MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 23 April 2019 08:57
GEGER..!! Tetangga Gila Timpas Satu Keluarga, Pelaku Masih Keliaran Bawa Parang
Satu keluarga di Desa Abbanderang, Wajo Sulsel tewas dianiaya diduga oleh orang gila.

PROKAL.CO, Satu keluarga di Desa Abbanderang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan jadi korban penganiayaan yang berujung maut. Wahid (58) dan istrinya Nawiah (56) tewas setelah ditebas parang oleh pelaku. Sementara cucu korban, Andini (17) kondisinya kritis. Pelaku diduga bernama Asriadi (25) yang tidak lain adalah tetangga korban sendiri. Beredar kabar pula bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Informasi yang dihimpun Pojoksatu.id, peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (22/4/2019) sore, sekira pukul 17.30 Wita.

Asriadi tiba-tiba mendatangi rumah Wahid dengan membawa sebilah parang yang sudah terhunus. Tanpa banyak tanya, pelaku langsung memarangi Wahid dan istrinya, Nawiah.

Tak cukup sampai di situ. Saat hendak keluar dari rumah korban, pelaku mendapati Andini yang baru pulang dari sekolah. Tanpa ampun, Asriadi juga memarangi Andini di bagian perut.

Setelah itu, pelaku merampas motor Andini kemudian melarikan diri dan sampai berita ini diracik, masih dalam pencarian polisi dibantu warga setempat.

Wahid yang mengalami luka di kepala, perut dan kedua tangannya nyaris putus meninggal di TKP. Sementara Nawiah yang mengalami luka tebasan parang di perutnya sempat dilarikan ke RSUD Siwa, namun nyawanya juga tak tertolong. Adapun cucunya, Andini saat ini mendapat perawatan intensif di RSUD Lamadukelleng, Sengkang, Kab Wajo.

Kapolsek Pitumpanua, Kompol Husein yang dihubungi Pojoksatu.id, membenarkan peristiwa pembantaian satu keluarga itu. “Korban meninggal dua orang, suami istri. Sementara satu korban lagi, yaitu cucunya sekarang dirawat di RS Sengkang,” kata Husein kepada Pojoksatu.id, Senin (22/4/2019) malam. Husein sendiri belum bisa memastikan soal kondisi kejiwaan pelaku, termasuk motif pembunuhan satu keluarga itu.

“Informasi dari warga memang seperti itu (pelaku gangguan jiwa). Tapi belum pasti ya, karena pelaku belum ditangkap. Ini saya masih di lapangan kejar pelaku. Nanti dikabarkan lagi info pastinya,” pungkas Husein. 

Untuk diketahui, terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Desa Abbanderang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Asriadi (25) belum ditangkap. Diduga mengalami gangguan kejiwaan dan berkeliaran bawa parang, membuat warga sekitar ketakutan. 

Asriadi diduga menjadi pelaku pembunuhan Wahid (58) dan istrinya Nawiah (56). Pasangan suami istri itu tewas setelah ditebas parang. Sementara cucu korban, Andini (17) yang juga diparangi pelaku, kondisinya kritis. Asriadi diketahui adalah tetangga korban sendiri. Beredar kabar bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Hal itulah yang membuat warga panik. Bahkan pantauan Pojoksatu.id di media sosial khususnya Facebook pada Senin (22/4/2019) malam, beredar imbauan kepada warga Siwa, Kec Pitumpanua dan sekitarnya agar waspada.

Pasalnya, pelaku pembunuhan satu keluarga itu diduga orang gila yang hingga tadi malam belum ditangkap. Asriadi dikhawatirkan melukai warga lainnya karena dalam kondisi gangguan jiwa dan membawa senjata tajam.

Salah satunya akun Anugrah Nerrazzuri yang mengingatkan warga sekitar agar waspada jangan sampai jadi korban.

“INFORMASI PENTING UNTUK DAERAH SIWA DAN SEKITARNYA… Katanya ada orang gila yang bunuh sembarang seseorang yg dilewatinya…mudah2an tidak gila karena pemilu…
berita simpang siur untuk saat ini, orang gila tersebut pakai kendaraan motor tidak pakai baju membawa senjata tajam… sudah ada korban jiwa 2 orang dan 1 anak yg terluka…” tulis Anugrah di akun facebooknya, Senin (22/4/2019) malam. Peringatan senada juga banyak beredar di grup Whatsapp dan membuat warga panik karena pelaku belum ditangkap.

Diberitakan sebelumnya, Asriadi diduga telah memarangi Wahid, Nawiah serta Andini. Dua nama pertama merupakan suami istri yang akhirnya meregang nyawa. Sementara Andini, cucu korban dirawat di rumah sakit. Informasi yang dihimpun Pojoksatu.id, peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (22/4/2019) sore, sekira pukul 17.30 Wita.

Asriadi tiba-tiba mendatangi rumah Wahid dengan membawa sebilah parang yang sudah terhunus. Tanpa banyak tanya, pelaku langsung memarangi Wahid dan istrinya, Nawiah.

Tak cukup sampai di situ. Saat hendak keluar dari rumah korban, pelaku mendapati Andini yang baru pulang dari sekolah. Tanpa ampun, Asriadi juga memarangi Andini di bagian perut.

Setelah itu, pelaku merampas motor Andini kemudian melarikan diri dan sampai berita ini diracik, masih dalam pencarian polisi dibantu warga setempat.

Wahid yang mengalami luka di kepala, perut dan kedua tangannya nyaris putus meninggal di TKP. Sementara Nawiah yang mengalami luka tebasan parang di perutnya sempat dilarikan ke RSUD Siwa, namun nyawanya juga tak tertolong.

Adapun cucunya, Andini saat ini mendapat perawatan intensif di RSUD Lamadukelleng, Sengkang, Kab Wajo.

Asriadi (25) diduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Wajo, Sulsel, kabarnya mengalami ganggan jiwa.

Asriadi (25) diduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Wajo, Sulsel, kabarnya menderita ganggan jiwa.

Kapolsek Pitumpanua, Kompol Husein yang dihubungi Pojoksatu.id, membenarkan peristiwa pembantaian satu keluarga itu.

“Korban meninggal dua orang, suami istri. Sementara satu korban lagi, yaitu cucunya sekarang dirawat di RS Sengkang,” kata Husein kepada Pojoksatu.id, Senin (22/4/2019) malam.

Husein sendiri belum bisa memastikan soal kondisi kejiwaan pelaku, termasuk motif pembunuhan satu keluarga itu.

“Informasi dari warga memang seperti itu (pelaku gangguan jiwa). Tapi belum pasti ya, karena pelaku belum ditangkap. Ini saya masih di lapangan kejar pelaku. Nanti dikabarkan lagi info pastinya,” pungkas Husein. Kabar terbaru yang diperoleh redaksi, ada dugaan motif dendam pelaku terhadap korban. (fat/pojoksatu)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 12:51

Ke Istana Lagi, tapi Tak Bahas Koalisi

BOGOR – Kans Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)…

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…

Rabu, 22 Mei 2019 11:19

Jokowi Deklarasi, Prabowo Maju Ke MK

JAKARTA – Penetapan hasil rekapitulasi pemilu 2019 oleh KPU dini…

Rabu, 22 Mei 2019 00:11

Mantan Menteri Era SBY Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers

JAKARTA- Badan Pertimbangan Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers akhirnya memilih…

Selasa, 21 Mei 2019 13:22

Masih di Luar Negeri, Jonan Batal Diperiksa

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Selasa, 21 Mei 2019 12:11

Protes Main Judi Curang, Wajah Witana Diclurit

SINGARAJA -Dewa Putu Witana, 49 tak henti-hentinya mengucap syukur meskipun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*