MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 18 April 2019 12:06
Jokowi Ma'aruf Menang, Jatam Sebut Kerusakan Lingkungan Kaltim Terus Berlangsung
Gubernur Isran Noor saat melakukan peninjauan pelaksanaan Pemilu 2019, kemarin. (MYAMIN)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur menilai kemenangan Calon Presiden RI Joko Widodo dan wakilnya Ma'aruf Amin nomor urut 1 pada hasil quick count beberapa lembaga survei 17 April 2019 tak akan berpengaruh terhadap perbaikan lingkungan di Kaltim.

"Saya masih ingat Jokowi menang di tahun 2014. Para staf dan orang di tingkatan dia tidak ada yang selesaikan agenda persoalan lingkungan dan kasus HAM," jelas Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, Kamis (8/4/2019).

Khususnya persoalan lingkungan hidup di Kaltim selama periode tahun 2014 hingga 2019, belum ada kasus keselamatan rakyat dan krisis lingkungan yang diselesaikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

"Nggak ada tugas persoalan mengenai keselamatan rakyat dan krisis lingkungan yang dia diselesaikan. Yang terjadi adalah atas dasar pertumbuhan ekonomi, dia korbankan bentang alam dan fungsinya di Kaltim demi menghidupi menerangi kota Jakarta dan kota besar lainnya di Jawa," jelas Rupang.

Rupang menilai tidak ada yang berbeda Jokowi dengan calon Presiden RI nomor urut 2 Prabowo dalam eksploitasi pertambangan batubara yang merusak lingkungan di Kaltim.

Selain itu, Jokowi belum bisa selesaikan persoalan ancaman tambang terhadap pertanian dan pangan berkelanjutan.

"Jokowi belum bisa menjamin ifrastruktur pertanian berkelanjutan. Hingga hari ini, lahan pertanian swadaya warga itu diberikan izin konsesi pertambangan dan bahkan waduk-waduk irigasi terancam tambang ilegal," kata Rupang.

Waduk dan irigasi yang dibangun Negara malah rusak oleh tambang, di Kaltim. Rupang membeberkan seperti terjadi di irigasi pertanian Desa Mulawarman dan waduk Samboja di Kukar, lahan pertanian di Barong Tongkok Kutai Barat 5000 hektar yang lahannya diberi izin konsesi tambang batubara.

"Hampir semua izin tambang di Kaltim mengabaikan keselamatan rakyat dan ruang hidup untuk publik. Selama lima tahun, saya kira Jokowi itu gagal memimpin menjadi Presiden, karena fasilitas umum kita menjadi jalan karpet merah oligarki tambang," jelas Rupang.

Fasilitas umum masyarakat Kaltim banyak dikorbankan oleh tambang batubara, disebut Rupang, contohnya salah satu sekolah di Bakungan Kukar, sekolah-sekolah terancam halamannya ditambang seperti Loa Ipuh Kukar dan Bentuas Samarinda.

"Kualitas air kita juga semakin menurun drastis. Seperti air sungai Mahakam sudah tercemar. Tiap hari batubara jatuh ke sungai Mahakam. Kita bisa cek, putar kran lihat kualitas airnya. Ada juga sungai Sangatta, sungai Santan, sungai Kandilo, sungai Karang Mumus hampir tak bisa jadi sumber air layanan manusia," jelas Rupang. (mym)


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 10:54

Selasar SD 032 Penajam Longsor, Sembilan Ruangan Terancam

PENAJAM–Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) awal pekan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:45

Adam Levine Tinggalkan The Voice

LOS ANGELES – Adam Levine membuat keputusan besar. Jumat waktu…

Minggu, 26 Mei 2019 14:39

Penyaluran Zakat Ikut Ketentuan Kemenag

JAKARTA - Kementerian Agama menyerukan agar pembayaran zakat fitrah dilakukan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:37

Polisi Ringkus 11 Perusuh Tanah Abang

JAKARTA – Polri menetapkan 11 tersangka dalam kericuhan yang terjadi…

Minggu, 26 Mei 2019 14:36
Bila Ingin Menangkan Sengketa Pilpres

02 Harus Siapkan Bukti Kuat

JAKARTA – Gugatan sengketa hasil pilpres telah sampai. Tim kuasa…

Minggu, 26 Mei 2019 13:59

BIAR CAKEP DAN CANTIK..!! Yuk, Pilah-pilih Pakaian Idulfitri

PUSAT perbelanjaan mulai ramai. Berbondong-bondong mencari pakaian, agar tampil trendi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:38

Bukti Pasar Segiri Belum “Bersih”, Romi: Ada yang Sakit Hati..??

SAMARINDA - Seperti pepatah, mati satu tumbuh seribu. Satu lokasi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:30

Pemkot Minta Bantuan Pemprov Rp 5 Miliar

SAMARINDA – Pemkot Samarinda telah mengajukan permohonan bantuan keuangan (bankeu)…

Minggu, 26 Mei 2019 12:13

Ribuan Petugas Gabungan Siaga Mudik

SEJUMLAH titik rawan kecelakaan pada jalur mudik Lebaran di Kaltim…

Minggu, 26 Mei 2019 12:06

KPK Panggil Lagi Sofyan Basir

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menjadwalkan ulang pemeriksaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*