MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 17 April 2019 14:19
MAKIN GARANG..!! TNI AL Tambah Tiga Kapal Selam

Pastikan PT PAL Indonesia Dapat PMN

KRI Alugoro 405 yang baru saja diluncurkan.

PROKAL.CO, JAKARTA – Pekan lalu Kementerian Pertahanan meluncurkan kapal selam ketiga hasil kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan. Diberi nama KRI Alugoro 405, kapal selam itu menjadi yang pertama dibangun secara total di galangan milik PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran kapal selam itu sekaligus menandai dimulainya proyek serupa untuk tiga kapal selam berikutnya.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjelaskan, Indonesia akan melanjutkan kerja sama dengan Korea Selatan. Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) masih menjadi mitra kerja mereka. ”Rencana ada 12 kapal selam,” ungkap pejabat yang biasa dipanggil Ryamizar tersebut. Selain untuk memperkuat TNI AL, pembangunan kapal selam di PT PAL Indonesia juga untuk menarik minat konsumen.

Dengan percaya diri, Ryamizard menyampaikan bahwa Indonesia bisa menjadi produsen kapal selam. ”Setelah (membangun) kapal kelima, baru kami jual,” imbuhnya. Tentu saja itu bukan perkara mudah. Mengingat kapal selam bukan alat utama sistem persenjataan (alutsista) biasa. Sejauh ini, TNI AL pun hanya punya lima kapal selam. Tiga kapal selam baru, dua lainnya kapal selam lama.

Namun demikian, itu tidak lantas membuat Kementerian Pertahanan mindir. Ryamizard mengungkapkan, saat ini produk yang dibuat PT PAL Indonesia sudah mendapatkan tempat di beberapa negara. Baik negara tetangga di Asia maupun luar Asia. Karena itu, dia optimistis industry pertahanan dalam negeri bakal terus berkembang. ”Saya cuma tekankan pada perusahaan-perusahaan itu agar benar. Jangan sampai orang beli rusak-rusak,” ujarnya.

Itu sangat penting supaya konsumen puas dan kembali datang. Mantan kepala staf angkatan darat (KSAD) itu pun mencontohkan Filipina. ”Mau beli lagi,” imbuhnya. Menurut dia, mereka tidak mungkin kembali memesan jika alutsista yang sebelumnya dibeli tidak memuaskan. ”Nggak mungkin nggak puas kalau mau beli lagi,” tambah dia. Untuk itu, dia meminta industri pertahanan dalam negeri memerhatikan kualitas.

Bukan hanya untuk alutsista yang dijual ke luar negeri, alutsista yang dipakai oleh TNI pun harus baik. Tiga kapal selam yang akan kembali dibangun oleh PT PAL Indonesia bersama DSME misalnya. Kualitas kapal selam itu tidak boleh kalah dibandingkan dengan kapal selam yang saat ini sudah dipakai TNI AL. Kementerian Pertahanan menegaskan, tiga kapal selam tersebut tidak boleh mengecewakan.

Sebab, uang yang digelontorkan pemerintah untuk membangun tiga kapal selam itu tidak sedikit. Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya Agus Setiadji, kontrak pembangunan tiga kapal selam itu sudah ditandatangani. Dalam waktu dekat, kontrak tersebut dipastikan sudah efektif. Sehingga pembangunan kapal selam bisa segera dimulai. ”Bisa tahun ini,” ungkap dia kemarin.

Jenderal bintang tiga TNI AL itu mengakui, PT PAL Indonesia memang butuh tambahan dana untuk mengerjakan proyek kapal selam tersebut. Urusan itu juga sudah dibahas bersama Kementerian BUMN. Agus memastikan, PT PAL Indonesia akan mendapat penyertaan modal negara atau PMN. Sebab, tidak hanya pembuatan, biaya untuk peralatan pendukung kapal selam tersebut juga tidak murah. ”Seharga kapal selamnya,” kata dia.

Meski begitu, Agus juga optimistis menatap proyek tersebut. Sebab, tiga kapal selam hasil kerja sama dengan Korea Selatan sudah berhasil menjadi bukti bahwa industri pertahanan dalam negeri juga bisa membuat alutsista yang berkualitas. Dalam tiga sampai empat tahun ke depan, dia yakin tiga kapal selam itu sudah selesai dikerjakan. Sehingga kekuatan TNI AL akan bertambah lagi. (syn/)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:45

Adam Levine Tinggalkan The Voice

LOS ANGELES – Adam Levine membuat keputusan besar. Jumat waktu…

Minggu, 26 Mei 2019 14:39

Penyaluran Zakat Ikut Ketentuan Kemenag

JAKARTA - Kementerian Agama menyerukan agar pembayaran zakat fitrah dilakukan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:37

Polisi Ringkus 11 Perusuh Tanah Abang

JAKARTA – Polri menetapkan 11 tersangka dalam kericuhan yang terjadi…

Minggu, 26 Mei 2019 14:36
Bila Ingin Menangkan Sengketa Pilpres

02 Harus Siapkan Bukti Kuat

JAKARTA – Gugatan sengketa hasil pilpres telah sampai. Tim kuasa…

Minggu, 26 Mei 2019 13:59

BIAR CAKEP DAN CANTIK..!! Yuk, Pilah-pilih Pakaian Idulfitri

PUSAT perbelanjaan mulai ramai. Berbondong-bondong mencari pakaian, agar tampil trendi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:38

Bukti Pasar Segiri Belum “Bersih”, Romi: Ada yang Sakit Hati..??

SAMARINDA - Seperti pepatah, mati satu tumbuh seribu. Satu lokasi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:30

Pemkot Minta Bantuan Pemprov Rp 5 Miliar

SAMARINDA – Pemkot Samarinda telah mengajukan permohonan bantuan keuangan (bankeu)…

Minggu, 26 Mei 2019 12:13

Ribuan Petugas Gabungan Siaga Mudik

SEJUMLAH titik rawan kecelakaan pada jalur mudik Lebaran di Kaltim…

Minggu, 26 Mei 2019 12:06

KPK Panggil Lagi Sofyan Basir

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menjadwalkan ulang pemeriksaan…

Minggu, 26 Mei 2019 00:11

Polisi Sita 1200 Ekor Kepiting Bertelur Hendak Dijual ke Malaysia

TENGGARONG - Satuan Polairud Polres Kutai Kartanegara menggagalkan penyelundupan 10…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*