MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 17 April 2019 12:56
WADUH..!! Harga CPO Kembali Melemah 2,79 Persen
Saat ini harga minyak kelapa sawit kembali terkoreksi. Padahal sempat menguat pada awal April. Penurunan harga CPO terlihat dari kontrak aktif Juni 2019 maupun kontrak hingga Juli 2020.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Saat ini harga crude palm oil (CPO) tercatat melemah 2,79 persen selama sepekan. Padahal sejak awal tahun harga minyak kelapa sawit sudah menguat 1,93 persen dibandingkan tahun lalu. Penurunan ini disebabkan meningkatkan stok di negara penghasil CPO lainnya seperti Malaysia.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim Muhammadsjah Djafar mengatakan, saat ini harga minyak kelapa sawit kembali terkoreksi. Padahal sempat menguat pada awal April. Penurunan harga CPO terlihat dari kontrak aktif Juni 2019 maupun kontrak hingga Juli 2020.

“Sesuai prediksi tahun ini harga CPO masih mengalami tantangan. Penurunan pada pertengahan bulan ini disebabkan stok kelapa sawit di negara penghasil lain sedang meningkat,” ujarnya Selasa (16/4).

Dia menjelaskan, pada Maret 2019, Malaysia tercatat memasuki masa panen. Kondisi ini mendongkrak produksi minyak sawit Malaysia sebesar 6,21 persen year on year (yoy). Begitu juga dengan persediaan minyak sawit Malaysia yang tercatat meningkat 24,67 persen menjadi 2,91 juta ton. Dari sisi ekspor, pengiriman dari Malaysia pada Maret meningkat 32,70 persen.

“Stok yang meningkat di Negara tetangga tentunya turut mempengaruhi harga kita di dalam negeri,” ungkapnya.

Menurutnya, namun peluang harga CPO untuk menguat masih ada. Hal ini bisa menopang kinerja emiten sektor ini. Harga CPO masih memiliki peluang meningkat menjelang bulan Ramadan pada awal Mei mendatang. Di sisi lain, kinerja emiten sawit terlihat baik karena ekspor CPO Indonesia selama 2018 meningkat 7,85 persen menjadi 34,70 juta ton. Peningkatan konsumsi domestik turut mendorong perbaikan stok persediaan yang berada di level 3,26 juta ton.

“Peningkatan harga juga berasal dari upaya pemerintah dalam penggunaan biodesel 20 persen. Tahun ini, rencananya akan dilakukan alokasi volume untuk pengadaan biodesel sebanayk 6,20 juta kilo liter,” ungkapnya.

Dia mengatakan, meskipun Kaltim belum ikut memasok B20 namun peningkatan permintaan domestik bisa turut mendongkrak harga. Belum lagi jika terjadi penurunan persediaan karena faktor cuaca akan membuat perubahan harga ke arah yang lebih baik.

“Meskipun harga fluktuatif akan membuat perubahaan regulasi permintaan dari Negara pengimpor. Jika ada penurunan permintaan daerah seperti Kaltim yang kebanyakan mengimpor akan terdampak,” pungkasnya. (*/ctr)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 14:36

GIMANA NIH..!! Sudah Diresmikan, Maloy Tak Kunjung Beroperasi

SAMARINDA- Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) di…

Kamis, 23 Mei 2019 14:25

Error Berjamaah agar Hoax Tak Mudah Menyebar

MEDIA sosial, khususnya Facebook, WhatsApp (WA), dan Instagram (IG), layanannya…

Kamis, 23 Mei 2019 12:55

Tiga Ketum Parpol Raih Suara Signifikan

JAKARTA – Momentum Pemilu 2019 masih dimanfaatkan sejumlah ketua umum…

Kamis, 23 Mei 2019 12:25
Perang Dagang AS vs Tiongkok

Ngga Takut, Tiongkok Pamer Senjata Lain

BEIJING – Pekan ini Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan dalam…

Kamis, 23 Mei 2019 12:20

Polri Duga Ada Penyusup dalam Aksi Anarkis

JAKARTA – Aksi penolakan terhadap hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum…

Kamis, 23 Mei 2019 11:22

Elite Sepakat Selesaikan di MK, Aksi di Balikpapan Damai

BALIKPAPAN – Dugaan kejanggalan penyelenggaraan Pemilu 2019 juga tampak di…

Kamis, 23 Mei 2019 11:09
Penertiban Bantaran Sungai Karang Mumus

Pemkot Anggap Dua Rumah Bukan Masalah, Lelang Penurapan Sudah Dibuka

SAMARINDA–Dua rumah milik warga bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen…

Kamis, 23 Mei 2019 10:54

HAYUU SIAPA..?? Kejari Akan Tetapkan Tersangka Kasus KPU

SENDAWAR - Lebih delapan bulan atau sejak 16 Agustus 2018,…

Kamis, 23 Mei 2019 10:42

Prabowo Minta Demonstran Hentikan Aksi

 Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta massa yang…

Rabu, 22 Mei 2019 18:47

Presiden Jokowi Bilang, Situasi Terkendali, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers terkait unjuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*