MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 25 April 2019 09:50
Coblosan Pemilu Banyak Masalah, Dorong Pakai e-Voting
Memilih dengan menggunakan coblos memakai paku, dinilai banyak masalah, merepotkan.

PROKAL.CO, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menilai sistem pemungutan suara secara elektronik atau e-voting harus sudah bisa diterapkan pada Pemilu 2024. Pendapat ICMI itu didasari kisruh pelaksanaan Pemilu 2019.

Ketua Departemen Komunikasi ICMI Andi Irman mengatakan, setidaknya ada tiga alasan sehingga Pemilu 2024 sudah harus menggunakan e-voting. Pertama adalah kontroversi hitung cepat dan lamanya penghitungan manual berjenjang yang dilakukan oleh KPU.

 Menurutnya, hal itu telah memunculkan efek negatif. Sebab, banyak pertentangan di kalangan elite maupun akar rumput.

“Pertengkaran nasional ini melemahkan persatuan Indonesia. Bila menggunakan e-voting, hasil pemilu segera diketahui sesaat setelah pemungutan suara telah dilakukan,” ujar Irman seperti diberitakan JawaPos.com, Rabu (24/4).

Alasan kedua adalah kompleksitas mekanisme pemilu di Indonesia saat ini. Akibatnya, tenaga manusia yang menjadi penyelenggara pemilu terkadang tak mampu memenuhi tuntutan masyarakat.

“Banyak penyelenggara pemilu sakit bahkan gugur dalam menjalankan tugasnya. Dengan e-voting, kerumitan-kerumitan tersebut bisa diminimalisir,” ungkap Andi.

Alasan ketiga adalah pesatnya  kemajuan di bidang teknologi informasi. Saat ini, teknologi kian mempermudah masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas.

Andi lantas mencontohkan sektor e-commerce yang berkembang masif. Menurutnya, hal itu menjadi bukti masyarakat kian melek teknologi. 

Selain itu, pemerintah juga tengah membangun Palapa Ring yang akan menyediakan akses internet cepat dari Sabang sampai Merauke. “Sudah saatnya penerapan teknologi Indonesia merambah dunia politik sehingga kepastian politik dapat terwujud,” tambah dia.

Hanya saja, kata Andi, pelaksanaan e-voting memang memerlukan payung hukum. Karena itu, Undang-undang Pemilu pun harus direvisi.

Walaki, Andi menegaskan bahwa Indonesia harus mulai mengkaji e-voting. Salah satunya adalah mencoba sistemnya.

“Persoalan utama e-voting adalah kepercayaan pada sistem. Untuk itu harus bertahap dan diuji terus menerus. Indonesia harus menunjukkan pada dunia mengenai kemajuan teknologi dengan cara menerapkan e-voting,” pungkasnya.(jpc/jpg


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:03

Pemudik Jarak Jauh Mulai Padati Terminal

JAKARTA – Sejak Jumat (24/5) pemudik jarak jauh seperti Sumatra…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:44

Proses Visa Haji Mulai Syawal

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sampai sekarang masih menerima pengumpulan…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:40

Amien Rais: People Power Eggi Enteng-Entengan

KEBAYORAN BARU - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN),…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:23

PWI Peduli dari Anggota Untuk Masyarakat

JAKARTA- Menyatukan potensi yang dimiliki seluruh anggota, Persatuan Wartawan Indonesia…

Kamis, 23 Mei 2019 12:51

Ke Istana Lagi, tapi Tak Bahas Koalisi

BOGOR – Kans Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)…

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*