MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 16 April 2019 11:25
Mimpi Buruk dari Perlakuan Keji sang Ayah

Sejak Belia Berjuang Lawan Kelainan Jantung: Muhammad Aldiannur (1)

COBAAN HIDUP: Sri Astuti memangku Muhammad Aldiannur ketika disambangi Kaltim Post di rumah singgah FJDK, Sabtu (13/4).

PROKAL.CO, Perjuangan berat sudah harus dirasakan bocah-bocah ini, Muhammad Aldiannur dan Muhammad Zaydan Al Faeyza. Pada usia yang begitu belia, mereka harus melawan beratnya penyakit jantung bocor. Makin sulit karena finansial keluarga yang tak banyak menolong.

KEBAHAGIAAN menyelimuti keluarga Irmawati, 15 tahun silam. Dia melahirkan seorang putra yang tampak sehat. Dia namai dengan Muhammad Aldiannur.

Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan sedikitnya enam bulan. Sejak itu, Aldi, begitu dia disapa, kerap jadi sasaran pelampiasan emosi sang ayah. Kepala Aldi kerap jadi sasaran pukulan ayahnya ketika kesal. Terutama saat mabuk. Apalagi ketika mendengar tangisan si Aldi bayi.

“Tak lama setelah kejadian itu, Aldi pingsan. Saya panik dan membawanya ke bidan. Kemudian diketahui kalau Aldi ternyata sudah koma dan harus dibawa ke rumah sakit di Tenggarong,” jelas dia saat disambangi Kaltim Post di rumah singgah Forum Jalinan Persaudaraan Kalimantan (FJDK), Sabtu (13/4).

Setelah sembilan hari mendapat perawatan di Tenggarong, Aldi tak kunjung sadar. Aldi pun dirujuk ke RSUD AW Sjahranie Samarinda. Beberapa hari dirawat di Samarinda, Aldi sadar. Namun, kondisinya tak lagi sama. Dokter mengungkapkan, kejadian itu menyerang saraf Aldi. Dia tak lagi bisa duduk, apalagi berjalan. Sejak itu, Aldi dinyatakan lumpuh total.

Kondisi itu merembet pula ke jantungnya yang makin membesar. Jantung Aldi tidak berfungsi normal karena berlubang. Bila tak cepat ditangani, berisiko merembet ke paru-paru. Harus segera dioperasi.

Aldi pernah menjalani perawatan di Surabaya. Irma dapat bantuan Rp 100 juta dari Pemerintah Kukar. Perawatan berhasil, keadaannya membaik. Bila sebelumnya Aldi kerap kejang, sejak perawatan itu, mulai berkurang. Di sana, dia menjalani beberapa terapi.

Hanya, dana bantuan itu tak cukup membawa Aldi menuntaskan pengobatannya. “Ada biaya tambahan Rp 45 juta. Bapak saya jual rumah supaya bisa bayar dan untuk kembali ke Tenggarong,” kenangnya sembari mengusap air mata. Dia teringat betapa sulitnya mencari bantuan demi kepulihan sang buah hati.

Ya, dia menyadari, kesehariannya sebagai pekerja serabutan takkan cukup menolongnya memenuhi kebutuhan perawatan Aldi. Dia pun berupaya mencari bantuan. Penolakan sana-sini acap kali dia hadapi. Belum lagi sang suami yang tak bertanggung jawab, mencampakkan mereka. Dia pun sempat stres karena itu. Apalagi pada usia sembilan tahun, muncul benjolan di belakang telinga kanannya. Menambah gamang akan bayang-bayang biaya pengobatan yang semakin bertambah.

Hingga akhirnya dia mencurahkan kegundahannya di media sosial. Pada saat itulah, Ketua FJDK Sri Astuti, membaca kisah pilu itu. Sri pun berinisiatif melibatkan diri dalam perjuangan Irma.

Tangis Irma pecah ketika mengingat Aldi pernah hanya berbobot 19 kilogram selama sakit. Ketika sudah di rumah singgah, bobot naik menjadi 30 kg. Nafsu makan sang putra pun membaik. “Dulu, dia itu kurus sekali. Saya sampai nangis terharu pas lihat dia gemuk, mau makan. Ibu saya juga kaget lihatnya,” lanjut dia.

Pekan lalu, Aldi menjalani operasi untuk benjolan di telinganya. Kini dalam masa pemulihan. Menurut dokter, jika kondisi Aldi sudah siap, operasi jantung bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

Biaya operasi ditanggung pemerintah lewat BPJS Kesehatan. Hingga terapi dan pemulihannya. Namun, ada beberapa obat yang memang tidak ditanggung sehingga harus menggunakan biaya pribadi. Ditambah, Aldi termasuk tidak bisa sembarangan mengonsumsi obat. Dia mudah alergi. Sejauh ini, penggalangan dana untuk Aldi sudah terkumpul, meski belum seberapa. “Aldi adalah sumber kekuatan saya. Dari dulu, saya selalu melihat anak ini kuat. Saya berharap doa dan bantuan terus mengalir untuk anak saya,” tutup perempuan 36 tahun itu. (ndy/k8/bersambung)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 11:16
Pengungkapan Transaksi Narkoba Bermodus Rumah Singgah

Terindikasi Lanjutkan Bisnis Terlarang Jaringan Keluarga

Sejumlah polisi berpakaian sipil mencegat Kartini (42) di kompleks bangsal…

Minggu, 26 Mei 2019 11:14
Kasus Kematian Bayi di RSUD AW Sjahranie

Polisi Sudah Periksa 12 Saksi

SAMARINDA-Lebih sebulan sudah Otniel Junior Kewo meninggal. Putra ketiga pasangan…

Minggu, 26 Mei 2019 11:05

Terdakwa Penipuan Semringah Divonis Rendah

SAMARINDA–Ismail Taufik, Anto Camma, dan Wati, tampak semringah. Putusan hakim…

Minggu, 26 Mei 2019 11:04

Kecelakaan Maut di PM Noor, Sopir Truk Terancam Jadi Tersangka

SAMARINDA-Tewas kecelakaan, Nur Salam (44) sudah dikebumikan kemarin (24/5). Unit…

Minggu, 26 Mei 2019 11:02

PPDB Online di Kota Tepian, Belum Semua Sekolah Terfasilitasi

SAMARINDA–Jalur zonasidalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jadi salah satu…

Sabtu, 25 Mei 2019 21:54

Raihan Kursi Naik, PKB Pede Siapkan Kader untuk Jadi Pemimpin Daerah

SAMARINDA- Di Pemilu 2019 ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim…

Sabtu, 25 Mei 2019 15:09

Perusda Ini Mau Dibubarkan atau Ngga..??

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi yang hadir…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:36
Lagi-Lagi Loket Jual Sabu Pasar Segiri Dibongkar

81 Orang Diamankan, Satreskoba Kukar Tangkap 2 Budak Sabu

SAMARINDA - Loket penjualan narkotika jenis sabu di Pasar Segiri…

Sabtu, 25 Mei 2019 00:49
Susul Suami dan Anak ke Penjara

Kontrakan Dipakai Simpan Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Ditangkap Polisi

SAMARINDA - Tak jera-jera, meski suami dan anaknya dipenjara karena…

Jumat, 24 Mei 2019 16:44
IPDP Kaltim Kota Samarinda Gelar Pawai Obor

Menjaga Budaya dan Eratkan Silaturahmi

SAMARINDA - Memperingati malam Nuzulul Qur’an Ramadhan 1440 H, IPDP…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*