aktivitas tambang di kampung tersebut benar-benar dilaksanakan dan sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah warga di sini konsisten sekali untuk bertahan menolak aktivitas pertambangan di kampung. Salah satunya dengan mengembangkan pertanian terpadu ini,” terang Dasi.

Warga setempat, menurut dia, berkeinginan dukungan pemerintah serta pihak swasta agar semakin mengembangkan semangat dan motivasi warga tersebut. Termasuk peluang menjadi percontohan atau pilot project, dengan menyulap kampung yang semula bergantung dengan aktivitas tambang menjadi lebih mandiri.

“Kami juga menjadikan kawasan pertanian terpadu ini menjadi benteng untuk menolak aktivitas tambang yang merusak. Karena lubang-lubang tambang di kampung kami sudah menjadi bukti, pihak perusahaan tidak bertanggung jawab setelah melakukan aktivitas tambang,” kata Zainuri, ketua RT 24. (***/kri/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 11:18

Pemkab Bisa Rugi, Jika Pinjaman ke Bank Jateng Disetujui, Gimana Hitungannya?

Agenda Pemkab Kutim meminjam dana ke bank batal. Ya, jika…

Senin, 27 Mei 2019 11:15
Tidak Waspada, Wawan Tabrak Pejalan Kaki

Tabrak Orang Jalan Kaki, Pemotor Ini yang Patah Kaki

SANGATTA–Mentari menyengat pada akhir pekan lalu (25/5). Wawan Setiawan (20)…

Senin, 27 Mei 2019 11:12

Kutim Langganan WTP, Ini Klaim Bupati

SANGATTA–Pemkab Kutai Timur (Kutim) kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian…

Senin, 27 Mei 2019 11:09

Garong Rumah Kosong Ditangkap (Lagi)

TENGGARONG–Meski sudah beberapa kali menjadi penghuni jeruji besi, tak membuat…

Senin, 27 Mei 2019 11:08
Mengikuti Patroli Skala Besar setelah Pilpres

Sisir KPU hingga Lapas, TNI-Polri Antisipasi Kerawanan

Luasnya geografis di Kukar, serta latar belakang masyarakat yang heterogen…

Senin, 27 Mei 2019 11:00

Tambah Jam Operasi Listrik di Siluq Ngurai dan Bentian Besar, PLN Melak Tunggu Perintah

SENDAWAR–Warga Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), tampaknya harus…

Senin, 27 Mei 2019 10:59

Berkah Ramadan, TNI Berbagi Sembako

TENGGARONG – Wajah ceria penuh bahagia tak dapat disembunyikan Ponirin (54) warga…

Senin, 27 Mei 2019 10:53

SABAR..!! Seragam dan Tas Gratis untuk Siswa Masih Proses Lelang

PENAJAM–Seluruh seragam sekolah untuk calon siswa baru tahun ajaran 2019/2020…

Senin, 27 Mei 2019 10:52

Sanksi bagi PNS Diskes Diputuskan, Ini Rekomendasinya

  PENAJAM–Rekomendasi sanksi disiplin berat terhadap pegawai negeri sipil (PNS)…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:45

Kejari Deteksi Potensi Korupsi, Soroti Dugaan di Dua Proyek

SENDAWAR–Setelah kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*