MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 19 April 2019 12:02
Lembaga Survei Dilaporkan Karena Quick Count
Quick Count Dinilai Membingungkan Masyarakat
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA— Hasil quick count sejumlah lembaga suvei dipermasalahkan. Koalisi Aktivis Masyarakat Anti Hoax dan Korupsi (Kamahk) yang digawangi Eggy Sudjana melaporkan sejumlah lembaga survey atas hasil quick countnya.

Kuasa Hukum Kamahk Pitra Ramdhoni Nasution menjelaskan, hasil quick count itu kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.  Namun, sudah membingungkan masyarakat. ”Seakan-akan berpatokan ke quick count, kan harusnya real count,” paparnya.

Apalagi, quick count tersebut yang diambil dari 2 ribu TPS ternyata hasilnya masih berbeda dengan data KPU. Saat ini hasil di KPU sudah ribuan lebih yang masuk, namun presentasenya ungguk 56 persen untuk capres nomor 2. ”Karena itu kami minta ini diaudit,” jelasnya.

Dia menuturkan, bila ternyata yang menang ini Prabowo, siapa yang akan bertanggungjawab atas quick count tersebut. Padahal, selisih berapa persen saja itu sebenarnya sudah merupakan kebohongan publik. ”Kami sudah lapor secara tertulis,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua TKN Jokowi – Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, setiap orang memang punya hak untuk melaporkan. “Kalau BPN melaporkan, itu hak mereka. Nanti kita lihat hasilnya,” kata dia. Pihaknya tidak melarang apa yang sudah dilakukan kubu paslon 02.

Namun, kata dia, yang perlu dipahami adalah apa yang dilakukan lembaga survei dijamin undang-undang. Mereka melakukan survei sesuai dengan prosedur yang ada. Di era demokrasi modern, lanjut dia, aktivitas survei berkembang pesat. Dimana berbagai negara, survei hasil pemilu selalu dilakukan.

Politikus PKB itu mengimbau kepada masyarakat agar tidak bereaksi berlebihan dengan hasil quick count. Menurut dia, dalam kontestasi, kalah menang itu sudah biasa. “Jadi, biasa saja. jangan berlebihan,” papar dia.

Yang terpenting sekarang, ucap Karding, bagaimana membangun bangsa ini kedepan. Salin merangkul dan menyatukan persaudaraan. Merajut kembali persatuan yang sempat rentak, karena pemilu. (idr/lum)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…

Rabu, 22 Mei 2019 11:19

Jokowi Deklarasi, Prabowo Maju Ke MK

JAKARTA – Penetapan hasil rekapitulasi pemilu 2019 oleh KPU dini…

Rabu, 22 Mei 2019 00:11

Mantan Menteri Era SBY Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers

JAKARTA- Badan Pertimbangan Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers akhirnya memilih…

Selasa, 21 Mei 2019 13:22

Masih di Luar Negeri, Jonan Batal Diperiksa

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Selasa, 21 Mei 2019 12:11

Protes Main Judi Curang, Wajah Witana Diclurit

SINGARAJA -Dewa Putu Witana, 49 tak henti-hentinya mengucap syukur meskipun…

Selasa, 21 Mei 2019 11:48

Zohri Makin Top, Wagub Bilang Ini Momentum Kebangkitan Pemuda NTB

MATARAM-Gubernur H Zulkieflimanayah dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*