MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 27 April 2019 10:05
Tepis HOAX Dan Kecurangan, Publikasikan Form C1!
Herdiansyah Hamzah

PROKAL.CO, Oleh Herdiansyah Hamzah

Pengamat Politik

Beberapa hari terakhir ini publik dibanjiri informasi terkait hasil perhitungan suara pemilu legislatif. Klaim kursi dan pemegang suara terbanyakpun muncul dari berbagai pihak. Bahkan berlomba-lomba mentasbihkan dirinya sebagai pemenang. Upaya ini tentu saja bertujuan untuk mempengaruhi psikologi massa. Padahal sejatinya, hanya KPU yang berhak mendeclare hasil pemungutan suara. Hanya KPU, bukan yang lain! Yang berarti informasi darimanapun selain dari KPU, adalah kabar bohong alias HOAX!

Lantas darimana data itu diperoleh? Setiap orang memang punya kebebasan untuk bergerak menghimpun data dan menyampaikannya ke publik. Itu adalah prinsip kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Namun harus dipahami, kebebasan itu sebatas pendapat dengan porsi tertentu. Tidak boleh dijadikan rujukan, kecuali diberikan kewenangan oleh undang-undang. Dan kewenangan publikasi data secara resmi hanya dimiliki oleh KPU.

Anehnya, bahkan terdapat informasi yang menyebutkan sumbernya dari hasil hitung form C1 Bawaslu. Ini jelas informasi yang menyesatkan, sebab Bawaslu tidak pernah mengeluarkan data hasil perhitungan suara pemilu legislatif. Informasi tersebut memberi kesan buruk, seolah-olah Bawaslu turut menggiring opini. Padahal itu merupakan tindakan oknum tertentu yang ingin memanfaatkan nama Bawaslu sebagai alat legitimasi informasinya.

Upaya yang dilakukan oleh KPU Samarinda untuk membuka data form C1 untuk publik, patut diapresiasi. Toh tidak ada aturan yang dilanggar dengan mempublikasikan form C1 setiap TPS. Semangat untuk memberikan akses bagi publik ini yang patut diacungi jempol. Beginilah seharusnya badan publik bekerja sebagaimana perintah UU Kebebasan Informasi Publik. Namun disamping itu, setidaknya ada 3 manfaat yang diperoleh dengan publikasi form C1 ini :

Pertama, mengkonsentrasikan informasi dipenyelenggara (one single system), dalam hal ini KPU, sebagai satu-satunya pihak yang diberikan kewenangan mempublikasikan hasil perhintungan suara secara resmi.

Kedua, menepis kecurangan yang selama ini cenderung massif dialamatkan kepada KPU sebagai penyelenggara. Ini seperti menambah duka di tengah banyaknya personil KPU dilapangan yang jatuh bangun, bahkan harus meregang nyawa akibat kelelahan.

Ketiga, memberikan ruang partisipasi bagi publik dalam mengawasi kemungkinan kecurangan. Rumus awal partisipasi itu adalah informasi yang memadai. Dengan dibukanya akses data form C1 oleh KPU, maka publik akan dengan mudah mengawasi perbuatan curang.

Harapannya, apa yang dilakukan oleh KPU Samarinda dengan membuka akses data form C1 kepada publik, juga dapat diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota lainnya. Dengan demikian, proses pengawasan dari publik juga dapat berjalan demi menghindari kecurangan dan menepis informasi bohong yang menyesatkan. Dan sekali lagi publik harus paham, bahwa satu-satunya lembaga yang dijadikan rujukan informasi terkait dengan rekapitulasi suara adalah KPU. (**)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:21

Wujudkan PLTSa Ramah Lingkungan

Oleh: Priyo Adi Sesotyo Mahasiswa Magister Energi, Universitas Diponegoro   Belum…

Senin, 15 Juli 2019 08:09

Kaltim Sebagai Ibukota NKRI: Kenapa tidak?

Oleh: Apri Gunawan, SE Pilihan untuk menjadikan Kalimantan Timur sebagai…

Jumat, 12 Juli 2019 11:23

Pelajaran dari Kasus Bau Ikan Asin

Bambang Iswanto* MAKNA denotasi frasa bau ikan asin adalah aroma…

Minggu, 07 Juli 2019 21:36

Mengutamakan Moral Dalam Pembangunan

Oleh: Apri Gunawan, SE  Ketua IPDP Kaltim Kota Samarinda  …

Jumat, 05 Juli 2019 12:03

Anjing (di)-Masuk-(kan) Masjid

Oleh: Bambang Iswanto*   Tiba-tiba saja berita terkait anjing menjadi…

Sabtu, 29 Juni 2019 12:02

Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Tanggung Jawab Negara

Ratna Munjiah Pemerhati Sosial Masyarakat   MASYARAKAT Kutim dihadapkan dengan…

Jumat, 28 Juni 2019 21:11

Sama di Mata Hukum

Bambang Iswanto*   SUATU saat, Ali bin Abi Thalib melihat…

Rabu, 26 Juni 2019 12:10

Zonasi Sekolah dan Pemerataan Pendidikan

Syamsuddin MPd Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim   LIBUR…

Minggu, 16 Juni 2019 13:26

Demokrasi dan Persen

Oleh BANDUNG MAWARDI HARI-HARI menjelang keruntuhan rezim Orde Baru, Wiji…

Jumat, 14 Juni 2019 14:39

Lebaran Berkawan Air

ADA nuansa berbeda pada Idulfitri 1440 Hijriah di Kaltim. Beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*