MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 21 April 2019 12:59
Caleg Koruptor Dipercaya Jadi Legislator
PUNYA PELUANG: Meskipun punya preseden buruk sebagai koruptor, namun para calon legislatif ini disebut-sebut punya peluang duduk di parlemen karena mendapat jatah suara.

PROKAL.CO, MALANG-Meski telah terbukti menerima suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2015 dan kini menjalani hukuman di penjara, sejumlah calon anggota legislatif (caleg) di Kota Malang masih saja dapat suara dalam pesta demokrasi pada 17 April lalu. Sejumlah tanya pun menyapa, seperti apakah masyarakat menghendaki caleg koruptor wakil mereka di parlemen periode 2019–2024?

Adanya caleg terjerat kasus korupsi yang mendapat suara itu terungkap saat rekapitulasi penghitungan suara di panitia pemilihan kecamatan (PPK) Jumat (20/4) lalu. Di Daerah Pemilihan (Dapil) Klojen misalnya, Teguh Mulyono yang sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya itu mendapat 4 suara. Bisa jadi, suaranya akan terus bertambah setelah penghitungan berakhir. Sementara di PPK Lowokwaru, berdasarkan penghitungan sementara ini, Teguh Puji Wahyono meraih 21 suara  dan Suparno mendulang 3 suara di PPK Blimbing. Jumlah ini berpotensi bertambah mengingat sampel ini didapatkan saat rekapitulasi beberapa tempat pemungutan suara (TPS) saja. Sementara jumlah TPS di masing-masing PPK mencapai ratusan titik.  “Suara caleg ini tetap sah, tapi untuk partainya,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Zaenudin.

Seperti diketahui, Teguh Mulyono, Suparno, dan Teguh Puji Wahyono merupakan tiga di antara 41 legislator yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2018 lalu. Bersama puluhan eks legislator lain, mereka diduga menerima uang suap pembahasan APBD-P 2015 Kota Malang senilai total Rp 700 juta. Masing-masing orang menerima sekitar Rp 12,5 juta–Rp 15 juta.

Dari 41 eks legislator tersebut, 13 orang di antaranya tercatat sebagai caleg di Pileg 2019. Sementara dari ke-13 caleg itu, enam di antaranya sudah divonis oleh Pengadilan Tipikor Surabaya dan inkracht.

Zaenudin menambahkan, enam caleg dengan status putusan hukum tetap telah dicoret KPU. Artinya, meski mendapatkan suara, tapi tidak dianggap sebagai suara milik caleg. Keputusan itu mengacu PKPU 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilu sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 9 Tahun 2019 dan PKPU 14 Tahun 2018 tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum Anggota DPRD. Aturan tersebut juga telah diubah dalam PKPU Nomor 30 Tahun 2018. “Semuanya sudah diatur jelas dalam PKPU,” imbuh pria asal Banyuwangi ini.

Sementara itu, Divisi Hukum KPU Kota Malang Fajar Santoso menyatakan, tujuh caleg yang belum inkracht tersebut masih berhak mendapatkan suara dalam Pileg 2019. Tapi ketika sudah inkracht dan dinyatakan bersalah, maka perolehan suaranya akan menjadi milik parpol yang mencalonkan mereka. “Yang masih berjalan proses hukumnya, juga akan jadi milik partai jika sudah inkracht,” imbuh sarjana hukum tersebut. (im/c2/dan/jpg/ypl)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…

Rabu, 22 Mei 2019 11:19

Jokowi Deklarasi, Prabowo Maju Ke MK

JAKARTA – Penetapan hasil rekapitulasi pemilu 2019 oleh KPU dini…

Rabu, 22 Mei 2019 00:11

Mantan Menteri Era SBY Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers

JAKARTA- Badan Pertimbangan Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers akhirnya memilih…

Selasa, 21 Mei 2019 13:22

Masih di Luar Negeri, Jonan Batal Diperiksa

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Selasa, 21 Mei 2019 12:11

Protes Main Judi Curang, Wajah Witana Diclurit

SINGARAJA -Dewa Putu Witana, 49 tak henti-hentinya mengucap syukur meskipun…

Selasa, 21 Mei 2019 11:48

Zohri Makin Top, Wagub Bilang Ini Momentum Kebangkitan Pemuda NTB

MATARAM-Gubernur H Zulkieflimanayah dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*