MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 17 April 2019 14:19
MAKIN GARANG..!! TNI AL Tambah Tiga Kapal Selam

Pastikan PT PAL Indonesia Dapat PMN

KRI Alugoro 405 yang baru saja diluncurkan.

PROKAL.CO, JAKARTA – Pekan lalu Kementerian Pertahanan meluncurkan kapal selam ketiga hasil kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan. Diberi nama KRI Alugoro 405, kapal selam itu menjadi yang pertama dibangun secara total di galangan milik PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran kapal selam itu sekaligus menandai dimulainya proyek serupa untuk tiga kapal selam berikutnya.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjelaskan, Indonesia akan melanjutkan kerja sama dengan Korea Selatan. Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) masih menjadi mitra kerja mereka. ”Rencana ada 12 kapal selam,” ungkap pejabat yang biasa dipanggil Ryamizar tersebut. Selain untuk memperkuat TNI AL, pembangunan kapal selam di PT PAL Indonesia juga untuk menarik minat konsumen.

Dengan percaya diri, Ryamizard menyampaikan bahwa Indonesia bisa menjadi produsen kapal selam. ”Setelah (membangun) kapal kelima, baru kami jual,” imbuhnya. Tentu saja itu bukan perkara mudah. Mengingat kapal selam bukan alat utama sistem persenjataan (alutsista) biasa. Sejauh ini, TNI AL pun hanya punya lima kapal selam. Tiga kapal selam baru, dua lainnya kapal selam lama.

Namun demikian, itu tidak lantas membuat Kementerian Pertahanan mindir. Ryamizard mengungkapkan, saat ini produk yang dibuat PT PAL Indonesia sudah mendapatkan tempat di beberapa negara. Baik negara tetangga di Asia maupun luar Asia. Karena itu, dia optimistis industry pertahanan dalam negeri bakal terus berkembang. ”Saya cuma tekankan pada perusahaan-perusahaan itu agar benar. Jangan sampai orang beli rusak-rusak,” ujarnya.

Itu sangat penting supaya konsumen puas dan kembali datang. Mantan kepala staf angkatan darat (KSAD) itu pun mencontohkan Filipina. ”Mau beli lagi,” imbuhnya. Menurut dia, mereka tidak mungkin kembali memesan jika alutsista yang sebelumnya dibeli tidak memuaskan. ”Nggak mungkin nggak puas kalau mau beli lagi,” tambah dia. Untuk itu, dia meminta industri pertahanan dalam negeri memerhatikan kualitas.

Bukan hanya untuk alutsista yang dijual ke luar negeri, alutsista yang dipakai oleh TNI pun harus baik. Tiga kapal selam yang akan kembali dibangun oleh PT PAL Indonesia bersama DSME misalnya. Kualitas kapal selam itu tidak boleh kalah dibandingkan dengan kapal selam yang saat ini sudah dipakai TNI AL. Kementerian Pertahanan menegaskan, tiga kapal selam tersebut tidak boleh mengecewakan.

Sebab, uang yang digelontorkan pemerintah untuk membangun tiga kapal selam itu tidak sedikit. Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya Agus Setiadji, kontrak pembangunan tiga kapal selam itu sudah ditandatangani. Dalam waktu dekat, kontrak tersebut dipastikan sudah efektif. Sehingga pembangunan kapal selam bisa segera dimulai. ”Bisa tahun ini,” ungkap dia kemarin.

Jenderal bintang tiga TNI AL itu mengakui, PT PAL Indonesia memang butuh tambahan dana untuk mengerjakan proyek kapal selam tersebut. Urusan itu juga sudah dibahas bersama Kementerian BUMN. Agus memastikan, PT PAL Indonesia akan mendapat penyertaan modal negara atau PMN. Sebab, tidak hanya pembuatan, biaya untuk peralatan pendukung kapal selam tersebut juga tidak murah. ”Seharga kapal selamnya,” kata dia.

Meski begitu, Agus juga optimistis menatap proyek tersebut. Sebab, tiga kapal selam hasil kerja sama dengan Korea Selatan sudah berhasil menjadi bukti bahwa industri pertahanan dalam negeri juga bisa membuat alutsista yang berkualitas. Dalam tiga sampai empat tahun ke depan, dia yakin tiga kapal selam itu sudah selesai dikerjakan. Sehingga kekuatan TNI AL akan bertambah lagi. (syn/)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 11:17

MENGKHAWATIRKAN..!! Kekeringan Meluas, Siapkan Hujan Buatan

JAKARTA – Kemarau tahun ini sungguh mengkhawatirkan. Makin banyak daerah…

Selasa, 16 Juli 2019 08:36

Untuk 3 Kartu Jokowi, Segini Duit yang Disediakan...

JAKARTA- Presiden Joko Widodo memastikan tiga kartu sakti, yakni Kartu…

Senin, 15 Juli 2019 23:03

Di Bantaran SKM, Isran akan Gandeng TNI Bangun Rumah Layak Huni se Kaltim

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan dirinya sedang…

Senin, 15 Juli 2019 13:28

Lihat Dari Dekat Balik Jual-Beli Sabu di Pasar Segiri

Hiruk pikuk Pasar Segiri Samarinda ternyata menyimpan praktik terlarang. Transaksi…

Senin, 15 Juli 2019 13:23

Benahi Tata Ruang sebelum Pindah Ibu Kota

SAMARINDA–Peluang Kaltim menjadi ibu kota negara terbuka lebar. Ketersediaan infrastruktur…

Senin, 15 Juli 2019 12:47

Sandiaga Merasa Terhormat Jadi Oposisi

JAKARTA—Dua hari berturut-turut, Sandiaga Salahuddin Uno seakan menegaskan sikap politiknya…

Senin, 15 Juli 2019 12:02

Damus Asa, Perwira Polisi Asli Wahau

Membangun Kaltim bisa di mana dan kapan saja. Intinya bergantung…

Senin, 15 Juli 2019 11:28

Soal Ibu Kota RI, Kaltim Lebih Siap dari Kalteng

Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta tinggal menunggu waktu. Kaltim…

Senin, 15 Juli 2019 11:25

Politikus Pemerkosa TKI Bebas Sementara

JAKARTA-Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban pemerkosaan politikus Malaysia…

Senin, 15 Juli 2019 11:25

Ditolak Gubernur, Pekan Depan Abdullah Sani Dilantik

JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memutuskan untuk mengambil alih pelantikan Sekprov…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*