MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 26 April 2019 10:54
Harga Elpiji Subsidi Makin "Meledak...!!"

Pangkalan Mengecer, Harga Per Tabung Rp 40 Ribu

ilustrasi

PROKAL.CO, PENAJAM–Elpiji subsidi atau tabung melon 3 kilogram kembali menjadi barang langka dan mahal di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sejak dua pekan terakhir, warga yang ingin menggunakan elpiji subsidi harus merogoh Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per tabung. Persoalan itu ditemukan di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku.

Sebelumnya, harga elpiji subsidi kelurahan tersebut dibanderol Rp 25 ribu per tabung. Hal tersebut diungkapkan Halijah, salah seorang warga di Kelurahan Maridan kepada Kaltim Post kemarin (25/4). ”Semenjak langka beberapa hari terakhir, harganya Rp 38.000-Rp 40.000 per tabung. Sebelumnya tidak pernah seperti ini harganya. Baru kali ini. Nyarinya juga susah sekali,” keluhnya. Agar dapur tetap mengepul tanpa menguras kantong, dirinya pun menggunakan kayu bakar.

Pengaturan pembelian elpiji subsidi dengan syarat membawa kartu keluarga (KK) dan kartu tanda pengenal (KTP) ke kelurahan, lanjut dia, juga tidak berdampak signifikan di wilayahnya. “Kan awalnya di data dulu, tetapi kalau habis, ya enggak dapat. Meski sudah mendaftar dan mengantre,” ungkapnya. Dalam keadaan sulit ini, Halijah mengaku tetap menunggu pasokan elpiji subsidi. “Kalau mau beli tabung 12 kilogram mahal. Mending pakai kayu bakar,” ujarnya.

Terkait penggunaan elpiji subsidi, Ijah, begitu dia disapa menuturkan, satu tabung bisa bertahan maksimal 14 hari. Selama ini, beberapa warga mendapatkan elpiji subsidi dari pangkalan. ”Tapi harganya Rp 28.000 per tabung. Harusnya kan enggak boleh pangkalan jual dengan harga begitu,” bebernya. Dikonfirmasi terkait kelangkaan elpiji subsidi, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan PPU, Rusli menuturkan, dari hasil monitoring timnya, kelangkaan terjadi ditemukan di pedalaman PPU.

“Kekurangan itu ada di pedalaman. Kami akui, kuota yang ada saat ini tidak cukup,” sebutnya. Diketahui, jatah elpiji bersubsidi di PPU pada 2019 bertambah 200.000 menjadi 1.700.000 tabung yang sebelumnya hanya 1.500.000 tabung per tahun. “Naiknya sekitar nol persen. Bahkan menurut saya tidak ada kenaikan. Sementara jumlah penduduk di PPU ini 200 ribu jiwa,” katanya. Untuk menanggulangi kelangkaan elpiji, Pemkab PPU telah meminta keterangan tiga agen yang beroperasi di PPU. Termasuk melibatkan Polres PPU dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas).

“Dari rapat yang digelar, intinya semua pangkalan dilarang, tidak dibolehkan mengecer. Tidak melayani pengeceran. Tindakan tegas akan kami tempuh,” tandasnya. (riz)


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 11:00

Tambah Jam Operasi Listrik di Siluq Ngurai dan Bentian Besar, PLN Melak Tunggu Perintah

SENDAWAR–Warga Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), tampaknya harus…

Senin, 27 Mei 2019 10:59

Berkah Ramadan, TNI Berbagi Sembako

TENGGARONG – Wajah ceria penuh bahagia tak dapat disembunyikan Ponirin (54) warga…

Senin, 27 Mei 2019 10:53

SABAR..!! Seragam dan Tas Gratis untuk Siswa Masih Proses Lelang

PENAJAM–Seluruh seragam sekolah untuk calon siswa baru tahun ajaran 2019/2020…

Senin, 27 Mei 2019 10:52

Sanksi bagi PNS Diskes Diputuskan, Ini Rekomendasinya

  PENAJAM–Rekomendasi sanksi disiplin berat terhadap pegawai negeri sipil (PNS)…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:45

Kejari Deteksi Potensi Korupsi, Soroti Dugaan di Dua Proyek

SENDAWAR–Setelah kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:28

Sekretariat DPRD Minta Hak Pengelolaan Rumjab

  SANGATTA-Rumah jabatan (rumjab) pimpinan DPRD Kutim di kawasan Kompleks…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:27
PPDB Jenjang Sekolah Dasar

INGAT..!! Calistung Bukan Syarat Penerimaan

TENGGARONG-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD segera dibuka. Sebelum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:26

Fogging Tak Efektif Cegah DBD

SANGATTA– Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kutim terus…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:16

Cegah Wabah Dari Luar, KKP Tanah Grogot Perketat Jalur Masuk

TANA PASER — Seiring maraknya penyebaran Monkeypox atau virus cacar…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:15

Pantau Jalur Transportasi dan Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

PENAJAM- Operasi Ketupat Mahakam 2019 akan dimulai pekan depan. Selama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*