MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Senin, 06 Mei 2019 13:13
Padusan, “Ritual” Sambut Ramadan yang Jadi Tradisi
Umat Islam Padati Tempat-Tempat Pemandian Alami
Tempat-tempat pemandian umum itu tak hanya dipadati warga setempat. Wisatawan pun berdatangan untuk padusan. Tak terkecuali mereka yang dari luar Jogjakarta. ELANG KHARISMA D/RADAR JOGJA

PROKAL.CO, SLEMAN – Sudah menjadi tradisi tahunan tiap H-1 Ramadan masyarakat Jogjakarta memadati tempat-tempat pemandian umum. Seperti kemarin (5/5). Mereka datang ke tempat pemandian umum untuk padusan. Padusan berasal dari kata adus yang berarti mandi. ‘Ritual’ itu mengandung makna membersihkan diri untuk menyambut bulan puasa.

Tempat-tempat pemandian umum itu tak hanya dipadati warga setempat. Wisatawan pun berdatangan untuk padusan. Tak terkecuali mereka yang dari luar Jogjakarta. Padusan sebenarnya bisa dilakukan dengan mandi di rumah. Namun tetap saja banyak umat Islam yang beramai-ramai mendi di umbul atau kolam pemandian. Tradisi yang ada sejak dulu itu sampai sekarang masih terjaga. Bahkan, tradisi padusan telah menjadi komoditas wisata.

Blue Lagoon menjadi salah satu objek wisata alam yang menjadi jujugan wisatan untuk padusan. Sumber mata air di Dusun Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman memang melimpah. Bahkan dipercaya tak pernah kering meski saat kemarau sekali pun.

"Saya sengaja ke sini untuk padusan dan main air," ujar Ali Guntoro, 30, warga Tempel kata salah seorang pengunjung Ali Guntoro, 30, warga Tempel saat ditemui di Blue Lagoon kemarin (5/5).

Biasanya Ali bersama keluarganya padusan di Pantai Parangtritis. Namun kali ini dia ingin mencoba suasana baru. "Ya lumayan segar di sini. Hanya, masih butuh beberapa pembenahan," tambahnya.

Lokasi Blue Lagoon yang berada di pedesaan membuat nuansa sejuk. Apalagi di sekitarnya banyak pohon peneduh. Itulah yang menjadikan Blue Lagoon sebagai daya tarik wisatawan. Sejak pagi ratusan pengunjung sudah memadati tiga kolam yang ada.

Haryanto, pengelola Blue Lagoon, mengatakan, tradisi padusan mampu menarik jumlah pengunjung hingga sepuluh kali lipat dibanding hari biasa. Jika hari biasa hanya sekitar seratus orang, pada H-1 puasa bisa mencapai seribu pengunjung. “Mereka datang dari pagi hingga maghrib,” ungkapnya.

Haryanto mengakui masih banyak yang perlu dibenahi. Khususnya untuk menambah daya tarik Blue Lagoon. Namun yang utama baginya adalah faktor keamanan. Saat hujan pengelola akan menutup tempat pemandian alami itu. Karena selalu kebanjiran. Selain Blue Lagoon, masih banyak tempat pemandian umum alami di Jogjakarta yang selalu menjadi jujugan wisatan untuk padusan. Misalnya: Sendang Kasihan, Bantul; Sendang Klangkapan, Seyegan, Sleman, dan masih banyak lagi. Termasuk kolam renang umum.(har/yog)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 13:31
Mencicipi Pengalaman Ramadan di Oxford (2–Habis)

Gelar Kajian Quran Sebelum Berbuka Puasa

SEPERTI umumnya kegiatan muslim di berbagai negara, kami juga menjalani…

Kamis, 23 Mei 2019 11:24
Bilkis Bano, Tunggu Keadilan Selama 17 Tahun

Dapat Rumah, Pekerjaan, Kompensasi Miliaran

Kerusuhan di Gujarat, India, 2002 lalu telah merenggut kehormatan dan…

Kamis, 16 Mei 2019 14:55
Berbincang dengan dr Joseph, Bule Brazil Penjaga Pohon Kurma di Islamic Center

Bule Rawat 165 Pohon Kurma tanpa Digaji, Yakin Kurmanya Berbuah Tiga Tahun Lagi

Masjid Hubbul Wathan Islamic Center ditanami 165 pohon kurma. Uniknya,…

Senin, 06 Mei 2019 13:16
Ketika Dua Bule Aktivis Lingkungan Prihatin dengan Sampah di Indonesia

Ajak Mencintai Bumi, Ingatkan Dampak Negatif Plastik

Mereka bukan asal Indonesia. Yang satu, Adriana María Olarte dari…

Senin, 06 Mei 2019 13:13
Padusan, “Ritual” Sambut Ramadan yang Jadi Tradisi

Umat Islam Padati Tempat-Tempat Pemandian Alami

SLEMAN – Sudah menjadi tradisi tahunan tiap H-1 Ramadan masyarakat…

Minggu, 05 Mei 2019 09:16
Refleksi Hari Pendidikan di Kukar

Dela Tak Lagi Mengayuh dengan Sepatu Bolong

Bukan ponsel canggih apalagi motor beken untuk berkeliling kampung. Hanya…

Rabu, 24 April 2019 10:27
Caleg Pasutri yang Diprediksi Lolos, Suastika Hindari Simakrama Bareng Istri

Bukan Haus Jabatan, Tapi Karena Penugasan Partai

Calon legislatif (caleg) DPRD pasangan suami-istri (pasutri) yang kemungkinan besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*