MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 19 April 2019 12:16
Kinerja Parpol saat Pileg Kalah Populer dengan Pilpres
PKS Solid, PAN dan Nasdem Lampaui Survei
Coblosan Pemilu 17 April lalu.

PROKAL.CO, Survei elektabilitas parpol selalu muncul menjelang pelaksanaan pemilu. Ada yang menganggapnya sebagai potret riil, ada pula yang menjadikannya sebagai ”alarm”. Beberapa parpol mampu memanfaatkan ”alarm” itu untuk menggenjot perolehan suara pada hari coblosan.

 

PADA 14 April lalu LSI Denny JA merilis survei elektabilitas parpol peserta Pemilu 2019. Hasil survei itu tidak menyebut angka tunggal, tapi range atau kisaran tingkat keterpilihan. Mengacu pada hasil hitung cepat, beberapa parpol berada dalam range elektabilitas tersebut. Namun, juga ada yang ”meleset”.

Misalnya Partai Gerindra. Survei LSI Denny JA menempatkan elektabilitas parpol di bawah pimpinan Prabowo Subianto itu 13,4 hingga 17,8 persen. Namun, hasil hitung cepat hasil coblosan sedikit berada di bawahnya, yakni 12,50 persen.

Ikrama Masloman, peneliti LSI Denny JA, menilai Gerindra tidak berhasil memanfaatkan elektoral Prabowo-Sandi. Seandainya berhasil mendapatkan efek ekor jas (coattail effect), partai itu bisa meraih suara lebih tinggi. ”Sekarang posisi Gerindra bersaing ketat dengan Partai Golkar. Jarak dengan PDIP cukup jauh,” katanya.

Justru, tutur dia, PKS berhasil menunggangi pencalonan Prabowo-Sandi. Partai Islam tersebut mampu memaksimalkan tagar ganti presiden dan berani menggandeng Habib Rizieq Shihab. PKS pun berhasil meraih suara 8,04 persen. Itu naik jika dibandingkan dengan perolehan suara pada Pemilu 2014 yang berada pada angka 6,79 persen. ”PKS mendapatkan efek ekor jas,” ucapnya.

Selain berhasil memanfaatkan elektoral paslon, PKS sangat solid. Mesin partai berjalan dengan baik. Mereka berhasil melakukan konsolidasi pemenangan pemilu. Dengan sistem tarbiyah yang dimiliki, partai yang dipimpin Sohibul Iman itu berhasil meraih suara yang tidak jauh beda dengan hasil survei yang dirilis LSI Denny JA pada 14 April lalu.

PAN juga dinilai sukses mendompleng elektoral Prabowo-Sandi. Partai berlambang matahari itu memperoleh suara 6,16 persen. Walaupun, kata dia, PAN cukup berhati-hati dengan stigma Islam konservatif. ”Sikap PAN berbeda dengan PKS,” terang dia kepada Jawa Pos kemarin.

Perolehan suara Partai Nasdem juga cukup mengejutkan, Dalam survei elektabilitas, partai yang dipimpin Surya Paloh itu berada di angka 3,5–7,9 persen. Namun, hasil hitung cepat pemilu menunjukkan bahwa Nasdem memperoleh 8,53 persen.

Bagaimana dengan PDIP? Menurut Ikrama, partai banteng juga memperoleh efek ekor jas dari paslon Jokowi-Ma’ruf. Partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu meraih 19,80 persen suara, lebih tinggi dari perolehan pada Pemilu 2014 yang hanya 18,95 persen.

Memang, ucap dia, raihan suara PDIP lebih rendah bila dibandingkan dengan hasil survei pada 14 April. Sebelumnya, menurut hasil survei, partai tersebut meraih 26,7–31,1 persen. Ikrama mengatakan bahwa yang jadi masalah ada pada partisipasi pemilih. Konsolidasi partisipasi pemilih tidak berjalan dengan baik. ”Pemilu serentak juga menjadi salah satu faktor. Sebab, partisipasi pilpres lebih tinggi dari pileg. Tapi, PDIP tetap mendapatkan efek ekor jas dari paslon 01,” katanya. (lum/c10/fat)

 


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 12:51

Ke Istana Lagi, tapi Tak Bahas Koalisi

BOGOR – Kans Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)…

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…

Rabu, 22 Mei 2019 11:19

Jokowi Deklarasi, Prabowo Maju Ke MK

JAKARTA – Penetapan hasil rekapitulasi pemilu 2019 oleh KPU dini…

Rabu, 22 Mei 2019 00:11

Mantan Menteri Era SBY Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers

JAKARTA- Badan Pertimbangan Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers akhirnya memilih…

Selasa, 21 Mei 2019 13:22

Masih di Luar Negeri, Jonan Batal Diperiksa

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Selasa, 21 Mei 2019 12:11

Protes Main Judi Curang, Wajah Witana Diclurit

SINGARAJA -Dewa Putu Witana, 49 tak henti-hentinya mengucap syukur meskipun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*