MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 11 Mei 2019 13:46
AYO LAKASI..!! Tiket Kapal untuk Mudik Hampir Ludes
Belum turunnya harga tiket pesawat membuat pemudik memilih menggunakan moda transportasi laut dan darat untuk menuju kampung halaman. Ini terlihat dari meningkatnya permintaan tiket kapal dalam beberapa hari terakhir.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Belum turunnya harga tiket pesawat membuat pemudik memilih menggunakan moda transportasi laut dan darat untuk menuju kampung halaman. Ini terlihat dari meningkatnya permintaan tiket kapal dalam beberapa hari terakhir.

Kepala cabang PT Pelni Balikpapan Yohanes Bane mengatakan, tiket penumpang mudik Lebaran 2019 melalui kapal laut untuk waktu keberangkatan dua minggu sebelum Lebaran sudah hampir habis. “Ya hampir ludes. Efek mahalnya tiket pesawat ini cukup kami rasakan,” ungkapnya, Jumat (10/5).

Ia menjelaskan, kecemasan mahalnya tiket pesawat ini mendorong masyarakat memilih menggunakan moda laut. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya melakukan penambahan jadwal kapal. “Namun, tetap tidak bisa menjamin. Saya imbau masyarakat yang tidak bekerja atau sudah libur jangan menunda keberangkatan. Jadwal kapal dalam waktu dekat ini masih banyak yang kosong. Jelang Lebaran sudah hampir full,” bebernya.

Tiket penumpang kapal yang habis tersebut rata-rata tujuan Makassar dan Baubau. Sementara tujuan Surabaya masih tersedia namun sudah mulai menipis. Adapun kapasitas maksimal kapal Pelni yang berlayar dari Balikpapan mulai dari 3.000 orang hingga 4.500 orang.

Pada arus mudik Lebaran tahun ini, PT Pelni menyediakan tiga armada kapal existing. Yakni, KM Labobar, KM Lambelu, dan KM Bukit Siguntang. Sedangkan untuk extra-line akan menggunakan KM Dorolonda tujuan Surabaya, dan KM Umsini serta KM Sinabung untuk melayani penumpang tujuan Makassar. PT Pelni juga mengimbau calon penumpang agar tidak mudah percaya dan membeli tiket kepada calo, karena rawan terjadi penipuan.

Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong menyatakan setiap tahun pemudik di Kaltim cenderung mengalami kenaikan 10-15 persen. Polemik tingginya harga tiket belum menunjukkan tanda bahwa tiket itu akan mengalami penurunan dalam waktu dekat. Salah satu solusi tercepat menjawab kritik masyarakat adalah dengan menurunkan tarif batas atas (TBA).

 “Antisipasinya pasti masyarakat akan memilih moda angkutan lain. Pasti darat dan laut jadi pilihan lagi. Secara harga, perbandingannya kalau udara satu orang, via laut tiga orang. Darat bisa lima sampai tujuh orang,” jelasnya.

Adapun kehadiran Bandara APT Pranoto di Samarinda tidak menjamin adanya kenaikan penumpang ke Kaltim jika tiket masih belum turun. Kalau di Balikpapan turun, APT naik, dilihat persentase hampir berimbang. Penurunan di Balikpapan 10-20 persen diimbangi di Samarinda sehingga masih fluktuatif karena penumpang itu saja.

Untuk mengatasi hal tersebut, Salman menyebut pada 15 Mei 2019 mendatang akan diadakan rapat koordinasi internal Dinas Perhubungan Kaltim dengan segenap stakeholder sektor transportasi dalam rangka angkutan mudik Lebaran 2019. Salah satu agendanya adalah penambahan armada di angkutan laut dan angkutan darat untuk menjawab kebutuhan para pemudik yang beralih dari pesawat.

Salman menyebut, porsi pemudik paling banyak di Kaltim masih berasal dari Jawa khususnya Jakarta dan Surabaya, disusul dari Sulawesi khususnya dari Makassar. Selama ini, angka pemudik yang paling banyak berasal dari Makassar kerap memilih transportasi laut. “Sekarang kelihatan pergerakan kalau sudah ramai harus ada penambahan kapal. Operator harus menambah kapal,” terang Salman.

Dia menambahkan, di Kaltim tercatat pergerakan penumpang dengan seluruh moda bisa mencapai lebih dari 10 juta penumpang per tahun. Salman juga menyebut untuk arus mudik dalam Kaltim, Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kaltim terkait kesiapan dan keamanan infrastruktur untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik. “Dari kami kendaraannya kami ramp check sudah sejak minggu lalu,” papar Salman. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 10:54

Selasar SD 032 Penajam Longsor, Sembilan Ruangan Terancam

PENAJAM–Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) awal pekan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:45

Adam Levine Tinggalkan The Voice

LOS ANGELES – Adam Levine membuat keputusan besar. Jumat waktu…

Minggu, 26 Mei 2019 14:39

Penyaluran Zakat Ikut Ketentuan Kemenag

JAKARTA - Kementerian Agama menyerukan agar pembayaran zakat fitrah dilakukan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:37

Polisi Ringkus 11 Perusuh Tanah Abang

JAKARTA – Polri menetapkan 11 tersangka dalam kericuhan yang terjadi…

Minggu, 26 Mei 2019 14:36
Bila Ingin Menangkan Sengketa Pilpres

02 Harus Siapkan Bukti Kuat

JAKARTA – Gugatan sengketa hasil pilpres telah sampai. Tim kuasa…

Minggu, 26 Mei 2019 13:59

BIAR CAKEP DAN CANTIK..!! Yuk, Pilah-pilih Pakaian Idulfitri

PUSAT perbelanjaan mulai ramai. Berbondong-bondong mencari pakaian, agar tampil trendi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:38

Bukti Pasar Segiri Belum “Bersih”, Romi: Ada yang Sakit Hati..??

SAMARINDA - Seperti pepatah, mati satu tumbuh seribu. Satu lokasi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:30

Pemkot Minta Bantuan Pemprov Rp 5 Miliar

SAMARINDA – Pemkot Samarinda telah mengajukan permohonan bantuan keuangan (bankeu)…

Minggu, 26 Mei 2019 12:13

Ribuan Petugas Gabungan Siaga Mudik

SEJUMLAH titik rawan kecelakaan pada jalur mudik Lebaran di Kaltim…

Minggu, 26 Mei 2019 12:06

KPK Panggil Lagi Sofyan Basir

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menjadwalkan ulang pemeriksaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*